Kronologi Kebakaran di Kebayoran Lama, Api Muncul dari Warteg

Api pertama kali terlihat dari area warteg dan kemudian menjalar ke bangunan di belakangnya.

Diterbitkan 22 September 2026, 22:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kebakaran permukiman di Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, diduga korsleting listrik.
  • Api berawal dari warteg, menjalar ke bengkel ban, gagal dipadamkan APAR warga.
  • Tidak ada korban jiwa, 180 jiwa terdampak, 24 unit pemadam dikerahkan.

 

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Teuku Nyak Arif, Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026) malam.

Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Sjukri Bahanan mengatakan, api pertama kali terlihat dari area warteg dan kemudian menjalar ke bangunan di belakangnya.

“Api berawal dari warteg dan menjalar ke bengkel ban,” kata Sjukri, Selasa (22/9/2026).

Kejadian bermula saat Nanang, pemilik rumah, sedang berjualan. Ia kemudian mendapat laporan dari warga mengenai kebakaran di bagian atas kontrakan.

Nanang bersama warga berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak berhasil.

“Warga berusaha memadamkan api menggunakan APAR namun gagal,” katanya.

 

Dugaan Penyebab Kebakaran

Sebanyak 24 unit pemadam dan pendukung dengan 128 personel dikerahkan ke lokasi. Petugas tiba pada pukul 20.39 WIB dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 20.41 WIB.

Api berhasil dilokalisasi pada pukul 21.20 WIB. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan mulai pukul 21.33 WIB.

“Objek yang terbakar rumah tinggal. Luas area sekitar 1.100 meter persegi yang dihuni 60 kepala keluarga atau sekitar 180 jiwa,” ujar Sjukri.

Sjukri memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam penanganan.

"Dugaan penyebab korsleting listrik," tandasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6