Gempa Susulan Melanda Rusia, Terkuat 6,9 Magnitudo

Gempa bumi dengan magnitudo 8,7 menghantam dekat Semenanjung Kamchatka, Rusia, Selasa (29/7).

Diperbarui 30 Juli 2025, 09:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi dengan magnitudo 8,7 menghantam dekat Semenanjung Kamchatka, Rusia, Selasa (29/7). Karena kekuatan yang begitu besar gempa ini diprediksi menimbulkan ancaman tsunami, bahkan hingga ke Amerika Serikat (AS).

Survei Geologi Amerika Serikat atau United States Geological Survey (USGS), bahkan sudah memberikan peringatan. Menurut USGS, Tsunami yang diakibatkan gempa tersebut bisa melanda pantai barat Negeri Paman Sam, termasuk Alaska selatan, British Columbia, negara bagian Washington, Oregon, dan California, termasuk Pelabuhan Los Angeles.

Namun, tidak hanya gempa utama yang berkekuatan magnitudo 8,7 itu. Beberapa gempa susulan juga terjadi di kawasan sekitarnya.

Menurut USGS, setidaknya, ada enam gempa yang juga melanda lepas pantai Kamchatka. Dalam deteksi awal USGS, kekuatan magnitudo gempa-gempa tersebut bervariasi, yang terkuat 6,9 magnitudo. Sisanya 6,3, 5,4, 5,7, dan 5,6 magnitudo.

Jepang Bentuk Komite Darurat

Sementara itu, Jepang bahkan bersiap lebih serius. Pemerintah Jepang langsung membentuk sebuah komite darurat untuk mengumpulkan informasi serta mengoordinasikan respons.

Hal ini setelah Perdana Menteri Shigeru Ishiba menerima informasi mengenai gempa pada pukul 08.37 waktu setempat.

Jepang sendiri telah memperkuat seluruh sistem deteksi bencana, peringatan, dan tanggap daruratnya sejak gempa dan tsunami dahsyat pada tahun 2011.