Sukses

Demi Beli Ponsel Keren, Gadis 14 Tahun di Malaysia Jual Diri ke 35 Pria

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Ini kisah tragis, menyedihkan, sekaligus bikin kesal: seorang gadis 14 tahun di Malaysia jual diri ke 35 pria hanya demi bisa membeli ponsel pintar.

Seperti dilaporkan China Press, gadis itu mengumpulkan uang yang ia dapat demi membeli ponsel keren yang harganya mencapai 5.000 ringgit atau Rp 17,6 juta.

Seperti dikutip dari Malaysia Kini, Kamis (8/3/2018), Ketua Penolong Pengarah D7 Bukit Aman, Datuk Rohaimi Md Isa mengatakan, kasus tersebut adalah salah satu dari banyak perkara perdagangan seksual yang melibatkan anak-anak di bawah umur.

Berdasarkan temuan para penyelidik polisi Malaysia, praktik prostitusi anak di bawah umur ditawarkana dengan harga rendah, sekitar 300 ringgit atau Rp 1 juta.

Namun, para pelaku tak mendapat semua uang itu. Mereka harus membaginya dengan anggota sindikat.

Sebuah iPhone 8 terbaru dipajang di gerai  iBox, Central Park, Jakarta, Jumat (22/12). iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X dijual dengan harga 15 hingga 20 juta rupiah tergantung kapasitas memori. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

"Itu berarti, gadis 14 tahun tersebut hanya mendapatkan 150 ringgit setelah dipotong setoran untuk sindikat," kata Datuk Rohaimi Md Isa.

"Demi bisa membeli telepon pintar seharga 5.000 ringgit Malaysia, ia harus melayani pelanggan hingga 35 kali."

1 dari 2 halaman

Jual Ginjal demi Gim

Kisah serupa juga pernah terjadi di China. Penggrebekan jaringan perdagangan organ ilegal yang dilakukan Kepolisian Shijiazhuang di Provinsi Hebei, China menguak fakta mengerikan.

Seorang remaja asal Provinsi Gangsu, sebut saja Zhang, dilaporkan menjual ginjalnya dengan alasan menghadapi masalah keuangan: gara-gara gim.

Begini ceritanya, seperti dimuat media China, Tencent, yang dikutip Latino Post, 26 Juli 2013, Zhang yang butuh uang tunai dalam waktu cepat menghubungi penjual organ, menawarkan ginjalnya lewat internet. Lalu terjadilah kesepakatan. Mereka menandatangani perjanjian prajual.

Perjanjian tersebut menyatakan bahwa Zhang menjual ginjalnya atas kemauannya sendiri dan bahwa semua konsekuensi akan ditanggungnya sendiri. Pemuda itu lalu menandatangani perjanjian dan menjalani operasi.

Zhang menjual ginjalnya seharga US$ 6.510 atau Rp 67 juta. Padahal, harga pasaran ginjal di China, menurut Havocscope mencapai US$ 47 ribu atau Rp 484 juta.

Kenapa Zhang mau melego ginjal dengan murah? Menurut media lokal, yang dikutip Kotaku, dia dalam kondisi kepepet. Menanggung utang sebesar US$ 3.255 atau Rp 33,5 juta terkait permainan video game.

Bagaimana bisa Zhang terjerat utang belum terungkap. Namun agak dramatis sampai ia harus menjual ginjalnya.

Artikel Selanjutnya
Kontraktor LRT Palembang Asal Malaysia Meninggal Dunia Saat Bermain Bulu Tangkis
Artikel Selanjutnya
Malaysia Cabut Status Suspensi Tarif atas Ekspor Baja Indonesia