Austria Ubah Nama 2 Jalan di Kota Kelahiran Hitler karena Berkaitan dengan Tokoh Nazi

Mengapa dua jalan di kota kelahiran Hitler diganti namanya setelah puluhan tahun? Berikut penjelasannya.

Diterbitkan 05 Juli 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Vienna - Pemerintah kota Braunau am Inn, Austria—kota kelahiran Adolf Hitler—telah memutuskan untuk mengganti nama dua jalan yang selama ini dianggap menghormati tokoh Nazi. Keputusan ini diambil dalam pemungutan suara rahasia oleh dewan kota, menyusul laporan resmi yang menyatakan bahwa nama-nama jalan tersebut melanggar konstitusi.

Mengutip BBC, Jumat (4/7/2025), dua jalan yang dimaksud sebelumnya dinamai menurut Josef Reiter, seorang komponis, dan Franz Resl, seorang seniman hiburan—keduanya anggota Partai Nazi pada masa Perang Dunia Kedua.

Perubahan nama ini akan berdampak langsung pada sekitar 200 rumah tangga yang akan mendapatkan alamat baru. Meski terlihat administratif, langkah ini menyimpan makna simbolis yang besar, terutama bagi Austria yang selama ini dikritik karena lambat mengakui perannya dalam sejarah kelam Nazi.

Langkah ini disambut baik oleh Komite Mauthausen, organisasi yang memperingati para korban kamp konsentrasi Mauthausen di Austria. Antara tahun 1938 hingga 1945, lebih dari 90.000 tahanan tewas di kamp tersebut, yang dikelola oleh rezim Nazi.

"Ini adalah keputusan yang sangat penting secara simbolis. Kami sudah lama memperjuangkan ini," kata Willi Mernyi, ketua komite tersebut, kepada media lokal.

Rekan komite, Robert Eiter, menambahkan bahwa mereka telah mengusulkan nama-nama baru yang akan menghormati tokoh Austria yang melawan Nazi, seperti Lea Olczak, mantan wakil wali kota yang ayahnya meninggal di kamp Mauthausen dan Maria Stromberger, kepala perawat yang diam-diam membantu gerakan perlawanan saat bekerja di kamp Auschwitz di Polandia.

Masih Banyak Nama Jalan yang Terkait Nazi

Meski Austria telah mengganti banyak nama jalan yang berkaitan dengan tokoh Nazi dalam beberapa dekade terakhir, masih ada yang tersisa. Contohnya, jalan atas nama Ferdinand Porsche di kota Linz—pendiri merek mobil mewah Porsche yang juga dikenal sebagai kolaborator Nazi—baru-baru ini juga diganti.

Langkah terbaru ini menunjukkan bahwa 80 tahun sejak berakhirnya Perang Dunia II, Austria masih berproses menghadapi warisan sejarah kelamnya.

Sekitar 65.000 Yahudi Austria tewas dalam Holocaust, bagian dari genosida sistematis yang dilakukan Nazi di bawah pimpinan Hitler. Selain Yahudi, jutaan warga Slavia, Roma, dan kelompok minoritas lainnya juga menjadi korban.