Majalah Abad ke-19 Dikembalikan ke Perpustakaan Usai Dipinjam 132 Tahun

Sebuah majalah abad ke-19 akhirnya kembali ke Concord Public Library di New Hampshire setelah 132 tahun.

Diterbitkan 22 September 2026, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington, DC - Sebuah majalah terbitan abad ke-19 akhirnya kembali ke perpustakaan setelah terlambat dikembalikan selama 132 tahun.

Dikutip dari BBC, Selasa (22/9/2026), majalah edisi September 1894 dari The Century Illustrated Monthly Magazine itu dipinjam dari Concord Public Library di New Hampshire. Majalah tersebut baru dikembalikan pekan lalu, setelah perpustakaan mengumumkan pembekuan denda keterlambatan.

Concord Public Library menyebut majalah itu telah terlambat dikembalikan selama 48.220 hari.

Pria yang mengembalikan majalah tersebut, bernama John, mengatakan majalah itu sudah "berada begitu saja" di rumahnya selama beberapa dekade. Namun, dia mengaku tidak mengetahui bagaimana majalah tersebut bisa sampai ke rumahnya.

John akhirnya memutuskan mengembalikannya setelah membaca berita di surat kabar lokal mengenai kebijakan pembekuan denda yang diberlakukan perpustakaan.

"Kami telah melihat banyak wajah bahagia sejak mengumumkan pembekuan denda," tulis Concord Public Library melalui Facebook.

"Tentu saja, kami berharap buku-buku yang sudah lama terlambat dikembalikan, tetapi tentu saja tidak menyangka sesuatu dari akhir abad ke-19!"

Bebas Denda Selama Setahun

Concord Public Library memberlakukan program penghapusan denda keterlambatan selama satu tahun mulai 1 September 2026. Perpustakaan berencana mengevaluasi dampak dari penerapan konsep "perpustakaan bebas denda" tersebut.

Majalah yang baru dikembalikan itu dipastikan tidak akan kembali diedarkan kepada peminjam.

"Maklum, majalah itu tidak akan ditempatkan kembali dalam sirkulasi, tetapi mungkin layak mendapat tempat di Concord Room," tulis perpustakaan dalam unggahan media sosialnya.

Concord Room merupakan bagian perpustakaan yang didedikasikan untuk sejarah lokal.

Perpustakaan juga menegaskan bahwa John tidak perlu membayar denda akibat keterlambatan pengembalian selama 48.220 hari tersebut.