Liputan6.com, Beijing - Pemerintah China mengeksekusi 11 anggota keluarga Ming -- sebuah klan yang selama bertahun-tahun dikenal mengendalikan jaringan penipuan dan perjudian lintas negara di Myanmar.
Eksekusi tersebut dilakukan setelah pengadilan di Provinsi Zhejiang menjatuhkan vonis bersalah atas serangkaian kejahatan berat, termasuk pembunuhan, penahanan ilegal, penipuan, dan pengoperasian kasino ilegal.
Putusan terhadap keluarga Ming dijatuhkan pada September tahun lalu dan berkekuatan hukum tetap setelah Mahkamah Agung Rakyat China menolak upaya banding mereka pada November.
Advertisement
Media pemerintah China melaporkan, hukuman mati dijalankan sebagai bagian dari penegakan hukum tegas Beijing terhadap kejahatan terorganisasi lintas batas.
Klan Ming selama bertahun-tahun menguasai Laukkaing, sebuah kota kecil di Myanmar utara yang terletak di dekat perbatasan China.
Di bawah kendali mereka, kawasan yang sebelumnya terbelakang itu berubah menjadi pusat kasino, hiburan malam, dan kompleks penipuan daring yang menargetkan korban dari berbagai negara, dikutip dari laman BBC, Kamis (29/1/2026).
Kekuasaan keluarga Ming runtuh pada 2023, ketika konflik bersenjata antara junta militer Myanmar dan kelompok milisi etnis memuncak di wilayah tersebut. Milisi yang berhasil merebut Laukkaing kemudian menangkap para anggota klan Ming dan menyerahkan mereka kepada otoritas China.
Â
Jaringan Penipuan dan Perjudian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2704247/original/044238300_1547530681-Bendera_China.jpg)
Pengadilan China menyebut jaringan penipuan dan perjudian yang dijalankan keluarga Ming menghasilkan keuntungan lebih dari 10 miliar yuan, atau sekitar 1,4 miliar dolar AS, dalam kurun waktu 2015 hingga 2023. Aktivitas kriminal itu juga disebut menyebabkan tewasnya 14 warga negara China serta melukai banyak korban lainnya.
Selama bertahun-tahun, pusat-pusat penipuan di Myanmar dikenal menjebak ribuan warga China yang direkrut dengan janji pekerjaan bergaji tinggi, lalu diperdagangkan dan dipaksa melakukan penipuan daring. Kasus-kasus tersebut memicu kemarahan publik di China dan meningkatkan tekanan terhadap pemerintah untuk bertindak tegas.
Beijing sebelumnya berulang kali mendesak otoritas Myanmar menindak jaringan kriminal tersebut. Namun, kejatuhan kekaisaran penipuan keluarga Ming baru terjadi setelah dinamika perang saudara di Myanmar mengubah peta kekuasaan di wilayah perbatasan. Eksekusi ini menandai sinyal keras China terhadap sindikat kejahatan lintas negara yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2557550/original/081162600_1545966896-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409559/original/023778600_1479455542-Myanmar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1297920/original/041201300_1469452818-eksekusi-mati.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260275/original/078184800_1781584802-Hamza_Abdelkarim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185496/original/033002400_1744432974-potret_terbari_zhao_luzi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260706/original/009138000_1781626670-20260616_231025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2994350/original/096514900_1576138392-car-1149997_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260318/original/061220300_1781586184-20260616_120010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6396526/original/098204900_1779271349-20150623153111-mengintip-sekolah-anjing-di-china-010-nfi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259125/original/067528600_1781465647-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258842/original/067726400_1781416947-shutter-speed-BQ9usyzHx_w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3513810/original/047148100_1626531375-yuan_1_eric-prouzet-UipokEnGOyE-unsplash.jpg)