Liputan6.com, Jakarta - Memilih ide teras rumah sederhana dengan tanaman perdu yang tahan panas bisa menjadi solusi untuk menciptakan hunian yang lebih nyaman sekaligus menarik. Perpaduan desain teras minimalis dengan tanaman perdu tidak hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi juga membantu mengurangi kesan panas pada area depan rumah.
Di negara beriklim tropis seperti Indonesia, teras sering menjadi area yang terpapar sinar matahari hampir sepanjang hari. Karena itu, pemilihan desain serta jenis tanaman menjadi faktor penting agar teras tetap nyaman digunakan untuk bersantai maupun menerima tamu.
Tanaman perdu menjadi salah satu pilihan terbaik karena memiliki tajuk yang rimbun, mudah dirawat, dan sebagian besar mampu bertahan di bawah paparan sinar matahari langsung. Dengan penataan yang tepat, teras sederhana pun bisa terlihat lebih elegan sekaligus terasa lebih teduh. Berikut ulasan Liputan6.com, Kamis (2/7/2026).
Advertisement
1. Teras Minimalis Bernuansa Abu-Abu dengan Bougenville
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958788/original/028060100_1782975286-tanaman_peneduh_teras_1a.jpeg)
Konsep pertama mengusung teras minimalis dengan dominasi warna abu-abu muda dan putih yang memberikan kesan modern sekaligus bersih. Warna netral tersebut dapat dipadukan dengan pintu berwarna hitam atau cokelat kayu agar tampil lebih elegan.
Sebagai pelengkap, tanam bougenville di sisi kanan dan kiri teras. Bougenville dikenal sebagai tanaman perdu tahan panas yang mampu berbunga hampir sepanjang tahun apabila memperoleh sinar matahari penuh.
Warna bunganya yang beragam, mulai dari merah, ungu, putih hingga oranye, mampu menjadi focal point yang mempercantik tampilan rumah. Selain itu, bougenville tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering sehingga cocok bagi pemilik rumah yang memiliki aktivitas padat.
Lampu dinding bergaya minimalis juga dapat dipasang agar tampilan teras tetap menarik pada malam hari.
Advertisement
2. Teras Bergaya Japandi dengan Tanaman Soka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958790/original/037332100_1782975286-tanaman_peneduh_teras_2a.jpeg)
Gaya Japandi menggabungkan kesederhanaan desain Jepang dengan kehangatan interior khas Skandinavia. Teras ini identik dengan penggunaan lantai kayu, furnitur berbahan kayu alami, serta warna-warna netral seperti krem dan putih.
Agar tampil lebih hidup, tanam bunga soka di sepanjang sisi teras atau gunakan pot berukuran sedang yang disusun rapi.
Soka memiliki bunga kecil yang tumbuh bergerombol dengan warna merah, kuning, maupun merah muda. Bentuk semaknya yang padat membuat tanaman ini mampu membingkai area teras secara alami.
Selain memberikan aksen warna, soka juga membantu menciptakan suasana yang lebih segar tanpa memerlukan perawatan rumit.
3. Teras Modern Kontemporer dengan Kembang Sepatu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958793/original/045085000_1782975286-tanaman_peneduh_teras_3.jpeg)
Konsep modern kontemporer cocok diterapkan pada rumah minimalis masa kini. Perpaduan warna hitam, beige, dan cokelat kayu menghasilkan tampilan yang elegan tanpa terlihat berlebihan.
Di bagian sudut teras, tanam kembang sepatu sebagai aksen utama. Tanaman perdu ini memiliki bunga berukuran besar dengan warna yang mencolok seperti merah, kuning, merah muda, maupun oranye.
Daunnya yang cukup lebat membantu memberikan efek teduh di sekitar teras, sementara bunganya menghadirkan nuansa tropis yang menawan.
Kombinasikan dengan meja kecil serta kursi santai agar teras menjadi tempat favorit untuk menikmati kopi pada pagi maupun sore hari.
Advertisement
4. Teras Skandinavia dengan Lavender dan Rosemary
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958795/original/051902400_1782975286-tanaman_peneduh_teras_4a.jpeg)
Gaya Skandinavia identik dengan warna putih, pencahayaan alami, serta penggunaan material kayu. Desain ini sangat cocok dipadukan dengan tanaman herbal yang juga memiliki nilai estetika tinggi.
Lavender dapat ditempatkan pada pot berwarna putih atau abu-abu muda. Selain bunganya yang cantik berwarna ungu, tanaman ini dikenal memiliki aroma khas yang membantu mengurangi keberadaan nyamuk di sekitar rumah.
Sementara itu, rosemary bisa diletakkan berdekatan dengan lavender sebagai pelengkap. Bentuk daunnya yang ramping memberikan tekstur berbeda pada taman kecil di teras.
Keduanya termasuk tanaman perdu yang tahan terhadap panas sehingga cocok diletakkan pada area yang mendapatkan sinar matahari langsung selama beberapa jam setiap hari.
Apabila Anda sedang mencari ide teras rumah sederhana dengan tanaman perdi yang tahan panas, perpaduan gaya Skandinavia dengan lavender dan rosemary menjadi pilihan menarik karena tampil sederhana sekaligus fungsional.
5. Teras Nuansa Taman Asri dengan Puring
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958798/original/059120700_1782975286-tanaman_peneduh_teras_5.jpeg)
Bagi pencinta tanaman berdaun eksotis, puring atau croton dapat menjadi pilihan utama.
Berbeda dengan tanaman berbunga, daya tarik puring terletak pada warna daunnya yang memadukan hijau, kuning, jingga, merah, hingga ungu dalam satu tanaman.
Tanaman ini sangat cocok ditanam pada pot besar yang ditempatkan di beberapa sudut teras. Kehadirannya membuat area depan rumah tampak lebih hidup tanpa harus bergantung pada bunga.
Padukan dengan lantai berwarna krem, kursi rotan, serta beberapa batu alam agar suasana taman terasa lebih alami.
Karena mampu bertahan pada cuaca panas, puring menjadi salah satu tanaman perdu favorit untuk menghiasi rumah-rumah tropis.
Advertisement
6. Teras Rustic dengan Lantana sebagai Pembatas Alami
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958799/original/066388500_1782975286-tanaman_peneduh_teras_6.jpeg)
Konsep rustic selalu identik dengan material alami seperti kayu, rotan, dan batu alam.
Gunakan lantai kayu atau keramik bermotif kayu, kemudian tambahkan kursi rotan sederhana untuk menciptakan suasana hangat.
Sebagai pelengkap, tanam lantana di sepanjang tepian teras.
Tanaman perdu ini menghasilkan bunga kecil berwarna-warni yang dapat berubah warna seiring waktu. Dalam satu rumpun, bunga lantana dapat menampilkan perpaduan merah, kuning, oranye, hingga ungu sehingga tampil sangat menarik.
Selain tahan panas dan minim perawatan, bentuk semaknya juga dapat dimanfaatkan sebagai pembatas alami antara teras dan halaman depan.
Konsep ini cocok diterapkan pada rumah berukuran kecil maupun sedang karena mampu memberikan kesan hijau tanpa membutuhkan lahan yang luas.
Mengapa Tanaman Perdu Cocok untuk Area Teras?
Tanaman perdu merupakan tanaman berkayu dengan tinggi sekitar 0,5 hingga 3 meter yang memiliki banyak percabangan dari bagian bawah sehingga membentuk semak yang rimbun. Karakter tersebut membuatnya ideal sebagai penghias teras sekaligus membantu menciptakan suasana yang lebih sejuk.
Selain mudah dirawat, banyak tanaman perdu yang tahan terhadap cuaca panas sehingga cocok ditempatkan di area terbuka. Daunnya yang lebat mampu membantu mengurangi pantulan panas dari lantai maupun dinding, sementara bunga-bunganya memberikan sentuhan warna yang membuat fasad rumah semakin hidup.
Apabila dipadukan dengan konsep teras minimalis, tanaman perdu dapat menjadi elemen penyeimbang yang menghadirkan nuansa alami tanpa membuat area terasa penuh.
Tips Menata Teras agar Terlihat Sejuk dan Elegan
Selain memilih tanaman yang tepat, ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar teras semakin nyaman digunakan.
- Gunakan warna netral seperti putih, krem, abu-abu, atau beige agar teras terasa lebih luas.
- Pilih furnitur outdoor berbahan kayu, rotan sintetis, atau besi yang tahan terhadap cuaca.
- Hindari dekorasi berlebihan supaya teras tetap terlihat rapi dan lapang.
- Kombinasikan beberapa jenis tanaman perdu dengan tinggi yang berbeda agar tampil lebih dinamis.
- Gunakan pot berwarna senada untuk menciptakan kesan harmonis.
- Pastikan sirkulasi udara tetap baik dengan tidak memenuhi seluruh area teras menggunakan tanaman.
Dengan penataan yang tepat, tanaman perdu tidak hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi juga membantu menghadirkan suasana yang lebih teduh dan nyaman sepanjang hari.
Tanya Jawab Seputar Tanaman Perdu
1. Apa yang dimaksud dengan tanaman perdu?
Tanaman perdu adalah tanaman berkayu dengan tinggi sekitar 0,5 hingga 3 meter yang memiliki banyak cabang sejak bagian bawah batang sehingga membentuk semak yang rimbun.
2. Apakah semua tanaman perdu tahan panas?
Tidak semuanya. Namun beberapa jenis seperti bougenville, soka, puring, kembang sepatu, rosemary, lavender, dan lantana dikenal memiliki daya tahan yang baik terhadap paparan sinar matahari.
3. Apakah tanaman perdu cocok ditanam di dalam pot?
Ya. Sebagian besar tanaman perdu dapat tumbuh dengan baik di dalam pot selama ukuran pot memadai, media tanam subur, dan memperoleh sinar matahari sesuai kebutuhannya.
4. Seberapa sering tanaman perdu perlu disiram?
Umumnya cukup satu kali sehari pada musim kemarau. Saat musim hujan, penyiraman dapat dikurangi sesuai kondisi kelembapan media tanam.
5. Tanaman perdu apa yang paling mudah dirawat untuk pemula?
Bougenville, puring, soka, dan lantana merupakan beberapa pilihan terbaik karena tahan panas, tidak membutuhkan banyak air, serta memiliki pertumbuhan yang relatif mudah.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958786/original/017476200_1782975286-tanaman_peneduh_teras_4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8964141/original/049996200_1782977744-Menabung_Uang_Rupiah_di_Rumah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4392354/original/038664200_1681288233-mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8987051/original/046949300_1782988533-Untitled9.jpg)