Liputan6.com, Jakarta - Pertunjukan fisik kontemporer "Under the Volcano" karya sutradara Yusril Katil tidak sekadar hadir sebagai karya seni pertunjukan. Di balik pementasannya dalam ajang Venice Biennale Teatro 2026, karya ini membawa misi yang lebih besar: memperkenalkan budaya Minangkabau dan pengalaman hidup masyarakat Sumatera kepada audiens internasional.
Melalui perpaduan teater fisik, tradisi silat, bahasa daerah, dan simbol-simbol budaya lokal, "Under the Volcano" menjadi medium diplomasi budaya yang mengangkat identitas masyarakat Minangkabau ke panggung dunia.
Yusril Katil mengatakan bahwa karya tersebut berangkat dari pengalaman masyarakat Sumatera yang hidup berdampingan dengan bencana alam, terutama yang berkaitan dengan aktivitas gunung berapi. Namun alih-alih menghadirkan narasi bencana semata, pertunjukan ini menyoroti bagaimana masyarakat membangun daya tahan, solidaritas, dan harapan di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.
Advertisement
"Under the Volcano" memanfaatkan berbagai elemen budaya Minangkabau sebagai bahasa artistik utama. Salah satu yang paling menonjol adalah penggunaan tangga bambu yang menjadi simbol perjalanan hidup, ketahanan, dan kemampuan manusia untuk terus bangkit menghadapi tantangan.
Selain itu, para pemain menampilkan gerak tubuh yang berakar pada tradisi silat Minangkabau, termasuk Silat Kumango dan Silat Harimau. Dalam pertunjukan tersebut, silat tidak hanya ditampilkan sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai sumber kosakata gerak yang mencerminkan filosofi hidup masyarakat Minang.
Keputusan untuk mempertahankan bahasa Minang dalam dialog pertunjukan juga menjadi bagian penting dari misi budaya yang diusung karya ini. Meskipun akan disaksikan oleh penonton dari berbagai negara, Yusril memilih untuk tidak mengganti bahasa pertunjukan dengan bahasa internasional. Sebagai gantinya, penyelenggara menyediakan teks terjemahan agar pesan yang disampaikan tetap dapat dipahami tanpa kehilangan identitas budaya aslinya.
Pendekatan tersebut menunjukkan upaya menghadirkan budaya lokal dalam bentuk yang autentik. Bukan dengan menyesuaikan diri sepenuhnya terhadap selera global, melainkan dengan memperkenalkan kekhasan budaya Minangkabau melalui medium seni kontemporer yang dapat diterima oleh audiens internasional.
Secara artistik, "Under the Volcano" menggabungkan tradisi dan pendekatan teater fisik modern. Karya ini minim dialog dan lebih mengandalkan ekspresi tubuh, komposisi ruang, serta simbol visual untuk menyampaikan cerita. Pilihan tersebut membuat pengalaman masyarakat Sumatera yang menjadi sumber inspirasi pertunjukan dapat diterjemahkan menjadi pesan yang bersifat universal.
Melalui karya ini, Yusril berupaya menunjukkan bahwa cerita-cerita lokal memiliki relevansi global. Pengalaman menghadapi bencana, kehilangan, ketidakpastian, hingga kemampuan untuk bangkit kembali merupakan tema yang dapat dipahami oleh masyarakat dari berbagai latar belakang budaya.
Pementasan "Under the Volcano" dalam rangkaian Venice Biennale Teatro pada 16 dan 17 Juni 2026 menjadi kesempatan penting bagi seni pertunjukan Indonesia untuk tampil di salah satu forum seni paling bergengsi di dunia. Lebih dari sekadar pertunjukan, karya ini membawa misi memperkenalkan budaya Minangkabau sekaligus memperlihatkan bagaimana tradisi lokal dapat hidup dan berkembang melalui bahasa seni kontemporer.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342869/original/054403100_1757402619-IMG-20250909-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/8159635/original/057337000_1781014027-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_20.49.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3348831/original/014093200_1610597904-woman-walking-up-stairs-office-building_109549-93.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558139/original/091504100_1776407299-Tangga_Krisbow-_Aman__Nyaman__dan_Tahan_Lama_Mulai_dari_pekerjaan_ringan_di_rumah__hingga_instal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8218308/original/037943300_1781077965-warga-ketakutan-beruang-masuk-permukiman-hingga-kampus-di-jepang-e38646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1592251/original/098062600_1494590046--mayat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8227712/original/076317800_1781087868-WhatsApp_Image_2026-06-10_at_17.27.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8217617/original/088268700_1781077318-WhatsApp_Image_2026-06-10_at_14.27.24.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8225908/original/002571400_1781086218-WhatsApp_Image_2026-06-10_at_17.05.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1585242/original/068966200_1493957090-Ilustrasi_Kecerdasan_Buatan_Kredit_Geralt_via_Pixabay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285649/original/018070300_1604392803-Screenshot__530_.jpg)