Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Blokade AS

Iran mengumumkan bahwa kendali atas Selat Hormuz kembali ke “kondisi sebelumnya” di tengah ketegangan yang masih berlangsung dengan AS.

Diterbitkan 18 April 2026, 18:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Iran mengumumkan bahwa kendali atas Selat Hormuz kembali ke “kondisi sebelumnya” di tengah ketegangan yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat (AS). Pihak Iran menyebut keputusan tersebut diambil sebagai respons atas konflik yang belum mereda dengan AS terkait operasi blokade angkatan laut.

Dalam pernyataan yang disiarkan media Iran, komando operasional militer Iran Khatam Al-Anbiya, menyebut blokade yang dilakukan AS sebagai “pembajakan”.

“Untuk alasan ini, kendali atas Selat Hormuz telah kembali ke keadaan sebelumnya, dan jalur perairan strategis ini berada di bawah pengelolaan dan kontrol ketat angkatan bersenjata,” demikian dalam pernyataannya, dikutip The Guardian, Sabtu (18/4/2026).

Iran juga menegaskan bahwa situasi di Selat Hormuz akan tetap berada dalam pengawasan ketat sampai Amerika Serikat memulihkan sepenuhnya kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang berangkat dari maupun menuju Iran.

“Selama AS tidak memulihkan kebebasan penuh navigasi bagi kapal-kapal yang berasal dari Iran atau menuju Iran, situasi di Selat Hormuz akan tetap berada dalam kontrol ketat dan kembali ke kondisi sebelumnya,” lanjutnya.

Sebelumnya, Iran dan mantan Presiden AS Donald Trump sempat mengumumkan bahwa Selat Hormuz telah dibuka kembali untuk pelayaran.

Namun, Trump menegaskan bahwa blokade Amerika Serikat akan tetap diberlakukan hingga tercapai kesepakatan dengan Teheran, termasuk terkait program nuklir Iran.