Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka dating dari dunia pendakian dunia. Pendaki gunung ternama asal Nepal-Inggris, Nirmal 'Nims' Purja, termasuk di antara 10 orang yang tewas akibat longsor salju di Broad Peak, Pakistan. Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh perusahaan ekspedisinya, Elite Expeditions.
Dalam pernyataannya, Elite Expeditions mengaku menerima kabar tersebut dengan 'kesedihan yang mendalam dan hati yang hancur' setelah memastikan Purja, 43 tahun, meninggal dalam insiden longsor yang terjadi pada Kamis (30/7/2026) Waktu setempat. Sang kakak, Kamal Purja, kemudian menuliskan pesan haru, "Kami akan merindukanmu setiap hari."
Purja dikenal sebagai salah satu pendaki terbaik di dunia. Pria kelahiran Nepal itu pernah bertugas selama 16 tahun di militer Inggris, termasuk 10 tahun di Pasukan Khusus (Special Forces), sebelum mengukir sejarah di dunia pendakian.
Advertisement
Pada 2019, dia mencatat rekor dunia dengan menaklukkan seluruh 14 gunung tertinggi di dunia yang memiliki ketinggian di atas 8.000 meter hanya dalam waktu 189 hari (enam bulan enam hari), memecahkan rekor sebelumnya dengan selisih lebih dari tujuh tahun. Perjalanannya kemudian diabadikan dalam film dokumenter Netflix berjudul 14 Peaks: Nothing Is Impossible.
Â
Kronologi Jasad Nirmal Puja Ditemukan
Sebelumnya, otoritas Pakistan telah mengonfirmasi penemuan jenazah tiga anggota ekspedisi Purja, yakni Mallory Geis dari Amerika Serikat, Nadhira Ahmed Abdullah Al Harthy dari Oman, serta Pur Bahadur Gurung dari Nepal.
Perdana Menteri Nepal, Balendra Shah, turut mengonfirmasi wafatnya Purja dan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya enam pendaki Nepal serta empat pendaki asing dalam tragedi di Pegunungan Karakoram.
"Kematian tragis enam warga Nepal dan empat pendaki asing, termasuk pemegang rekor dunia Nirmal Purja, mengejutkan kami. Keberanian, dedikasi, dan kontribusi mereka akan selalu menjadi inspirasi," ujar Shah, demikian ditukil dari BBC, Minggu (2/8/2026).
Ucapan duka juga datang dari kakak Purja, Kamal, yang menyebut adiknya sebagai sosok yang membanggakan.
"Meskipun hati kami hancur, kami sangat bangga kepadamu. Warisanmu akan hidup selamanya," tulisnya.
Menteri Pertahanan Inggris, Wes Streeting, juga mengenang Purja sebagai sosok inspiratif yang telah mengabdi bertahun-tahun di Angkatan Bersenjata Inggris dan dikenal dunia berkat pencapaian luar biasanya di dunia pendakian.
Â
Advertisement
Pimpin Ekspedisi Broad Peak Pakistan
Sementara itu, Naila Kiani, juru bicara Alpine Club of Pakistan yang ikut dalam operasi pencarian dan penyelamatan, mengatakan Purja merupakan pemimpin ekspedisi yang sangat berpengalaman dan pemberani.
Ia mengungkapkan bahwa tim penyelamat telah melihat sejumlah jenazah dari udara, tetapi belum dapat menjangkaunya karena medan yang sangat sulit.
Operasi pencarian dilakukan di Broad Peak, gunung setinggi 8.047 meter yang merupakan gunung tertinggi ke-12 di dunia dan berada di Pegunungan Karakoram, Pakistan. Longsor salju menerjang rombongan pendaki internasional yang dipimpin Purja saat melakukan pendakian.
Dalam unggahan terakhirnya di platform X pada Senin lalu, Purja mengungkapkan bahwa awalnya ia hanya berencana mendaki Gasherbrum II (G2). Namun, sebelum berangkat ke Pakistan, ia memutuskan menambahkan Broad Peak ke dalam misinya.
Jika berhasil mencapai puncak Broad Peak, Purja hanya tinggal menaklukkan satu gunung lagi untuk menjadi orang pertama dalam sejarah yang berhasil mendaki seluruh 14 gunung di atas 8.000 meter sebanyak dua kali tanpa bantuan oksigen tambahan.
"Ini bukan rencana awal. Namun kesempatan tidak berteriak, melainkan berbisik kepada mereka yang terus bekerja dalam diam," tulis Purja.
Dalam pesan yang sama, ia juga menulis doa sederhana menjelang pendakian.
"Broad Peak, aku tidak meminta apa pun selain perjalanan yang aman saat naik dan turun. Aku tidak pernah menganggap remeh satu pun gunung."
Broad Peak dikenal sebagai salah satu gunung paling menantang di dunia. Pendakian pertama yang berhasil mencapai puncak dilakukan oleh tim ekspedisi Austria pada 1957. Sejak saat itu, banyak pendaki berhasil menaklukkannya, tetapi puluhan lainnya kehilangan nyawa. Salah satu tahun paling mematikan terjadi pada 2013, ketika sedikitnya enam pendaki tewas di gunung tersebut.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311589/original/001361600_1785409060-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573660/original/028626000_1777948829-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-05T093819.531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2954218/original/069150800_1572441438-NIRMAL_PURJA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1102975/original/093386800_1452074417-2016-01-06-ilustrasi_gempa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311774/original/027554900_1785457780-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312991/original/089067300_1785571730-IMG_6555.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313110/original/010141300_1785579576-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321007/original/021442500_1755660714-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2409419/original/043230600_1542281022-20181115-Musim-Gugur-di-Jepang1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312799/original/052441500_1785559569-55432794670_6434e11c76_b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311775/original/061615100_1785457858-Untitled.jpg)