Liputan6.com, Washington D.C - Penelitian menunjukkan orangutan menentukan pilihan makanannya berdasarkan apakah orangutan lain terlihat bersenang-senang
Dikutip dari The Guardian, Jumat (23/10/2026), para ilmuwan yang meneliti orangutan di penangkaran menemukan bahwa ketika kera besar ini mendengar suara tawa sesamanya sebelum mencari camilan lezat di mangkuk, mereka menilai hal tersebut lebih berharga.
Profesor antropologi dan ilmu kognitif di Indiana University Erica Cartmill sekaligus penulis utama penelitian ini berkata bahwa studi ini adalah bagian dari proyek yang lebih besar yang mengeksplorasi apakah hewan merasa kegembiraan dan apa implikasi dari emosi-emosi tersebut dalam bidang-bidang seperti kognisi dan pembelajaran.
Advertisement
"Salah satu motivasi terbesar kami adalah mengembangkan temuan penelitian pada manusia yang menunjukkan bahwa emosi memiliki pengaruh penting terhadap pemikiran rasional, dan bahwa keduanya bukan dua hal yang terpisah, tapi keduanya benar-benar saling memengaruhi,"Â tuturnya. "Kami ingin memperluas temuan tersebut ke hewan, dalam kasus ini ke orangutan."
Dalam studi yang terbit di jurnal Biology Letters ini, Cartmill dan rekan-rekannya melaporkan bagaimana mereka melakukan penelitian terhadap enam orangutan yang berada di dua lembaga kebun binatang.
Para peneliti awalnya melatih orangutan untuk mencari makanan di dalam mangkuk. Mereka kemudian memberikan dua mangkuk kepada masing-masing orangutan. Salah satunya berisi potongan makanan lezat yang terkubur di bawah bahan tidak berbahaya seperti lumut atau serbuk gergaji, sedangkan yang lain berisi bahan jenis lain tapi tanpa makanan lezat.
Hal yang penting adalah tepat sebelum para ahli memperlihatkan mangkuk-mangkuk tersebut kepada para orangutan, mereka memutar sebuah rekaman. Rekaman tersebut berisi suara orangutan yang sedang bermain dan tertawa atau suara alam seperti angin, dengan pilihan rekaman yang diputar bergantung pada salah satu dari dua bahan yang digunakan untuk menutupi makanan pada hari itu.
Pada hari kelima, tim tersebut memberikan dua mangkuk kepada para orangutan, tapi kali ini masing-masing mangkuk berisi makanan yang tersembunyi di bawah salah satu dari dua bahan penutup makanan tersebut. Kemudian, mereka meminta para orangutan untuk memilih satu mangkuk.
Hasil Penelitian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379145/original/085130300_1792576095-glenn-carstens-peters-npxXWgQ33ZQ-unsplash.jpg)
Hasil dari beberapa percobaan menunjukkan bahwa secara keseluruhan, para orangutan lebih memilih mangkuk yang berisi bahan yang berkaitan dengan suara tawa, dengan empat dari enam orangutan menunjukkan preferensi yang jelas.
Cartmill berkata preferensi tersebut mungkin berasal dari suara tawa yang membuat orangutan berada dalam kondisi emosional yang lebih positif saat mereka belajar mengaitkan zat tersebut dengan makanan.
Primatolog dan psikolog evolusioner dari Universitas Warwick Dr. Adriano Lameira yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut menggambarkan hasil penelitian itu sebagai sesuatu yang menarik.
"Pada dasarnya, setelah mereka mendengar yang lain bersenang-senang, orangutan memesan makanannya, 'Saya mau yang sama dengan mereka!'" jelasnya.
Cartmill menambahkan hasil tersebut menunjukkan bukan hanya jumlah atau frekuensi hadiah yang penting saat mempelajari hubungan asosiasi.
"Apa yang penelitian kami tunjukkan juga berkaitan dengan kondisi hewan saat mereka mempelajari asosiasi tersebut," ujarnya.
"Siapa Anda saat itu, konteksnya, kondisi emosional, apa yang Anda rasakan, apa yang Anda pikirkan, juga bisa memengaruhi dan berdampak pada cara Anda mengingat hal-hal yang telah dipelajari."
Ia menambahkan bahwa hasil tersebut bisa diterapkan pada manusia, termasuk dalam lingkungan pendidikan.
"Siswa mungkin belajar dengan kecepatan yang sama jika mereka berada dalam suasana yang baik ataupun tidak, tapi penelitian kami menunjukkan bahwa mereka akan lebih menghargai informasi jika mempelajarinya saat dalam suasana hati yang baik," kata Cartmill.
Ia juga menambahkan bahwa hal ini dapat berguna untuk memahami kenapa beberapa informasi lebih dipercaya atau mengapa siswa memilih untuk terus mempelajari mata pelajaran tertentu.
"Jika seorang siswa merasa cemas saat belajar matematika contohnya, hal itu mungkin bisa memengaruhi preferensinya terhadap matematika dibandingkan mata pelajaran lain saat memilih jurusan yang akan diambil di masa depan,"Â ucapnya.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528523/original/006924900_1773286985-cek_fakta_-_ikan_budidaya_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256988/original/067286100_1781181006-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379107/original/002895600_1792574961-90-66.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379141/original/054983700_1792575968-brooke-cagle--uHVRvDr7pg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378058/original/006736500_1792488677-trnava-university-ah1g_wVmIYs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375417/original/065951200_1792144911-dawn-mcdonald-HkJ53YhKTqw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378068/original/056317600_1792489393-aaron-greenwood-xZDWEEMS3sA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377369/original/011478300_1792458380-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374651/original/078100100_1792058595-livin4wheel-flq9q_gNAAc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374641/original/099561000_1792057957-Ramses_II_British_Museum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2386359/original/065224700_1539833678-penguin.jpg)