Pramono Sebut Ekonomi Kreatif Jakarta Sumbang Rp 410 T

Dalam pembukaan WCCE 2026, Pramono Anung menyoroti keberagaman masyarakat dan potensi Jakarta sebagai rumah bagi insan kreatif.

Diterbitkan 23 Oktober 2026, 11:31 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Jakarta menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Dunia Ekonomi Kreatif ke-5 (WCCE).
  • Ekonomi kreatif Jakarta menyumbang lebih dari Rp 410 triliun PDRB.
  • Gubernur Pramono ingin menjadikan Jakarta rumah bagi insan kreatif.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri sambutan acara World Conference in Creative Economy (WCCE) yang berlangsung dari tanggal 21-25 Oktober 2026, di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta Pusat.

Pramono mengatakan acara ini menjadi suatu momentum penting karena Jakarta bisa menjadi tuan rumah di Konferensi Tingkat Dunia ke-5.

“Suatu kehormatan bagi kami untuk menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Dunia ke-5 tentang Ekonomi Kreatif (World Conference on Creative Economy) di kota kami. Selamat datang di Jakarta, dan jangan lupa untuk berbelanja serta membelanjakan uang Anda di Jakarta,” kata Pramono dalam sambutannya, Jumat (22/10/26).

Pramono memaparkan, saat ini Jakarta sudah menyumbang lebih dari Rp 410 triliun bagi ekonomi kreatif.

“Ekonomi kreatif Jakarta menyumbang lebih dari Rp 410 triliun, atau sekitar 11 persen dari PDRB wilayah kami. Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas merupakan penggerak penting bagi perekonomian kita,” ujar Pramono.

 

Visi Rumah Bagi Insan Kreatif

Pramono menerangkan jika masyarakat Jakarta pada saat ini datang dari berbagai kalangan dan latar belakang yang sangat beragam.

“Masyarakat datang dari latar belakang dan budaya yang beragam, membawa berbagai macam ide dan talenta,” kata Pramono.

Dalam hal ini, Pramono pun membagikan visinya untuk menjadikan Jakarta sebagai rumah bagi insan kreatif dengan puluhan juta jiwa di dalamnya.

“Jakarta adalah rumah bagi sekitar 11 juta jiwa, dan sekitar 42 juta jiwa di kawasan megapolitan Jakarta (Jabodetabek). Kawasan yang kita sebut Megapolitan Jakarta ini sekarang menempati peringkat nomor satu di dunia berdasarkan data PBB,” tandas Pramono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6