Menlu Araghchi: Serangan Udara AS Sebabkan Kerusakan Parah di Fasilitas Nuklir Fordow

Kerusakan apa saja yang dialami oleh situs nuklir Iran? Ini penjelasan Menlu Araghchi.

Diperbarui 02 Juli 2025, 19:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Teheran - Fasilitas nuklir utama Iran di Fordow mengalami kerusakan serius akibat serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat, demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam wawancara eksklusif dengan CBS News.

“Tidak ada yang benar-benar tahu secara pasti apa yang terjadi di Fordow. Namun sejauh ini, kami dapat memastikan bahwa kerusakan yang ditimbulkan sangat parah,” ujar Araghchi dalam wawancara yang disiarkan Selasa lalu.

Ia menambahkan bahwa Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dampak serangan tersebut. “Hasil penilaian akan segera dilaporkan kepada pemerintah,” katanya, dikutip dari laman Al Arabiya, Rabu (2/7/2025).

Sementara itu, laporan dari The Washington Post pada hari Minggu mengungkap bahwa komunikasi internal Iran yang berhasil disadap oleh intelijen Amerika menunjukkan upaya pihak Iran untuk mengecilkan skala kerusakan akibat serangan tersebut.

Laporan itu mengutip pernyataan dari empat sumber yang mengetahui informasi rahasia di lingkungan pemerintahan AS.

Presiden Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa serangan militer tersebut telah “menghancurkan sepenuhnya” program nuklir Iran. Namun, sejumlah pejabat AS mengakui bahwa butuh waktu untuk menilai secara menyeluruh tingkat kerusakan yang sebenarnya.

Serangan ini menjadi babak baru dalam ketegangan antara Washington dan Teheran, yang selama ini terus memanas seiring sengketa program nuklir Iran dan berbagai aksi militer serta diplomatik yang saling memanas.