Liputan6.com, Washington D.C - Penggunaan alkohol, nikotin, dan mariyuana di kalangan remaja Amerika Serikat tercatat berada pada level terendah sepanjang sejarah, berdasarkan hasil survei nasional yang dirilis Rabu (17/12/2025).
Namun, laporan yang sama juga menyoroti tingginya konsumsi minuman energi serta kenaikan kecil namun mengkhawatirkan dalam penggunaan heroin dan kokain, dikutip dari laman Japan Today, Jumat (19/12).
Survei menunjukkan mayoritas remaja kini menjauhi zat adiktif yang selama puluhan tahun identik dengan masa remaja. Sebanyak dua pertiga siswa kelas 12 mengaku tidak mengonsumsi alkohol, mariyuana, rokok, maupun rokok elektrik dalam 30 hari terakhir.
Advertisement
Angka ini melonjak tajam dibandingkan sekitar 30 tahun lalu, ketika proporsinya hanya mendekati sepertiga.
Tren serupa terlihat pada kelompok usia yang lebih muda. Di kalangan siswa kelas 10, sebanyak 82% menyatakan tidak menggunakan zat-zat tersebut dalam sebulan terakhir. Sementara itu, 91% siswa kelas 8 juga melaporkan hal yang sama. Kedua angka tersebut merupakan rekor tertinggi sejak survei ini dilakukan.
Penurunan penggunaan zat terlarang ini sejalan dengan temuan survei lain yang mencatat menurunnya aktivitas seksual remaja. Para peneliti menilai perubahan pola interaksi sosial—yang kini banyak terjadi secara daring melalui ponsel pintar dan media sosial—menjadi salah satu faktor utama.
“Koneksi daring tidak menciptakan peluang yang sama untuk bereksperimen dengan seks, alkohol, atau ganja seperti interaksi tatap muka tanpa pengawasan,” kata Laura Lindberg, profesor Universitas Rutgers yang meneliti perilaku remaja.
Douglas Smith, peneliti dari Universitas Illinois, menambahkan bahwa generasi sebelumnya lebih sering bersosialisasi secara fisik, seperti menghadiri pesta tanpa pengawasan orang tua.
“Kini remaja dapat mempertahankan kehidupan sosial mereka di ruang virtual tanpa harus melibatkan alkohol atau narkoba,” ujarnya.
Data tersebut berasal dari survei Monitoring the Future yang didanai pemerintah federal dan dikelola oleh Universitas Michigan. Survei tahunan ini telah berlangsung sejak 1975 dan menjadi salah satu rujukan utama nasional terkait penyalahgunaan zat di kalangan remaja. Temuan tahun ini didasarkan pada respons sekitar 24.000 siswa kelas 8, 10, dan 12 dari berbagai sekolah di seluruh Amerika Serikat, yang dikumpulkan antara Februari hingga Juni 2025.
Penurunan dalam Beberapa Dekade Terakhir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3227338/original/029091900_1599115785-drugs-2793133_1920.jpg)
Secara historis, penggunaan narkoba remaja memang telah menurun selama beberapa dekade dan sempat anjlok tajam pada awal pandemi COVID-19, ketika sekolah ditutup dan aktivitas sosial dibatasi. Meski para ahli sempat memperkirakan akan terjadi lonjakan kembali setelah pembatasan dilonggarkan, data terbaru menunjukkan tren rendah tersebut bertahan.
Namun, survei juga mencatat konsumsi minuman energi tetap tinggi. Konsumsi harian dilaporkan oleh 23% siswa kelas 12, 20% siswa kelas 10, dan 18% siswa kelas 8.
Yang paling menjadi perhatian adalah kenaikan penggunaan heroin dan kokain, meski masih pada tingkat rendah. Penggunaan heroin dalam 12 bulan terakhir di kalangan siswa kelas 12 meningkat menjadi 0,9% pada 2025, dari 0,2% pada tahun sebelumnya. Di kelas 10, angkanya naik menjadi 0,5% dari 0,1%, sementara di kelas 8 meningkat menjadi 0,5% dari 0,2%.
Penggunaan kokain tercatat stabil di kelas 10, tetapi meningkat di kelas 8 menjadi 0,6% dan di kelas 12 menjadi 1,4%.
Ketua tim survei Universitas Michigan, Richard Miech, menegaskan bahwa angka penggunaan heroin dan kokain masih jauh di bawah tingkat beberapa dekade lalu. Namun, ia mengingatkan bahwa tren kenaikan tersebut perlu dipantau secara ketat.
Para ahli menilai tidak ada satu faktor tunggal yang menjelaskan perubahan besar dalam perilaku remaja. Upaya pembatasan rokok elektrik, kebijakan pajak, hingga menurunnya kebiasaan mengemudi di kalangan remaja turut disebut berperan.
“Kehidupan remaja semakin kompleks, dan perubahan ini merupakan hasil dari banyak faktor yang saling terkait,” ujar Lindberg.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2400754/original/088923100_1541419815-Bendera_AS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929500/original/046322400_1782959691-bos1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782674/original/016797500_1782894223-message-editor-1612216095818-ussgraybackregulusiimissile.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2771675/original/012393800_1554627541-Bendera_Iran__Atta_Kenare_AFP_PHOTO_.jpg)