Durasi Mandi yang Benar, Peneliti Sarankan Tak Perlu Lama-lama

Durasi mandi yang benar tak perlu lama, ketahui waktu yang disarankan peneliti untuk hemat air.

Diterbitkan 09 September 2026, 09:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mandi menjadi rutinitas harian untuk menjaga kebersihan tubuh sekaligus memberikan rasa segar dan nyaman. Namun, durasi mandi yang terlalu lama dapat membuat penggunaan air meningkat, terutama ketika air terus mengalir selama seseorang berada di bawah pancuran.

Penelitian terbaru yang melibatkan peneliti dari University of Surrey mengamati berbagai kebiasaan yang berkaitan dengan durasi mandi. Salah satu temuan penelitian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan sampo berulang dan waktu mandi yang lebih panjang.

Berapa Lama Durasi Mandi yang Disarankan?

Dr. Pablo Pereira-Doel dari University of Surrey menyebut tiga menit sebagai target yang masuk akal untuk mandi tubuh, dengan tambahan sekitar dua menit jika seseorang mencuci rambut.

Pernyataan tersebut disampaikan Pereira-Doel kepada Daily Mail dalam pembahasan mengenai kebiasaan mandi dan penggunaan air. Angka tersebut lebih tepat dipahami sebagai panduan praktis untuk membantu mengurangi penggunaan air, bukan standar medis yang berlaku untuk semua orang.

Sementara itu, penelitian terbaru yang melibatkan Pereira-Doel menunjukkan bahwa durasi mandi setiap orang dapat berbeda. Studi yang diterbitkan dalam Journal of Environmental Management tersebut menganalisis 8.550 aktivitas mandi dari 319 rumah tangga di Jerman.

Hasil penelitian mencatat rata-rata durasi mandi sekitar 4 menit 48 detik. Sebanyak 65 persen aktivitas mandi berlangsung selama lima menit atau kurang, sedangkan sekitar 14 persen berlangsung lebih dari delapan menit.

Mengapa Durasi Mandi Bisa Berbeda?

Durasi mandi tidak selalu hanya berkaitan dengan aktivitas membersihkan tubuh. Dalam penjelasannya kepada media, Pereira-Doel mengatakan bahwa bagi sebagian orang, mandi juga dapat menjadi waktu untuk bersantai atau menghangatkan tubuh.

Kebiasaan tersebut dapat membuat seseorang menghabiskan waktu lebih lama di bawah pancuran tanpa menyadari durasinya. Membuat rutinitas mandi yang lebih teratur dapat menjadi salah satu cara untuk membantu mengontrol penggunaan air.

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa sejumlah kebiasaan selama mandi berkaitan dengan perbedaan durasi. Di antaranya adalah frekuensi penggunaan sampo dan jumlah jeda ketika aliran air dihentikan.

Keramas Dua Kali Berkaitan dengan Durasi Mandi Lebih Lama

Salah satu temuan penelitian terbaru tersebut berkaitan dengan penggunaan sampo. Peneliti menemukan bahwa aktivitas mandi dengan dua kali atau lebih penggunaan sampo berkaitan dengan durasi sekitar 27 persen lebih lama dibandingkan aktivitas mandi dengan satu kali penggunaan sampo.

Penelitian juga menemukan bahwa aktivitas mandi dengan tiga kali atau lebih jeda aliran air berkaitan dengan durasi sekitar 28 persen lebih lama dibandingkan aktivitas mandi dengan satu jeda.

Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara sejumlah kebiasaan selama mandi dan lamanya waktu yang dihabiskan di bawah pancuran. Namun, hasil tersebut tidak berarti bahwa penggunaan sampo dua kali atau lebih secara langsung menyebabkan durasi mandi menjadi lebih panjang pada setiap orang.

Karena itu, apabila penggunaan sampo berulang tidak diperlukan, mengurangi langkah tersebut dapat menjadi salah satu pilihan untuk membuat rutinitas mandi lebih singkat.

Berapa Banyak Air yang Digunakan Saat Mandi?

Jumlah air yang digunakan ketika mandi dipengaruhi oleh durasi aliran air dan debit pancuran. Artinya, penggunaan air selama lima menit dapat berbeda antara satu pancuran dan pancuran lainnya apabila debit airnya tidak sama.

Mengurangi waktu ketika pancuran terus mengalir dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk menghemat air. Selain penelitian terbaru tersebut, penelitian Pereira-Doel dan kolega sebelumnya juga mengamati penggunaan teknologi umpan balik waktu untuk membantu mengurangi durasi mandi.

Penelitian sebelumnya dilakukan terhadap lebih dari 17.500 aktivitas mandi di enam akomodasi wisata. Hasilnya menunjukkan bahwa pemberian umpan balik mengenai durasi mandi secara langsung melalui timer berkaitan dengan penurunan waktu aliran air sebesar 25,79 persen.

Temuan tersebut memberikan gambaran bahwa pengingat mengenai durasi mandi dapat membantu seseorang lebih menyadari waktu yang dihabiskan di bawah pancuran. Penggunaan timer sederhana pun dapat dicoba sebagai salah satu cara untuk mengontrol durasi mandi.

Tips Mandi Lebih Hemat Air

Jika ingin mengurangi penggunaan air ketika mandi, beberapa kebiasaan berikut dapat diterapkan:

  • Batasi durasi mandi. Target sekitar 3–5 menit dapat dijadikan patokan praktis untuk mandi singkat, sesuai kebutuhan masing-masing.

  • Matikan pancuran saat tidak diperlukan. Misalnya ketika sedang menggunakan sabun atau sampo.

  • Hindari penggunaan sampo berulang jika tidak diperlukan. Penelitian menemukan adanya hubungan antara penggunaan sampo dua kali atau lebih dan durasi mandi yang lebih panjang.

  • Gunakan timer. Pengingat waktu dapat membantu Anda mengetahui berapa lama berada di bawah pancuran.

  • Perhatikan debit pancuran. Debit yang lebih tinggi berarti lebih banyak air yang dapat mengalir dalam durasi yang sama.

Jadi, Berapa Durasi Mandi yang Tepat?

Tidak ada satu durasi yang ditetapkan penelitian tersebut sebagai standar ideal untuk semua orang. Penelitian menunjukkan bahwa durasi mandi dipengaruhi oleh berbagai kebiasaan, termasuk penggunaan sampo dan frekuensi jeda aliran air.

Untuk keperluan penghematan air, Pablo Pereira-Doel menyebut tiga menit sebagai target yang masuk akal untuk mandi tubuh, dengan tambahan sekitar dua menit jika mencuci rambut. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Daily Mail dan merupakan panduan praktis dari peneliti, bukan batas medis atau ketentuan bahwa setiap orang harus mandi maksimal lima menit.

Di sisi lain, penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Environmental Management mencatat rata-rata durasi mandi 4 menit 48 detik, dengan 65 persen aktivitas mandi berlangsung selama lima menit atau kurang.

Dengan demikian, tidak perlu terpaku pada satu angka tertentu. Yang lebih penting adalah menyesuaikan durasi dengan kebutuhan sambil menghindari waktu ketika air mengalir tanpa diperlukan agar penggunaan air sehari-hari dapat lebih terkendali.

Pertanyaan Seputar Durasi Mandi yang Benar

Berapa menit durasi mandi yang disarankan?

Dr. Pablo Pereira-Doel menyebut tiga menit sebagai target yang masuk akal untuk mandi tubuh, dengan tambahan sekitar dua menit jika mencuci rambut. Angka tersebut merupakan panduan praktis untuk menghemat air, bukan standar medis.

Berapa rata-rata durasi mandi berdasarkan penelitian?

Penelitian yang melibatkan 8.550 aktivitas mandi dari 319 rumah tangga di Jerman mencatat rata-rata durasi mandi 4 menit 48 detik. Sebanyak 65 persen aktivitas mandi berlangsung lima menit atau kurang.

Apakah keramas dua kali membuat durasi mandi lebih lama?

Penelitian menemukan bahwa aktivitas mandi dengan penggunaan sampo dua kali atau lebih berkaitan dengan durasi sekitar 27 persen lebih lama dibandingkan penggunaan sampo satu kali.

Bagaimana cara menghemat air saat mandi?

Anda dapat membatasi durasi mandi, mematikan pancuran saat menggunakan sabun atau sampo, menghindari penggunaan sampo berulang jika tidak diperlukan, serta menggunakan timer untuk membantu mengontrol waktu mandi.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6