Kecanggihan Fatah 2 dan Khaibar, Dua Rudal Supersonik Andalan Iran dalam Perang Lawan Israel dan AS

Iran meluncurkan dua rudal supersonik yang mengejutkan dunia barat. Rudal Kahibar Shekan dan Fatah 2. Dua rudal yang memiliki kecanggihan untuk mengoceh sistem pertahanan negara lawan.

Diterbitkan 03 Maret 2026, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjadi sasaran utama dalam perang melawan Iran. Garda Revolusi Iran membidikkan rudal andalan mereka, Kahibar Shekan.

Rudal Khaibar pertama kali diluncurkan tahun 2022. Rudal ini merupakan rudal generasi keempat dari keluarga rudal balistik Khorramshahr. Khaibar dijuluki rudal hantu. Bukan tanpa alasan. Rudal ini didesain agar sulit dideteksi radar. Termausk sulit dicegat rudal lainnya. Karena kelebihan itu maka dijuluki rudal hantu. Ditambah kecepatannya yang diklaim mencapai 8 Mach.

Dilansir New York Times, Khaibar Shekan dilengkapi sistem panduan canggih untuk mengenai target atau sasaran. Rudal ini memiliki jangkauan 1.450 kilometer. Jika dihitung jarak dua ibu kota negara, antara Teheran di Iran dan Tel Aviv di Israel, jaraknya sekitar 1.770 kilometer. Dengan jarak tersebut, rudal milik Iran memang bisa menjangkau masuk wilayah Israel.

Keunggulan dan kecanggihan rudal Khaibar milik Iran adalah hulu ledak yang sangat besar. Dengan berat hingga 1.500 kilogram dan panjang lebih dari empat meter. Rudal Khaibar juga memiliki kecepatan hingga 19.500 kilometer per jam di luar atmosfer dan sekitar 9.800 km/jam di dalam atmosfer.

Bermodal kecepatan itu, rudal Khaibar sanggup bermanuver mengecoh sistem pertahanan udara. Termasuk irone dome milik Israel.

Nama Khaibar mengingatkan pada Perang Khaibar. Salah satu perang penting yang terjadi di zaman Nabi Muhammad SAW. Perang Khaibar terjadi pada awal bulan Rabiulawal tahun ke-7 Hijriah.

Perang Khaibar sebagai simbol kemenangan umat Islam. Sehingga penyematan nama Khaibar di rudal balistik Iran diyakini sebagai simbol perlawanan terhadap kekuatan yang dianggap sebagai penjajah, serta sebagai pengingat atas kemenangan bersejarah umat Islam.

Fatah 2: 15 Kali Kecepatan Suara

Satu lagi rudal andalan Iran yang meluncur menembus langit dan membidik pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Kemampuannya disebut-sebut melebihi rudal Khaibar. Rudal ini disebut Fatah 2. Rudal ini pernah menghantam wilayah Israel pada Juni 2025.

Fatah berarti 'Sang Pembuka' dalam bahasa Arab. Menandai era baru teknologi nuklir yang digagas Iran. Nama Fatah merupakan pemberian pemimpin tertingi Iran, Ayatullah Ali Khamenei yang kini tewas dalam serangan yang dilakukan Israel dan AS.

Dalam perang melawan Israel dan AS, rudal Fatah 2 pertama kali digunakan Iran. Mengutip kantor berita Fars Iran menurut sumber militer setempat. Rudal balistik hipersonik buatan ini adalah versi kedua dari rudal balistik hipersonik Fatah. Secara resmi rudal Fattah 2 diumumkan pada 19 November 2023.

Rudal diklaim memiliki kecanggihan yakni ketika diluncurkan ke luar angkasa lalu seketika menukik dengan kecepatan supersonik ke arah target yang ditentukan. Sistem rudal ini dirancang menggabungkan kecepatan tinggi dengan kemampuan manuver untuk mengecoh sistem pertahanan. Rudal ini dapat bermanuver setelah memasuki atmosfer, sehingga sulit untuk dilacak dan dicegat.

Dari The Sunday Guardian, rudal ini disebut-sebut memiliki jangkauan hingga 1.500 kilometer. Fatah 2 mampu bergerak dengan kecepatan 5,1 kilometer per detik, mencapai 15 Mach atau 15 kali kecepatan suara. Lebih cepat dari rudal Khaibar yang hanya 8 Mach.

Kecanggihan lainnya, rudal Fatah 2 dilengkapi dengan hulu ledak glide vehicle (HGV). Ini adalah jenis Hulu ledak modern.