Emiten CBDK Raup Prapenjualan Rp 448 Miliar

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) berkomitmen untuk mewujudkan rencana pengembangan di kawasan PIK2.

Diterbitkan 06 November 2026, 06:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan real estate di kawasan Tangerang, Banten mengantongi prapenjualan atau marketing sales Rp 448 miliar.

Prapenjualan CBDK sekitar 40% lebih tinggi dibandingkan periode sama 2025. Perseroan menyatakan, kinerja ini terutama didukung oleh semakin berkembangnya kawasan PIK2, yang tercermin dari meningkatnya aktivitas di kawasan melalui penyelenggaraan berbagai acara di NIE PIK2, Pertumbuhan jumlah tenant, serta pengembangan area komersil.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (6/11/2026), perkembangan ini juga dinilai memperkuat daya tarik PIK2 sebagai kawasan bisnis dan mendorong minat pembeli terhadap kaveling tanah komersial, produk komersial dan residensial Perseroan.

Kaveling tanah komersial menjadi kontributor utama dengan prapenjualan mencapai Rp 379 miliar. Kontributor itu sekitara 85% dari total marketing sales. Kontribusi itu sejalan dengan kepemilikan bank tanah CBDK yang sebagian besar berada di Kawasan CBD PIK2.

Presiden Direktur CBDK,Steven Kusumo menuturkan, kontribusi kaveling tanah komersial sebagai cerminan minat para pembisnis lokal dan asing terhadap prospek pengembangan CBP PIK2 sebagai kawasan pusat bisnis yang terus berkembang.

"Kami melihat bahwa permintaan pelaku usaha terhadap kaveling tanah komersial di CBD PIK2 masih mumpuni, bisa menjadi cerminan tingkat kepercayaan pembeli kami terhadap kualitas dan peluang usaha di area CBD PIK2, dan komitmen kami sebagai pengembang adalah mengeksekusi rencana pengembangan kawasan, fasilitas dan infrastrukur di kawasan PIK2," ujar Steven Kusumo.

Ia menambahkan Perseroan terus memonitor dan mempertimbangkan kondisi perekonomian global dan domestik, termasuk dinamika pasar, ketegangan geopolitik global, pelemalan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), tingkat inflasi, serta suku bunga yang dapat memengaruhi jalan usaha sektor properti.

 

Kontribusi Penjualan Perseroan

Ketersediaan kaveling tanah komersial memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan bisnis di kawasan tersebut, seiring dengan prospek pertumbuhan ekonomi domestik dan global.

Sementara itu, sekitar 15% dari total marketing sales berasal dari penjualan produk komersial dan residensial yang juga berlokasi di kawasan PIK2. Capaian ini mencerminkan minat pembeli terhadap beragam pilihan produk yang ditawarkan, lingkungan hunian yang terintegrasi, aksesibilitas, serta potensi perkembangan kawasan menjadi nilai tambah dalam mempertimbangkan pilihan hunian.

Segmen produk komersial didukung oleh SOHO The Bund dan Bizpark PIK2, sedangkan segmen residensial didukung oleh Rumah Milenial dan Permata Hijau Residence. Keberagaman produk merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam menghadirkan pilihan properti bagi kebutuhan tempat tinggal maupun kegiatan usaha di kawasan PIK2.

 

Pengembangan Fasilitas

Daya tarik CBD PIK2 turut didukung oleh perkembangan fasilitas dan aktivitas kawasan. Proyek strategis yang dikembangkan oleh pihak ketiga antara lain gedung Bank Mandiri yang telah selesai dibangun dan gedung BNI yang telah mulai beroperasi.

Kehadiran Dermaga CBD Beachwalk melengkapi pilihan destinasi gaya hidup dan aktivitas komersial di kawasan. Berbagai perkembangan tersebut secara bertahap memperkaya ekosistem CBD PIK2 serta mendukung terbentuknya ekosistem yang semakin terintegrasi bagi pelaku usaha, pengunjung, dan masyarakat.

Aktivitas kawasan juga didukung oleh operasional Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang menghadirkan beragam kegiatan MICE (Meeting, Incentives, Conferences, and Exhibitions). Hingga September 2026, NICE telah menyelenggarakan sebanyak 51 acara diantaranya Java Jazz Festival, Hyrox Indonesia 2026, Danantara Expo, dan lainnya.

Selain itu, pengembangan fasilitas akomodasi di kawasan PIK2 terus berlanjut melalui pembangunan Hotel Hilton PIK2, hotel bintang lima setinggi 20 lantai dengan 271 kamar yang ditargetkan mulai beroperasi pada semester kedua 2027.

Kehadiran hotel ini diharapkan dapat melengkapi fasilitas pendukung kegiatan MICE dan memperkuat daya tarik kawasan PIK2. Dari sisi konektivitas, beroperasinya secara fungsional sebagian ruas Tol KATARAJA Seksi 1 turut meningkatkan akses menuju kawasan PIK2, termasuk keterhubungannya dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan wilayah Jabodetabek.

Ke depan, Perseroan berkomitmen untuk terus melanjutkan pengembangan ekosistem PIK2 sebagai kawasan terintegrasi dan pusat bisnis, yang didukung oleh ketersediaan bank tanah seluas 691 hektare.

Sementara itu, sekitar 15% dari total marketing sales berasal dari penjualan produk komersial dan residensial yang juga berlokasi di kawasan PIK2. Capaian ini mencerminkan minat pembeli terhadap beragam pilihan produk yang ditawarkan, lingkungan hunian yang terintegrasi, aksesibilitas, serta potensi perkembangan kawasan menjadi nilai tambah dalam mempertimbangkan pilihan hunian.

Segmen produk komersial didukung oleh SOHO The Bund dan Bizpark PIK2, sedangkan segmen residensial didukung oleh Rumah Milenial dan Permata Hijau Residence. Keberagaman produk merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam menghadirkan pilihan properti bagi kebutuhan tempat tinggal maupun kegiatan usaha di kawasan PIK2.

Daya tarik CBD PIK2 turut didukung oleh perkembangan fasilitas dan aktivitas kawasan. Proyek strategis yang dikembangkan oleh pihak ketiga antara lain gedung Bank Mandiri yang telah selesai dibangun dan gedung BNI yang telah mulai beroperasi.

Kehadiran Dermaga CBD Beachwalk melengkapi pilihan destinasi gaya hidup dan aktivitas komersial di kawasan. Berbagai perkembangan tersebut secara bertahap memperkaya ekosistem CBD PIK2 serta mendukung terbentuknya ekosistem yang semakin terintegrasi bagi pelaku usaha, pengunjung, dan masyarakat.

Aktivitas kawasan juga didukung oleh operasional Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang menghadirkan beragam kegiatan MICE (Meeting, Incentives, Conferences, and Exhibitions). Hingga September 2026, NICE telah menyelenggarakan sebanyak 51 acara diantaranya Java Jazz Festival, Hyrox Indonesia 2026, Danantara Expo, dan lainnya.

Selain itu, pengembangan fasilitas akomodasi di kawasan PIK2 terus berlanjut melalui pembangunan Hotel Hilton PIK2, hotel bintang lima setinggi 20 lantai dengan 271 kamar yang ditargetkan mulai beroperasi pada semester kedua 2027.

"Kehadiran hotel ini diharapkan dapat melengkapi fasilitas pendukung kegiatan MICE dan memperkuat daya tarik kawasan PIK2. Dari sisi konektivitas, beroperasinya secara fungsional sebagian ruas Tol KATARAJA Seksi 1 turut meningkatkan akses menuju kawasan PIK2, termasuk keterhubungannya dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan wilayah Jabodetabek," demikian mengutip dari keterbukaan informasi.