Monyet Yatim Piatu Banjir Ucapan Selamat Ulang Tahun

Monyet kecil asal Jepang, Punch, dibanjiri ucapan ulang tahun dari seluruh dunia.

Diterbitkan 28 Juli 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tokyo - Punch, seekor monyet yatim piatu di Kebun Binatang Jepang yang mencuri hati banyak orang saat ia memeluk boneka orangutan, merayakan ulang tahunnya yang ke-1 dengan ribuan pesan ucapan ulang tahun dari penggemarnya di seluruh dunia, meskipun sekarang ia sudah memiliki teman dan tidak memeluk boneka lagi.

Dikutip dari Channel News Asia, Selasa (28/7/2026), Punch ditelantarkan oleh ibunya setelah ia lahir di 26 Juli tahun lalu, diduga karena kelelahan. Para petugas kebun binatang merawatnya dan memberikannya mainan tersebut untuk mengembangkan kemampuan menggenggamnya. Hal itu adalah sesuatu yang dibutuhkan oleh bayi kera untuk bertahan hidup.

Sekarang, Punch bukan lagi seekor bayi kecil yang memeluk boneka, ia juga berbaur dengan monyet lain dan bermain bersama mereka di kandangnya di Kebun Binatang dan Botani Kota Ichikawa yang membuatnya sulit untuk dibedakan.

Punch masih menarik banyak pengunjung dan menerima sekitar 2,500 kartu ucapan ulang tahun dari dalam dan luar Jepang, ujar kepala kebun binatang tersebut, Takashi Yasunaga. Banyak dari kartu-kartu dan pesan-pesan lainnya menghiasi dinding di pameran ulang tahun Punch yang berada di dalam ruangan. Pengunjung juga bisa menyaksikan video yang menceritakan kisah Punch sejak ia lahir.

“Saat Punch berjuang sekuat tenaga untuk bertahan hidup, kedua penjaganya melakukan apapun yang mereka bisa, sementara staf lain terus mengawasi,” tutur Yasunaga, sembari mengenang satu tahun terakhir. “Ketika Punch lahir, cuacanya sangat panas. Kenangan itu masih terngiang jelas di pikiranku seiring kembalinya musim panas.”

Kemudian, di pertengahan Januari, setelah perawatan khusus oleh para penjaganya, Punch dipindahkan ke kandang monyet kebun binatang tersebut, bergabung dengan 50 monyet yang lain. Ini menjadi tantangan yang membuatnya terkenal. 

Awal Ketenaran Punch

Di bulan Februari, foto-foto Punch bersama bonekanya yang diunggah oleh kebun binatang ke akun media sosialnya dengan cepat menjadi sensasi dan mengundang ribuan pengunjung. Setengah dari mereka berasal dari luar jepang, ucap Yasunaga.

Ketika monyet-monyet lain mengusir bayi itu, Punch bergegas kembali ke boneka orangutannya, memeluknya untuk mencari kenyamanan. Para penggemar memberi semangat padanya menggunakan tagar #HangInTherePunch (Bertahanlah Punch!) di media sosial.

Para penggemar mengaku ini bukan hanya karena gemas saat melihat Punch bersama bonekanya, tapi juga karena melihat upayanya sendirian untuk perlahan-lahan diterima oleh orang lain yang berhasil menyentuh hati mereka.

Seorang pengunjung asal Kobe, Kumi Ishizawa berkata ia menemukan Punch di media sosial awal tahun ini. Sejak saat itu, melawan penyakitnya untuk bisa melihat Punch menjadi motivasinya.

“Punch membuatku terharu… Aku terus meyakinkan diriku bahwa aku akan sembuh dan datang mengunjunginya,” ujar Ishizawa, kini ia sudah pulih dan mampir menemui Punch setelah perjalanan bisnisnya. “Dan di sinilah aku, berhasil datang. Aku sangat senang akhirnya bisa melihat Punch secara langsung.”

Kemudian ada Yeye Lights, seorang warga setempat yang belum pernah mengunjungi kebun binatang tersebut sampai akhirnya ia menjadi penggemar Punch dan sekarang memiliki tiket masuk tahunan. Ia menjadi penggemar berat monyet kecil itu setelah putrinya di Filipina bercerita tentang Punch kepadanya.

“Aku punya kue untuk Punch-kun, aku merayakannya bersama teman-temanku,” kata Lights, menggunakan sebutan penuh kasih sayang untuk anak laki-laki dalam bahasa Jepang. Ia berterima kasih kepada kedua pengasuh si monyet cilik karena telah merawatnya dengan baik.