16 September 1978: Gempa Dahsyat Magnitudo 7,7 Guncang Iran, 11.000 Orang Tewas

Apa langkah yang diambil oleh otoritas di Iran usai gempa melanda negaranya?

Diterbitkan 16 September 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Teheran - Dikabarkan lebih dari 11.000 orang meninggal akibat guncangan gempa magnitudo 7,7 di wilayah tenggara Iran. Gempa yang berlangsung selama tiga menit ini merupakan guncangan terdahsyat tahun itu, terjadi pada pukul 19.38 waktu setempat.

Kota Tabas, berjarak sekitar 965 km dari Teheran, rata dengan tanah. Sebanyak 40 desa dalam radius 48 km dari titik gempa juga mengalami kerusakan parah, dilansir dari BBC, Selasa (16/9/2025).

Rumah-rumah berdinding lumpur hingga bangunan bata luluh lantak. Dari 13.000 penduduk Tabas, diperkirakan hanya 2.000 orang yang selamat.

 

Keganasan Gempa

Seorang saksi mata yang selamat menggambarkan kedahsyatan momen itu.

"Cukup satu guncangan dan kota itu berubah menjadi kuburan. Yang tersisa hanyalah mayat dengan tumpukan reruntuhan bangunan dan ratusan orang yang selamat dengan penuh kebingungan," ujarnya.

Laporan setempat menyebutkan semua dokter di Tabas ikut tewas. Lebih dari 700 tentara segera dikerahkan untuk membantu operasi penyelamatan. Tim medis, rumah sakit lapangan, bahan makanan, dan bantuan lain diterbangkan ke lokasi.

Pasokan air dan listrik terputus, sementara semua jalur komunikasi lumpuh. Air bersih terpaksa didatangkan dari Mashad, kota yang berjarak sembilan jam perjalanan darat.

Peringatan penyakit

Warga setempat berusaha menarik mayat dari reruntuhan dan membawa mereka ke pemakaman. Namun, petugas bantuan sudah mengingatkan potensi wabah penyakit dan infeksi jika penanganan tidak cepat dilakukan.

Para penyintas serta relawan di lokasi mendesak bantuan internasional segera dikirim.

Shah Iran, Mohammed Reza Pahlavi, menetapkan tiga hari berkabung nasional.

Gempa besar terakhir yang melanda Iran sebelumnya terjadi pada 1962, menewaskan sekitar 10.000 orang di kawasan barat laut negara itu.