Tren di Rusia, Remaja Ramai Pakai Wig Bulu Kemaluan Biar Terlihat Lebih Natural

Apa sebenarnya fungsi dari wig ini?

Diterbitkan 05 Oktober 2025, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Moskow - Fenomena unik tengah jadi sorotan publik di Rusia. Para wanita dikabarkan menghabiskan sebesar 20 ribu rubel atau sekitar Rp4 juta demi membeli wig khusus untuk ditempelkan ke area kemaluan agar terlihat lebih natural, tren ini terinspirasi dari gaya tahun 1990-an.

Menurut laporan media lokal, tren wig bulu kemaluan ini melonjak tajam dalam beberapa bulan terakhir, seiring maraknya tren "kembali ke alam" di kalangan muda Rusia, dilansir dari Oddity Central, Minggu (5/10/1015). 

Pria dan wanita muda ramai mencari wig tersebut di toko online khusus dan marketplace.

Alasan di balik tren ini cukup mengejutkan. Banyak yang ingin meniru gaya alami era 90-an tanpa harus menumbuhkan rambut sendiri.

Beberapa wanita sudah menjalani prosedur penghilangan rambut permanen, sementara yang lain tak ingin repot menghadapi rasa gatal saat rambut tumbuh. Wig pun dianggap jadi solusi praktis.

Saluran Telegram Mash News melaporkan bahwa harga wig ini bervariasi, mulai dari 600 rubel (Rp120 ribu) hingga 5 ribu rubel (Rp1 juta).

Namun, ada pula wig berbahan alami yang harganya bisa mencapai 20 ribu rubel (Rp4 juta).

Produsen wig menyebut bahwa perekat khusus yang digunakan untuk menempelkan wig aman untuk kulit dan area sensitif.

Sementara itu, media Moskva-24 melaporkan bahwa sejumlah klinik transplantasi rambut di Moskow kini mulai menerima permintaan untuk menumbuhkan kembali rambut di area kemaluan bagi mereka yang sudah melakukan penghilangan rambut permanen.