Liputan6.com, Jakarta Lingkaran hitam di bawah mata kerap kali membuat penampilan wajah menjadi kurang rupawan. Kebanyakan orang mengaosiasikan kantung mata dengan kekurangan tidur, namun ada sejumlah faktor lainnya yang juga memungkinkan kemunculan lingkaran hitam tersebut di bagian bawah mata.
“Faktor kedua yang sebetulnya merupakan penyebab terbesar adanya kantung mata adalah genetik,” ungkap Dr. Carol Clinton, speliasis perawatan kulit di Timeless Skin Solution, Dublin, Ohio, kepada Live Science, mengutip Senin (28/11/2016).
Mereka yang memiliki genetik ini umumnya berkulit tipis dan pucat, sehingga pada waktu-waktu tertentu, terutama dalam kondisi lelah dan stres, kantung matanya terlihat sangat jelas. Pasalnya kondisi tersebut memperlambat sirkulasi darah di daerah mata, lalu kapiler atau pembuluh darah tipisnya cenderung meregang dan bocor, sehingga pembengkakkan pun terjadi.
Kulit tipisnya akan kesulitan menyembunyikan bengkak tersebut dan pigmen atau warna kulit pun turut berubah menjadi lebih gelap keunguan atau kebiruan menuju hitam. Selain kurang tidur dan faktor genetik, alasan seseorang memiliki kantung mata adalah alergi.
“Faktor lingkungan bisa menyebabkan kantung mata muncul atau bengkak. Alergi contohnya, dapat menyebabkan kapiler bocor,” Lanjut Clinton.
Menurutnya, ketika tubuh terpapar alergen, ia melepaskan zat protein untuk kekebalan yang disebut antihistamin. Zat ini dapat menyebabkan pembuluh darah di dalam dan sekitar mata membengkak.
Lalu alasan berikutnya yang memicu kemunculan kantung mata pada seseorang adalah, keseringan menggosok bagian tersebut. Menggosok mata terlalu sering sangat mungkin membuat lingkaran hitam muncul karena tindakan ini merangsang pembuluh kapiler yang sudah rawan bocor untuk menjadi lebih renggang.
“Daripada menggosok bagian mata saat terasa gatal atau tak nyaman, lebih baik letakkan es batu di atas kelopak mata yang tertutup selama 60 hingga 90 detik,” jelas Clinton.
Ia berpendapat, kompresan es batu yang merupakan air dingin mampu menyempitkan kembali pembuluh darah yang renggang dan bocor. Pasalnya hal tersebut bisa menghentikan sensasi gatal. Kemudian, keseringan terkena sinar matahari serta mengonsumsi makanan asin juga bisa menjadi penyebab munculnya kantung mata. Paparan sinar matahari yang terlalu ekstrem akan membuat kulit jadi lebih tipis.
Pengonsumsian makanan asin berlebihan membuat tubuh menahan lebih banyak air dan membiarkan pembengkakkan yang ada pada bagian bawah mata. Ada pula faktor lain seperti lemak berlebih pada bagian bawah mata dan juga bertambahnya usia, yang sangat mungkin bertanggung jawab atas keberadaan lingkaran hitam serta kantung pada bagian bawah mata.
Penyebab Timbulnya Kantung Mata Membandel
Kemunculan lingkaran hitam yang membendung menjadi kantung di bagian bawah mata membuat penampilan wajah kurang rupawan.
Copy Link
Batalkan
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 jam yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam13 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru1 minggu yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6363680/original/024922800_1779238711-Tugas__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344778/original/063010900_1789002904-email-attachment_2026_09_09_adyanugrahadi_mendes-yandri-ungkap-program-untuk-gerakkan-ekonomi-desa-ada-beasiswa-ke-jepang_IMG_9539.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253059/original/096793100_1749987049-WhatsApp_Image_2025-06-13_at_18.37.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2220742/original/020336900_1526856591-x.jpg)