Panas Ekstrem di AS, Penggunaan AC Dongkrak Harga Listrik

Gelombang panas ekstrem landa AS jelang libur 4 Juli. Penggunaan AC yang melonjak bikin harga grosir listrik siap pakai di New York meroket hingga 101%.

Diterbitkan 03 Juli 2026, 17:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cuaca panas ekstrem melanda wilayah tengah dan timur Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan akan terus berlanjut hingga libur akhir pekan, Hari Kemerdekaan (Independence Day) pada 4 Juli 2026. Situasi ini mulai menekan pasar energi dan sektor transportasi.

Menurut Badan Layanan Cuaca Nasional (National Weather Service/NWS), suhu udara diperkirakan melonjak hingga 40,5 derajat Celsius. Angka ini berpotensi memecahkan rekor suhu harian, bulanan, bahkan rekor tertinggi sepanjang masa.

Mengutip laman CNBC, Jumat (3/7/2026), NWS juga memperingatkan bahwa kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit akibat cuaca panas, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan dan mereka yang tidak memiliki fasilitas pendingin ruangan yang memadai.

Gelombang panas ini berisiko membebani jaringan listrik AS dan berpotensi memaksa sebagian warga untuk membatalkan, menunda, atau mengubah rencana mereka di salah satu minggu perjalanan tersibuk tahun ini.

Berdasarkan data dari Badan Informasi Energi AS (EIA) pada hari Kamis waktu setempat, harga grosir listrik siap pakai (spot) melonjak lebih dari 243% di New England dan 101% di New York City. Kenaikan harga listrik juga terjadi di wilayah Midwest sebesar hampir 55% dan wilayah Mid-Atlantic sebesar 45,6%.

Harga grosir listrik (wholesale electricity price) di Amerika Serikat adalah harga jual listrik dalam jumlah besar dari perusahaan pembangkit listrik kepada perusahaan utilitas, perusahaan ritel listrik, atau pembeli industri besar, sebelum listrik tersebut dijual ke rumah tangga atau bisnis.

Lonjakan harga listrik ini dipicu oleh tingginya penggunaan pendingin ruangan (AC). NWS menambahkan bahwa tingkat kelembapan yang sangat tinggi akan membuat cuaca terasa jauh lebih terik.

Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, mengimbau warganya pada hari Kamis untuk membantu mengurangi beban jaringan listrik negara bagian. Ia meminta warga mengatur suhu AC di angka 25,5 derajat Celsius (78 derajat Fahrenheit), mematikan alat elektronik yang tidak terpakai, serta menunda penggunaan mesin pencuci piring atau mesin cuci baju hingga dini hari atau larut malam.

Imbauan agar Warga Tetap di Rumah

Zohran Mamdani juga mengimbau warga New York untuk tetap berada di dalam rumah demi menghindari cuaca panas yang menyengat.

Dalam kesempatan tersebut, ia sempat menanggapi pertanyaan seputar kabar pernikahan musisi Taylor Swift dan atlet Travis Kelce yang ramai diberitakan akan digelar di Madison Square Garden.

"Saran saya untuk seluruh warga New York adalah tetap di dalam ruangan dan jaga tubuh agar tetap sejuk. Jika kebetulan Anda menggelar pernikahan di Madison Square Garden, Anda tentu akan berada di dalam ruangan yang sejuk, dan menurut saya itu bisa menjadi contoh yang baik bagi kota ini secara luas," ujar Mamdani kepada wartawan.

Potensi Keterlambatan Perjalanan

Otoritas kereta api telah memperingatkan adanya potensi keterlambatan jadwal sepanjang akhir pekan ini. Pihak Amtrak menyatakan sejak awal pekan bahwa kereta mungkin harus melaju dengan kecepatan lebih rendah. Hal ini berpotensi memicu keterlambatan jadwal antara pukul 11.00–19.00 menjelang tanggal 4 Juli, akibat perkiraan suhu ekstrem di wilayah Timur Laut, Tenggara, dan Midwest.

Kereta New Jersey Transit yang menuju New York juga diperkirakan akan menghadapi keterlambatan dan pembatalan jadwal karena cuaca panas yang memengaruhi kinerja peralatan kerja.

Sementara itu, maskapai Delta Airlines telah mengeluarkan maklumat bahwa mereka akan membebaskan biaya perubahan jadwal bagi penerbangan yang melalui Bandara LaGuardia New York minggu ini akibat cuaca panas. Di sisi lain, Dinas Perhubungan Illinois turut memperingatkan para pengemudi untuk mewaspadai kerusakan jalan, mengingat permukaan aspal bisa melengkung akibat panas yang terlalu ekstrem.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6