Dugaan Malpraktik di RSU Muhammadiyah Sumut, Wamenkes Dante: Sedang Kami Dalami

Wamenkes Dante benarkan adanya laporan dugaan malpraktik di RSU Muhammadiyah Sumut dan segera lakukan evaluasi.

Diterbitkan 24 April 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono membenarkan adanya laporan dugaan malpraktik di Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah, Sumatera Utara, Medan.

“Sudah (masuk laporan dugaan malpraktik),” kata Dante saat ditemui di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Dia menambahkan, laporan ini tengah didalami untuk kemudian dievaluasi. Jika terbukti ada malpraktik, maka akan segera ditindaklanjuti secara proporsional.

“Kita sedang dalami, nanti kita evaluasi, aturannya sudah ada, panduannya ada, kalau memang ada malpraktik ya akan kita tindak lanjuti secara proporsional,” ujarnya.

Sebelumnya, viral di berbagai media seorang pasien asal Medan, Mimi Maisyarah, diduga menjadi korban malapraktik di RSU Muhammadiyah Sumur. Perempuan 48 tahun itu mengeluhkan rahimnya diangkat tanpa izin.

Menurut keterangan keluarga, pada 13 Januari 2026, pasien dirujuk ke RSU Muhammadiyah Sumut dan mendapat hasil USG (ultrasonografi) yang menyatakan adanya penyakit miom atau tumor jinak yang tumbuh di dinding rahim.

Pada 24 Februari, dilakukan operasi pengangkatan miom. Namun, dua hari setelah tindakan tersebut, pasien mengeluh kesakitan di bagian perut dan kelamin. Pasien pun dirujuk ke RS lainnya pada 14 April. Di rumah sakit itu barulah terungkap bahwa uterus dan ovarium pasien sudah diangkat.

Baik pasien maupun keluarga baru mengetahui hal tersebut karena tenaga kesehatan di RSU Muhammadiyah tidak ada yang menginformasikan rencana pengangkatan uterus dan ovarium sebelumnya.

Atas dugaan ini, pihak RS Muhammadiyah Sumut membantah adanya tindakan malapraktik tersebut dan menyebutkan operasi tersebut dilakukan sesuai prosedur dan persetujuan keluarga pasien.

Keluarga Geruduk RSU Muhammadiyah Sumut

Akibat kejadian ini, pihak keluarga pun mendatangi RSU Muhammadiyah pada Selasa, (21/4) siang untuk meminta pertanggungjawaban.

Keluarga mengamuk di depan pintu ruang tunggu rumah sakit yang terletak di Jalan Mandala By Pass Nomor 27, Medan itu.

“Kami minta pertanggungjawaban,” teriak seorang anggota keluarga.

Saat itu, Mimi dibawa serta. Ia terlihat meringkuk tak berdaya di atas ranjang rumah sakit, didampingi oleh kuasa hukumnya.