Misteri Kematian Anna Le: Mahasiswi Universitas Yale yang Dibunuh Sepekan Sebelum Menikah

Bagaimana kronologi kejadian yang menggemparkan ini?

Diterbitkan 26 November 2025, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington, D.C - Mahasiswi Yale di Amerika Serikat yang tengah mengejar gelar doktor menghadapi nasib tragis sebelum pernikahannya. Annie Le dibunuh di laboratorium Yale di New Haven, empat hari sebelum hari bahagiannya, tetapi tidak ada yang tahu motif dibalik kematian tragisnya hingga kini.

Annie (24) menghilang tanpa jejak dan hanya meninggalkan CCTV yang menunjukkan bahwa ia memasuki laboratorium pukul 10.00 pagi pada 8 September 2009.

Bahkan, barang-barangnya masih tertinggal di tempat, seperti tas, kartu kredit, dan buku catatannya. Namun, tepat pada hari pernikahannya, ia ditemukan tewas dengan tubuh yang hancur dan terbalik menempel di dalam dinding laboratorium, dilansir dari Mirror, Rabu (26/11/2025).

Mencari Keberadaan Annie 

Kehilangannya saat itu diketahui oleh salah satu dari lima teman sekamar di apartemen. Polisi pun datang dan mulai melakukan pencarian dengan petunjuk dari pakaian berlumuran darah di langit-langit laboratorium pada tanggal 12 September.

Kemudian, disusul dengan bau mayat menyengat, hingga jenazahnya ditemukan pada pukul 17.00, tepat pada 13 September 2009 di hari pernikahannya, menurut laporan Yale Daily News.

Dari hasil penyelidikan, Annie meninggal akibat sesak napas traumatis karena kompresi leher, rahang patah, dan cedera tulang selangka. Tidak hanya itu, ia juga menjadi korban kekerasan seksual.

Sampel DNA dari TKP mengarah langsung kepada Ray Clark pada 17 September, seorang teknisi laboratorium yang sangat dikenal oleh mahasiswa.

Sebelumnya, Clark sempat mengirim email kepada Annie yang isinya keluhan tentang kondisi kandang tikus yang kotor. Dari kesaksiannya ini, ia akhirnya mengaku bersalah atas kejahatannya dan dijatuhi 44 tahun penjara, dengan kemungkinan akan berusia hampir 70 tahun saat bebas.

 

Pelaku Tertangkap

Ia ditangkap dan didakwa atas pembunuhan Annie, di mana bukti-buktinya sangat kuat mengarahnya. Bahkan Clark mengakui kejahatannya dan berkata kepada New Haven Resgister yang memberikan pernyataan mengenai perbuatannya.

"Saya sendiri yang bertanggung atas kematian Annie Le dan menyebabkan kesedihan yang luar biasa bagi semua orang yang mencintai dan peduli bagi Annie," ucapnya.

Akhir hidupnya yang menyedihkan ini telah menghadirkan luka dan kesedihan mendalam bagi orang-orang terdekat. Reputasi dan prestasi yang gemilang saat masa mudanya harus terhenti, meninggalkan calon suami, Jonatthan Widawsky, yang merasa terpukul dengan tragedi ini.