Gelombang Tsunami Hantam Kepulauan Kuril Rusia Usai Gempa Magnitudo 8,8

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa ini terjadi di kedalaman dangkal sekitar 20,7 kilometer.

Diperbarui 30 Juli 2025, 16:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Moskow - Gempa bawah laut berkekuatan magnitudo 8,8 mengguncang wilayah timur jauh Rusia pada Rabu (30/7/2025) pagi memicu gelombang tsunami yang menghantam sejumlah daerah pesisir.

Gempa terjadi pukul 08.25 waktu setempat, berpusat sekitar 119 kilometer tenggara Petropavlovsk-Kamchatsky -- sebuah kota berpenduduk hampir 180.000 jiwa di Semenanjung Kamchatka.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa ini terjadi di kedalaman dangkal sekitar 20,7 kilometer. Kedalaman seperti ini diketahui sangat berpotensi memicu gelombang tsunami yang merusak.

Beberapa menit setelah gempa terjadi, gelombang tsunami pertama dilaporkan menerjang Kepulauan Kuril milik Rusia. Di Severo-Kurilsk, tsunami membanjiri fasilitas pengolahan ikan serta bangunan-bangunan rendah lainnya.

Meski demikian, pihak berwenang setempat berhasil mengevakuasi warga ke dataran tinggi sebelum gelombang besar menghantam. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa dari wilayah tersebut.

Sementara itu, di Petropavlovsk-Kamchatsky, sejumlah bangunan mengalami kerusakan struktural akibat gempa.

Pemadaman listrik dan gangguan komunikasi seluler pun dilaporkan terjadi secara meluas. Otoritas kesehatan daerah menyebut beberapa warga membutuhkan pertolongan medis, termasuk seorang korban yang mengalami luka ringan setelah melompat dari jendela lantai dua karena panik saat gempa berlangsung.

Pemerintah Rusia bersama lembaga tanggap darurat nasional terus memantau perkembangan situasi, sementara warga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan gelombang tsunami lanjutan.