Liputan6.com, Pretoria - Salah satu peristiwa penangkapan Gandhi dalam sejarah adalah ketika ia ditangkap lantaran memimpin pawai aksi unjuk rasa para pekerja tambang batu bara dan kereta api asal India pada 6 November 1913. Aksi ini adalah demo tanpa kekerasan di mana para pekerja yang dikenal sebagai "satyagrahis" berjalan kaki sejauh 58 kilometer dari Newcastle ke Charlestown, Afrika Selatan.
Dikutip dari History 144, Jumat (6/11/2026), satyagraha adalah istilah yang Gandhi ciptakan untuk menggambarkan para pengunjuk rasa tanpa kekerasan dan memiliki arti "kekuatan kebenaran." Aksi protes tersebut adalah respons terhadap pajak tahunan sebesar 3Â pound sterling atau sekarang setara dengan 449.3 pound sterling (Rp 10,9 juta) bagi para pekerja imigran, di antara berbagai ketidakadilan lain yang dialami oleh para pekerja imigran asal India.
Ini bukanlah pertama kalinya Gandhi ditangkap di Afrika Selatan. Mohandas Gandhi datang ke Afrika Selatan pada tahun 1893 setelah menjadi pengacara di London. Ia tiba di Afrika Selatan dengan tujuan menangani sengketa hukum antara dua pengusaha India.
Advertisement
Alih-alih menyelesaikan sengketa hukum tersebut lalu pergi, ia justru tinggal di Afrika Selatan selama 21 tahun dan terlibat dalam perjuangan untuk memajukan hak-hak sipil orang India di Afrika Selatan.
Pada masa itu, kondisi para pekerja India di Afrika Selatan dibuat sangat sulit. Peraturan Amandemen Undang-Undang Asia tahun 1906 disahkan di Provinsi Transvaal, Afrika Selatan, dan sangat mendiskriminasi para pekerja India.
Aksi unjuk rasa ini terjadi pada 6 November 1913, dan Gandhi ditangkap tiga kali dalam empat hari, yang pada akhirnya berujung pada hukuman penjara selama sembilan bulan dan kerja paksa.
Selain itu, sekitar 2,500 pekerja India juga dijebloskan ke penjara. Pada 10 November, para peserta unjuk rasa ditangkap dan dibawa kembali ke tambang, di mana mereka ditempatkan dalam pengawasan ketat.
Walaupun dijatuhi hukuman penjara sembilan bulan, Gandhi hanya berada di penjara selama enam minggu sebelum akhirnya dibebaskan. Ia bebas karena kabar tersebut telah menyebar ke India dan pemberontakan mulai muncul di sana, sehingga memaksa Lord Hardinge di India untuk mengecam perlakuan terhadap orang-orang India di Afrika Selatan.
Setelah dibebaskan lebih awal dari penjara, Gandhi bertemu dengan salah satu jenderal terkemuka di Afrika Selatan, Jan Smuts, dan mengajukan serangkaian tuntutan atas nama sesama warga India.
Di awal 1914, tuntutan Gandhi dan sesama warga India tersebut dikabulkan, termasuk pencabutan pajak tahunan sebesar 3 pound sterling.
Berkat keberhasilan ini, Gandhi mendapat pujian tinggi dari rekan-rekannya dan dianugerahi gelar kehormatan "Mahatma," yang berarti "berjiwa agung." Kisah Gandhi di Afrika Selatan adalah "pertempuran jiwa manusia yang tidak dibantu melawan kekuatan material yang luar biasa besar."
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6126278/original/025631900_1779010300-Tugas__13_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1256325/original/095229100_1544759806-gandhi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411583/original/045903300_1479704666-Afrika_Selatan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411690/original/061832400_1479707390-India.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)