Sukses

Pemerintah New Delhi Gratiskan Tiket Bus untuk Penumpang Wanita

Liputan6.com, Delhi - Perjalanan bebas biaya untuk wanita di bus umum New Delhi, India telah dimulai pada Selasa 29 Oktober.

Wakil Ketua Menteri, Manish Sisodia mengatakan, ia akan memastikan keselamatan dan meningkatkan peran mereka dalam perekonomian ibu kota.

Wanita akan diberikan tiket berwarna merah muda di New Delhi Transport Corporation (DTC) dan kluster bus untuk memanfaatkan skema naik gratis, yang dimulai pada Bhai Dhooj.

Mengutip dari India Times, Rabu (30/10/2019), pemerintah Delhi juga akan mengganti uang transporter berdasarkan jumlah tiket merah puda yang dikeluarkan.

"Perjalanan gratis untuk wanita di bus New Delhi telah dimulai hari ini (Selasa). Selamat Delhi! Selain keselamatan wanita, itu juga akan meningkatkan peran wanita dalam ekonomii Delhi...," kata Sisodia dalam twit dalam bahasa Hindi.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 2 halaman

Karyawan Wanita Tidak Bisa Menikmati

Pada Senin malam, pemerintah mengeluarkan notifikasi yang menerapkan skema tumpangan gratis mulai hari Selasa.

Selain itu, fasilitas tersebut akan tersedia di Noida-NCR, bandara dan layanan khusus lainnya yang dioperasikan oleh DTC dan operator skema kluster.

Dalam pidatonya di Hari Kemerdekaan, Ketua Menteri Arvind Kejriwal mengatakan bahwa tumpangan gratis ini akan dimulai sejak 29 Oktober, yaitu 'Bhai Dooj'.

Kabinet Delhi pada 29 Agustus, telah memberikan persetujuan prinsip untuk skema penyediaan bus gratis untuk wanita. Namun, penumpang pegawai wanita dari pemerintah kota harus menyerahkan tunjangan transportasi mereka untuk memanfaatkan fasilitas tersebut.

Karyawan perempuan dari pemerintah Delhi, badan-badan lokal dan usaha tidak boleh menaiki tunjangan transportasi secara gratis ini, menurut pemerintah.

Bus umum di Delhi mengangkut lebih dari 45 lakh penumpang setiap hari, menurut angka resmi terbaru.

 

Reporter: Aqilah Ananda Purwanti