Waktu Terbaik Suntik Vaksin Influenza di Indonesia, Tak Bergantung Musim

Di negara-negara empat musim, penyuntikan vaksin influenza biasanya dilakukan di awal musim dingin. Namun, Indonesia tidak seperti itu.

Diterbitkan 04 Mei 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat di negara empat musim dianjurkan untuk mendapatkan suntikan vaksin influenza ketika memasuki awal musim dingin. Bahkan para lansia di negara maju empat musim dikirimi pesan oleh pemerintah yang mengingatkan untuk vaksinasi influenza.

Lalu, bagaimana dengan Indonesia yang hanya punya dua musim? Dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi klinis, Profesor Dr dr Iris Rengganis SpPD-KAI mengatakan masyarakat Indonesia bisa melakukan vaksin influenza di semua waktu.

"Kan kita enggak ada musim dingin, jadi sepanjang tahun bisa divaksinasi, karena virus ini tak kenal musim di Indonesia dan bisa menyerang siapa saja baik anak-anak maupun orangtua," kata Iris.

Pemerintah negara maju mengingatkan warganya yang lansia untuk menjalani vaksinasi influenza dan gratis mengingat influenza bisa menyebabkan kematian. Sementara itu, saat ini warga Indonesia belum bisa berharap tapi bisa aktif melakukan sendiri.

"Kita tidak berharap banyak seperti itu, tapi kita bisa mengedukasi masyarakat Indonesia agar lebih aktif dan mandiri (melakukan vaksinasi influenza)," kata Iris dalam acara bersama Kalventis di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026.

 

Siapa yang Perlu Vaksin Influenza?

Hampir semua orang dewasa bisa mendapatkan suntikan vaksin influenza. Yang tidak bisa mendapatkan suntikan vaksin influenza hanya sedikit diantaranya orang yang memiliki riwayat alergi terhadap vaksin influenza yang sudah dilakukan sebelumnya dan orang denga riwayat Sindrom Guillain-Barré usai mendapatkan vaksinasi influenza.

"Tapi, kasus orang mengalami sindrom Guillain-Barré sangat jarang terjadi yakni satu dari diantara jutaan orang yang divaksin influenza. Dan, dalam 10 tahun terakhir tidak ada orang mengalami sindrom itu usai divaksin influenza," kata Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PB PAPDI, DR. dr. Sukamto, Sp.PD-KAI di kesempatan yang sama.

Orang yang direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin influenza diantaranya orang dengan penyakit komorbid seperti diabetes, hipertensi, jantung, autoimun, dan penyakit ginjal.

Lalu, ibu hamil trimester kapanpun bisa mendapatkan vaksinasi influenza. "Trimester satu, trimester dua, trimester tiga bisa. Bukan hanya melindungi ibu tapi saat lahir anak juga terlindungi, kan anak baru bisa divaksin influenza setelah berumur enam bulan," tutur Kamto.

Kemudian, pasien HIV, kanker dan menjalani kemoterapi itu juga boleh dan sangat dianjurkan melakukan suntik vaksin influenza. "Kelompok ini memiliki respons imun relbih rendah, sehingga kemanjuran lebih turun sedikit dibandingkan yagn sehat," tutur Kamto.

Kapan Boleh Suntik Vaksin Influenza?

Penyuntikan vaksin influenza dilakukan saat tubuh dalam kondisi sehat dan tidak demam. "Kalau demam, ditunda dulu ya, kalau demam sudah turun sudah tidak sakit flu, itu bisa divaksin influenza," tutur Kamto.

Saat ini, vaksin influenza yang digunakan adalah trivalen sesuai rekomendasi WHO. Hal ini lantaran bedasarkan pemantauan yang dilakukan WHO, strain influenza B Yamagata tidak lagi ditemukan sejak 2020. Sehingga vaksin influenza trivalen saat ini melindungi dari dari dua galur virus flu jenis A, yaitu H1N1 dan H3N2 serta satu galur virus flu jenis B, yaitu Victoria.

"WHO itu secara rutin melakukan pemantauan terhadap pergerakan virus influenza, dan sejak 2020 virus Yamagata tidak lagi ditemukan. Jadi, vaksin influenza trivalen dinilai lebih efektif di situasi sekarang," kata Iris.

Di kesempatan yang sama Presiden Direktur PT Kalventis Sinergi Farma, Vidi Agiorno mengatakan perusahaannya telah meluncurkan vaksin influenza trivalen sesuai rekomendasi WHO.

"Upaya ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan solusi kesehatan yang berdampak bagi masyarakat luas,” kata Vidi.