Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda menerima panggilan atau pesan dari nomor telepon yang diawali angka +251? Pertanyaan +251 negara mana kerap muncul di benak banyak orang, terutama ketika menerima notifikasi dari nomor asing di layanan perpesanan seperti WhatsApp. Kode negara +251 adalah milik Ethiopia, sebuah negara yang terletak di kawasan Tanduk Afrika dan merupakan salah satu bangsa tertua di dunia.
Â
Kode panggilan internasional spesifik untuk Ethiopia, yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) di bawah standar E.164, adalah +251. Bagi sebagian besar pengguna telepon di Indonesia, mengetahui +251 negara mana menjadi informasi penting untuk membedakan panggilan sah dari potensi penipuan yang belakangan semakin marak terjadi.
Advertisement
Ethiopia merupakan negara terpadat kedua di Afrika dengan populasi mencapai lebih dari 138 juta jiwa, serta memiliki salah satu operator telekomunikasi publik tertua yang berdiri sejak tahun 1894. Dilansir dari Worldometer, Ethiopia menggunakan kode ISO tiga huruf ETH, kode dua huruf ET, dan domain tingkat atas kode negara .et sebagai identitas digital internasionalnya.
Pengertian Kode +251 dan Negara yang Menggunakannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711348/original/005426800_1782792310-12523029980068804333.jpeg)
Untuk menjawab pertanyaan +251 negara mana, perlu dipahami terlebih dahulu konsep kode negara dalam sistem telekomunikasi global. Kode negara telepon pada mulanya diperkenalkan dan disebut sebagai "Kode Internasional" pada tahun 1960 oleh Komite Konsultatif Telegraf dan Telepon Internasional (CCITT), dan didefinisikan oleh ITU dalam standar E.123 dan E.164.
Kode negara Ethiopia, +251, berfungsi sebagai pengenal global yang mengarahkan panggilan internasional ke jaringan telekomunikasi Ethiopia yang tepat, serta memastikan koneksi yang lancar ke telepon seluler maupun telepon tetap di seluruh wilayah Ethiopia. Tanpa kode ini, panggilan dari luar negeri tidak akan tersambung dengan benar ke penerima di Ethiopia.
ITU memberikan kode panggilan unik untuk setiap negara yang diawali dengan tanda plus untuk mengidentifikasi lokasinya di jaringan global, dan sistem ini dirancang dengan mempertimbangkan wilayah geografis sehingga digit pertama sering mencerminkan benua atau kawasan luas tertentu. Kode +251 termasuk dalam Zona 2 yang mencakup seluruh benua Afrika. Zona penomoran ini terdiri dari sembilan zona, yakni Zona 1 untuk Amerika Utara, Zona 2 untuk Afrika, Zona 3 dan 4 untuk Eropa, Zona 5 untuk Amerika Selatan, Zona 6 untuk Oseania dan Asia Tenggara, Zona 7 untuk Rusia, Zona 8 untuk Asia Timur, dan Zona 9 untuk Asia Selatan dan Barat.
Dr. Hamadoun Touré, mantan Sekretaris Jenderal ITU, dikutip dari Roshan Acharya Blog menyatakan, "Kode negara mungkin tampak seperti hal kecil, tetapi ia merupakan penanda nyata dari kedaulatan dan kemerdekaan."
Baca juga: 234 Kode Negara Mana? Simak Penjelasannya
Advertisement
Sejarah Sistem Kode Telepon Internasional dan Posisi Ethiopia di Zona 2
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711349/original/023056800_1782792310-mayns82-flag-1040596_1920.jpg)
Kisah kode panggilan internasional bermula di era 1960-an, ketika International Telecommunication Union (ITU) menerbitkan daftar kode panggilan internasional pertama yang diberi nama "Red Book," dan sistem awal ini memberikan kode dua digit untuk sebagian besar negara-negara Eropa. Pada tahap awal, hanya negara-negara besar yang memperoleh kode dua digit.
Seiring pertumbuhan komunikasi internasional, kebutuhan akan sistem yang lebih komprehensif pun muncul sehingga "Blue Book" tahun 1964 memperkenalkan kode zona yang membagi dunia menjadi sembilan kawasan. Negara-negara besar memperoleh kode dua digit mulai tahun 1960, kemudian sejak 1964, negara-negara yang lebih kecil mendapatkan kode tiga digit, dan praktik ini berlanjut sejak dekade 1980-an.
Posisi Ethiopia dengan kode +251 berada di Zona 2, berdampingan dengan negara-negara Afrika lainnya. Sebagaimana dikutip dari Wikipedia, negara-negara yang berdekatan dengan Ethiopia juga memiliki kode di rentang 250-an, seperti Rwanda (+250), Somalia (+252), Djibouti (+253), Kenya (+254), dan Tanzania (+255). Pola penomoran ini mencerminkan kedekatan geografis di kawasan Afrika Timur.
ITU menciptakan sistem di mana setiap negara atau kelompok negara diberikan awalan numerik yang unik, dan ketika kode-kode ini pertama kali didistribusikan, mereka mencerminkan lanskap politik dan teknologi era Perang Dingin. Sistem ini tidak bersifat statis; ketika negara-negara baru terbentuk setelah dekolonisasi atau runtuhnya Uni Soviet, kode-kode baru pun diberikan.
Baca juga: 205 Nama Negara di Dunia Beserta Ibukotanya
Cara Menelepon ke Ethiopia dengan Kode +251 dari Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711350/original/053858700_1782792310-1918469744744408675.jpeg)
Memahami +251 negara mana saja tidak cukup tanpa mengetahui cara menggunakannya untuk berkomunikasi. Mengacu pada Talk360, berikut langkah-langkah menelepon Ethiopia dari Indonesia secara benar:
- Tekan kode akses internasional. Dari Indonesia, gunakan kode akses internasional resmi yang berlaku seperti 001, 007, atau 008, atau cukup tekan dan tahan tombol 0 pada ponsel hingga muncul tanda + (plus).
- Masukkan kode negara Ethiopia. Tekan +251 setelah kode akses internasional negara Anda.
- Hilangkan angka nol di awal nomor lokal. Hapus angka nol pertama dari nomor Ethiopia sehingga format lokal 091 234 5678 menjadi +251 91 234 5678 secara internasional.
- Masukkan nomor area atau kode operator seluler. Kode area biasanya terdiri dari dua digit, sementara nomor pelanggan biasanya memiliki tujuh digit, misalnya nomor telepon di Addis Ababa dapat terlihat seperti +251 11 1234567.
- Pastikan total digit benar. Setelah kode negara +251, nomor telepon Ethiopia harus terdiri dari 9 digit yang terbagi menjadi prefiks 2 digit dan nomor pelanggan 7 digit.
- Perhatikan zona waktu. Jadwalkan panggilan selama jam kerja dalam zona waktu UTC+3 untuk mendapatkan tingkat jawaban yang lebih baik.
Baca juga: Cara Kirim Pesan WhatsApp Tanpa Simpan Nomor Kontak
Perlu diketahui bahwa format panggilan domestik di dalam Ethiopia berbeda. Untuk panggilan domestik di dalam Ethiopia, pengguna harus menekan angka "0" di awal nomor tujuan, diikuti kode area/operator dan nomor pelanggan secara langsung. Saat ini terdapat tiga operator seluler utama di Ethiopia. Setelah sekian lama dimonopoli oleh Ethio Telecom, Ethiopian Communications Authority (ECA) memberikan lisensi swasta pertama kepada Safaricom Ethiopia pada 2021 yang meluncurkan layanannya pada 2022, diikuti oleh pemberian lisensi operator swasta ketiga guna memperluas persaingan pasar di negara tersebut.
Advertisement
Sejarah Telekomunikasi Ethiopia: dari Masa Kerajaan hingga Era Digital
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711351/original/085719300_1782792312-abenezer-shewaga-WMB-Fb5LHeg-unsplash.jpg)
Ethiopia memiliki sejarah telekomunikasi yang sangat panjang dan menarik, jauh sebelum kode +251 ditetapkan secara resmi. Jalur telegraf pertama di Ethiopia dibangun pada tahun 1897–1899 antara kota Harar dan ibu kota Addis Ababa, kemudian diperluas pada tahun 1904 dengan jalur yang membentang dari Addis Ababa melalui Tigray ke Eritrea dan Massawa.
Telepon pertama dibawa oleh Ras Makonnen dari Italia pada tahun 1890, yang menghubungkan Istana dengan Perbendaharaan Kekaisaran; suara tanpa tubuh dari perangkat tersebut membuat para pendeta lokal ketakutan karena menganggapnya sebagai pekerjaan setan, namun Kaisar Menelik II menanggapi protes mereka dengan rasa tak acuh dan kemudian menggunakan telepon untuk memberikan perintah kepada para gubernur provinsinya. Kisah unik ini menunjukkan betapa revolusionernya teknologi telepon pada masa itu.
Berdasarkan laporan U.S. International Trade Administration, perkembangan sektor telekomunikasi Ethiopia terbagi dalam beberapa fase penting:
- 1894–1952: Layanan telekomunikasi di Ethiopia bermula pada tahun 1894 ketika Kaisar Menelik II memperkenalkan teknologi telepon ke negara tersebut, sementara perintis sesungguhnya adalah sepupunya, Ras Makonnen, yang membawa perangkat telepon dari Italia pada tahun 1889.
- 1952: Dengan proklamasi No. 131/52, Imperial Board of Telecommunications (IBTE) didirikan untuk memperluas dan menyediakan layanan telekomunikasi.
- 1996: Regulasi 10/1996 mengorganisasi Ethiopian Telecommunications Corporation (ETC) untuk mengoperasikan layanan telekomunikasi, dan pada tahun yang sama proklamasi 49/1996 mendirikan badan regulasi terpisah, yakni Ethiopian Telecommunication Agency (ETA).
- 2005: Rencana panggilan Ethiopia berubah pada 17 September 2005, di mana kode kota berubah dari dua digit menjadi tiga digit.
- 2010: Pemerintah Ethiopia akhirnya meresmikan perubahan nama ETC menjadi Ethio Telecom pada November 2010.
- 2019–2022: Sejak 2018, pemerintah Ethiopia mulai mengambil langkah untuk meliberalisasi sektor telekomunikasi; pada 2019, didirikan Ethiopian Communication Authority (ECA), dan monopoli telekomunikasi Ethiopia berakhir pada 2021 ketika ECA memberikan lisensi operator swasta pertama kepada Safaricom Ethiopia.
- 2023: Pada September 2023, Ethio Telecom meluncurkan jaringan 5G komersial pertama di negara tersebut.
Terkait perkembangan pasar, seorang analis dari Omdia bernama Njue, dikutip dari Connecting Africa menyatakan, "Baik Ethio Telecom maupun Safaricom telah melakukan peningkatan dan perluasan jaringan besar-besaran dengan fokus pada 3G dan 4G, untuk memenuhi permintaan layanan broadband seluler yang terus meningkat."
Baca juga: 205 Nama-nama Negara dari A sampai Z Beserta Ibu Kotanya
Waspada Penipuan dari Nomor Berawalan +251
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413861/original/080896700_1763205061-scam_1.jpg)
Selain mengetahui +251 negara mana, penting pula untuk memahami risiko penipuan yang kerap dikaitkan dengan kode negara ini. Beberapa tahun terakhir, penipuan melalui panggilan dan pesan dari nomor internasional yang tidak dikenal semakin marak terjadi.
Sebagaimana dilaporkan The Times of India, banyak pengguna WhatsApp yang menerima panggilan dari nomor-nomor internasional yang tidak dikenal. Sebagian besar panggilan ini berasal dari nomor telepon yang diawali dengan +62 (Indonesia), +254 (Kenya), +251 (Ethiopia), dan +60 (Malaysia). Panggilan WhatsApp semacam ini berbahaya dan disarankan agar pengguna tidak menjawabnya, karena jika Anda menerima panggilan seperti itu, kemungkinan besar Anda sedang menjadi target penipu.
Berikut sejumlah modus penipuan yang kerap menggunakan nomor berawalan +251:
- Penawaran pekerjaan palsu. Penipu menawarkan pekerjaan paruh waktu yang menjanjikan penghasilan besar dengan usaha minimal, misalnya menyukai video YouTube atau memberikan ulasan produk.
- Panggilan satu dering (one-ring scam). Panggilan singkat dirancang agar korban menelepon balik ke nomor premium internasional yang membebankan tarif tinggi.
- Phishing melalui pesan. Pesan berisi tautan berbahaya yang mengarahkan korban ke situs palsu untuk mencuri data pribadi atau meretas akun.
- Penipuan investasi. Tawaran investasi dengan imbal hasil fantastis yang awalnya memberikan keuntungan kecil untuk membangun kepercayaan, lalu meminta korban menyetor uang lebih besar.
- Spoofing identitas. Penipu memalsukan identitas perusahaan atau institusi resmi untuk memanipulasi korban agar memberikan informasi sensitif.
- Penipuan asmara (romance scam). Pelaku membangun hubungan emosional dengan korban secara daring sebelum meminta uang dengan berbagai dalih.
Mengutip My Country Mobile, "Selalu berhati-hatilah, waspada terhadap panggilan yang tidak diminta dan meminta informasi pribadi, terutama jika panggilan tersebut tampak berasal dari awalan +251 Ethiopia, serta verifikasi identitas penelepon sebelum membagikan data sensitif melalui telepon."
Baca juga: 8 Cara Melacak Nomor HP Lewat Internet
Advertisement
Daftar Kode Area Utama dan Format Nomor di Ethiopia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711352/original/093182600_1782792313-yohannes-minas-HwSUIdYsycQ-unsplash.jpg)
Bagi Anda yang perlu menghubungi kontak di Ethiopia, mengetahui kode area wilayah tujuan sangat penting untuk memastikan panggilan tersambung. Ethiopian Telecommunications Agency (ETA) mengumumkan Rencana Penomoran Nasional (NNP) baru untuk layanan telekomunikasi melalui komunikasi tanggal 12 September 2005. Berikut daftar kode area utama di Ethiopia setelah pembaruan tersebut:
| Wilayah/Kota | Kode Area | Format Internasional |
|---|---|---|
| Addis Ababa | 011 | +251 11 XXX XXXX |
| Nazareth (Adama) / Tenggara | 022 | +251 22 XXX XXXX |
| Dessie / Timur Laut | 033 | +251 33 XXX XXXX |
| Mekele / Utara | 034 | +251 34 XXX XXXX |
| Dire Dawa / Timur | 025 | +251 25 XXX XXXX |
| Hawassa / Selatan | 046 | +251 46 XXX XXXX |
| Jimma / Barat Daya | 047 | +251 47 XXX XXXX |
| Nekemte / Barat | 057 | +251 57 XXX XXXX |
| Gonder / Barat Laut | 058 | +251 58 XXX XXXX |
Selain nomor telepon tetap, Ethiopia juga memiliki format khusus untuk nomor seluler. Dilansir dari Wikipedia, nomor seluler di Ethiopia dimulai dengan awalan 9 untuk Ethio Telecom dan 7 untuk Safaricom, serta pada Juni 2018 pemerintah Ethiopia mengumumkan rencana liberalisasi sektor telekomunikasi untuk memungkinkan investasi swasta domestik dan asing.
Pertumbuhan sektor telekomunikasi Ethiopia dalam beberapa tahun terakhir cukup mengesankan. Dalam lima tahun terakhir, Ethiopia telah membuat kemajuan signifikan dalam meliberalisasi pasar telekomunikasinya; tingkat penetrasi seluler negara tersebut meningkat dari 36,7% pada kuartal pertama 2019 menjadi 61,4% pada kuartal pertama 2024, dan pangsa gabungan langganan 3G serta 4G tumbuh dari 16,6% menjadi 61,3% pada periode yang sama.
Baca juga: Negara Termaju di Dunia: Daftar Lengkap dan Peringkat Terbaru
Format nomor telepon Ethiopia yang perlu diingat ketika menghubungi negara dengan kode +251 ini adalah sebagai berikut. Format yang benar untuk nomor telepon Ethiopia adalah +251 diikuti oleh nomor lokal 9 digit, misalnya +251-9XX-XXXXXX. Namun, tidak semua nomor Ethiopia mengikuti format yang sama; sementara sebagian besar berjumlah 9 digit, nomor bebas pulsa dan nomor layanan khusus mungkin memiliki format yang berbeda.
Baca juga: Negara Terkecil di Dunia: Daftar Lengkap dan Fakta Unik
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kode +251 Negara Mana
1. Apakah +251 adalah kode negara Ethiopia?
Ya, kode negara +251 adalah milik Ethiopia. Kode ini berfungsi sebagai pengenal global yang mengarahkan panggilan internasional ke jaringan telekomunikasi Ethiopia. Setiap negara memiliki kode telepon unik yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU), dan Ethiopia mendapatkan kode tiga digit yang termasuk dalam Zona 2 untuk benua Afrika.
2. Bagaimana cara menelepon Ethiopia dari Indonesia?
Untuk menelepon Ethiopia dari luar negeri, Anda perlu menekan kode akses internasional negara Anda, diikuti +251, lalu nomor lokal Ethiopia tanpa angka nol di depan. Dari Indonesia, formatnya adalah 001 + 251 + nomor lokal (tanpa angka 0 di depan), atau cukup tekan +251 diikuti nomor tujuan pada ponsel. Pastikan seluruh nomor tidak melebihi 15 digit.
3. Apa yang harus dilakukan jika menerima panggilan dari nomor +251 yang tidak dikenal?
Jika menerima panggilan atau pesan dari nomor +251 yang tidak dikenal, sebaiknya jangan langsung menjawab atau menelepon balik. Kode negara +251 kerap disalahgunakan oleh penipu yang menawarkan pekerjaan palsu atau meminta data pribadi. Blokir nomor tersebut dan laporkan sebagai spam pada aplikasi yang Anda gunakan agar keamanan akun tetap terjaga.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3923527/original/036149100_1782440271-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_09.15.29.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672296/original/078893500_1782711752-JNASeCnZ0XqHTbEnJOpIL1NwOcWy5tTu1OvtXJ1J.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3864017/original/044019100_1738389296-1596670441577.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710895/original/021994300_1782791264-5591672762776854595.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672291/original/052896800_1782711751-iGiAmQl8txbJppUlQ2g4SXisRH6ytWNnfDYO3fr1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672372/original/053271400_1782711836-seiG52l6i6g7YeYCmCIRTjZWqWXclXIGy7KZchTB.jpg)