Liputan6.com, Jakarta Bunga yang mekar di pagi hari selalu punya daya pikat tersendiri bagi pencinta tanaman. Kelopaknya membuka perlahan saat cahaya pertama menyentuh taman, lalu menutup kembali menjelang siang.
Fenomena ini bukan sekadar keindahan visual, melainkan hasil adaptasi alami yang rumit. Setiap kuntum seolah memiliki jam internal yang menentukan kapan harus mekar dan kapan harus beristirahat.
Banyak jenis bunga yang mekar di pagi hari justru mudah ditanam di pekarangan rumah tropis. Morning glory, portulaca, hingga teratai menjadi contoh yang populer sekaligus ramah bagi pemula.
Advertisement
Dilansir dari Science Focus, perilaku membuka dan menutup kelopak mengikuti waktu ini disebut nyctinasty, dan sebagian besar bunga memicu penutupannya dengan memompa air keluar dari sel-sel di pangkal kelopak sehingga kelopak seolah layu tertutup.
Mengenal Bunga yang Mekar di Pagi Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313899/original/028770100_1785722490-sifat-niloy-dvp6TSucEow-unsplash.jpg)
Bunga yang mekar di pagi hari adalah kelompok tumbuhan berbunga yang membuka kelopaknya saat cahaya pagi datang dan umumnya menutup kembali menjelang siang atau sore. Dalam istilah botani, bunga seperti ini tergolong diurnal, kebalikan dari bunga nokturnal yang justru merekah pada malam hari untuk menarik ngengat dan kelelawar.
Mengutip Thursd, gerakan membuka kelopak ini digerakkan oleh mekanisme photonasty, yakni ketika sel-sel motor khusus pada kelopak mendeteksi perubahan intensitas cahaya lalu mengembang berisi air untuk membuka atau mengerut untuk menutup. Ketika cahaya pagi menyentuh kelopak, salah satu sisi kelopak tumbuh lebih cepat daripada sisi lainnya sehingga bunga merekah dengan sendirinya.
Contoh paling ikonik dari kelompok ini adalah morning glory, tanaman rambat dari genus Ipomoea yang bunganya berbentuk terompet. Kelopaknya membuka serempak saat fajar dan kembali menguncup begitu matahari meninggi, sehingga setiap kuntum praktis hanya bertahan satu hari sebelum digantikan kuntum baru esok paginya. Bagi yang tertarik menanamnya sendiri, tersedia panduan cara menanam bunga morning glory untuk pemula yang cukup sederhana.
Tidak semua bunga yang mekar di pagi hari membuka pada jam yang sama persis. Ada yang merekah tepat saat matahari terbit, ada pula yang menunggu sampai cahaya cukup terang, seperti portulaca yang dijuluki bunga pukul sembilan karena kebiasaannya membuka sekitar pukul sembilan pagi.
Advertisement
Alasan Ilmiah di Balik Bunga yang Mekar di Pagi Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313900/original/049409500_1785722495-sifat-niloy-lQ4PCN5rORQ-unsplash.jpg)
Setiap tumbuhan menyimpan jam biologis internal yang bekerja dalam siklus sekitar 24 jam, yang dikenal sebagai ritme sirkadian. Berdasarkan Biology Insights, jam internal ini memungkinkan bunga mengantisipasi perubahan harian cahaya dan lingkungan, sementara fotoreseptor seperti phytochrome dan cryptochrome berperan mendeteksi kualitas serta intensitas cahaya yang datang.
Mengacu pada penelitian yang dipublikasikan di PubMed menggunakan tanaman model Arabidopsis thaliana, bunga membuka pada awal periode terang dan menutup pada awal siang, dan pola ini dikendalikan oleh gen-gen jam biologis. Ketika gen pengatur ritme itu diganggu, bunga bisa menutup dengan lambat, tidak sempurna, bahkan tidak menutup sama sekali.
Merujuk Southern Exposure, tidak semua bunga membuka pada waktu yang sama karena ada keuntungan tersendiri dari mekar pada jam tertentu, dan bunga pagi memanfaatkan penyerbuk siang seperti lebah dan kupu-kupu yang paling aktif ketika suhu hangat. Inilah sebabnya taman yang dipenuhi bunga mekar pagi biasanya juga ramai kunjungan serangga; hal serupa terlihat pada berbagai tanaman penarik kupu-kupu ke halaman maupun proses penyerbukan pada tumbuhan secara umum.
Selain soal penyerbuk, membuka pada pagi hari juga membantu tanaman menghemat energi serta menjaga kelembapan, sekaligus melindungi serbuk sari dari udara dingin dan embun malam. Mekanisme cerdas inilah yang membuat bunga yang mekar di pagi hari tampil optimal tepat saat lingkungan paling mendukung, mirip cara kerja bunga matahari yang mengikuti arah cahaya lewat perilaku heliotropisme. Prinsip serupa juga berkaitan dengan fungsi dasar bunga dalam reproduksi tumbuhan.
Deretan Bunga yang Mekar di Pagi Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5475074/original/088136000_1768549797-Bunga_Morning_Glory.jpg)
Ada banyak pilihan bunga yang mekar di pagi hari, mulai dari tanaman rambat, sukulen, hingga bunga air. Berikut beberapa jenis yang paling dikenal dan mudah dijumpai di iklim tropis maupun subtropis.
Sebagaimana dilaporkan Hunker, gazania membuka bunganya pada pagi hari yang cerah dan menutup kembali pada malam hari; jika cuaca mendung, bunganya hanya membuka sebagian saja.
- Morning glory (Ipomoea) - Tanaman rambat berbunga terompet dengan warna biru, ungu, merah muda, dan putih. Kelopaknya membuka saat fajar dan menutup menjelang siang, cocok untuk pagar, teralis, atau pergola mini bernuansa sejuk.
- Bunga pukul sembilan (Portulaca grandiflora) - Sukulen mungil yang tahan panas dan kekeringan dengan bunga kecil berwarna cerah. Sesuai namanya, ia mekar sekitar pukul sembilan pagi dan menutup saat sore, sehingga sering dijadikan bunga penutup tanah atau bunga yang rajin mekar sepanjang tahun.
- Teratai tropis (Nymphaea) - Bunga air yang sebagian besar jenis tropisnya membuka pada pagi hari dan menguncup menjelang sore. Selain cantik, teratai memiliki daun lebar mengapung yang khas; pelajari ciri-ciri teratai dan perbedaan teratai dan lotus agar tidak keliru.
- Gazania (Gazania spp.) - Dikenal sebagai treasure flower, bunga asal Afrika Selatan ini hanya membuka ketika matahari bersinar, terutama pagi hingga siang. Warnanya oranye, kuning, merah, dan putih yang mencerahkan taman.
- Kembang sepatu dan kerabatnya (Hibiscus) - Banyak jenis Hibiscus hanya bertahan sehari; kerabatnya, Hibiscus trionum, bahkan dijuluki bunga sekejap karena kelopaknya membuka satu kali lalu layu di awal siang. Jenis ini pas untuk yang menyukai bunga hias tahan panas di teras.
- Oxalis atau calincing (Oxalis) - Tumbuhan berdaun mirip semanggi yang bunganya membuka pada pagi hari dan menutup saat cahaya meredup pada sore, salah satu contoh klasik gerakan kelopak yang dipicu cahaya.
- Dandelion (Taraxacum officinale) - Bunga liar kuning yang membuka bersama cahaya pagi dan kembali menutup pada sore hari, sering dipakai sebagai contoh pembuka dalam pengamatan ritme harian bunga.
- Bunga lili harian atau daylily (Hemerocallis) - Setiap kuntumnya hanya mekar satu hari, membuka pada pagi dan layu keesokan harinya, namun tanaman terus memproduksi kuntum baru sepanjang musim. Jenis ini melengkapi koleksi tanaman hias outdoor yang mudah dirawat.
Advertisement
Jam Bunga Linnaeus, Penanda Waktu dari Kelopak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313901/original/097831900_1785722497-diana-parkhouse-SnNZHcfsxss-unsplash.jpg)
Jauh sebelum era modern, ilmuwan asal Swedia bernama Carl Linnaeus memperhatikan bahwa banyak tumbuhan membuka dan menutup bunganya pada jam yang konsisten setiap hari. Seperti yang diberitakan The Linnean Society, dari pengamatan bertahun-tahun itu Linnaeus menyimpulkan orang bisa memperkirakan waktu berdasarkan jenis bunga yang sedang membuka atau menutup, lalu menyusunnya menjadi horologium florae alias jam bunga dalam bukunya Philosophia Botanica tahun 1751.
Sebagaimana diungkapkan Uppsala Universitet dalam laman resminya, sebanyak 43 tumbuhan dirangkai Linnaeus di bawah judul Horologium Florae dan disusun berurutan mulai pukul 3 pagi hingga pukul 8 malam, dengan waktu membuka dan menutup masing-masing bunga dicatat dalam satuan jam penuh dan setengah jam.
Dalam praktiknya, jam bunga sulit dibuat persis karena waktu mekar sangat dipengaruhi panjang hari dan garis lintang tempat tumbuh, sementara Linnaeus melakukan pengamatan di Uppsala yang terletak sekitar 60 derajat lintang utara. Meski begitu, gagasan ini menegaskan betapa teraturnya perilaku bunga yang mekar di pagi hari, seolah kelopaknya benar-benar berfungsi sebagai jarum jam alami. Keteraturan semacam ini pula yang membuat bunga kaya makna, seperti terangkum dalam daftar nama bunga beserta maknanya dan berbagai arti bunga serta simbolismenya.
Tips Merawat Bunga yang Mekar di Pagi Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4624954/original/095931600_1698310469-pexels-cottonbro-studio-10049332.jpg)
Merawat bunga yang mekar di pagi hari sebenarnya tidak sulit, asalkan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Berikut langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan di rumah.
- Berikan sinar matahari penuh. Meski mekar pada pagi hari, tanaman ini butuh cukup cahaya siang untuk mengumpulkan energi. Tempatkan di area yang menerima sinar 6 hingga 8 jam sehari agar bunga membuka maksimal.
- Gunakan media tanam berdrainase baik. Tanah yang gembur dan tidak menggenang mencegah pembusukan akar, terutama untuk jenis sukulen seperti portulaca.
- Sediakan penyangga bagi tanaman rambat. Morning glory memerlukan teralis, kawat, atau tiang agar sulurnya menjalar rapi. Ide ini bisa dipadukan dengan tanaman rambat cepat tumbuh untuk pagar atau tanaman rambat yang cocok untuk gazebo.
- Siram secukupnya. Jaga tanah tetap lembap namun tidak becek. Penyiraman berlebihan justru memicu busuk akar dan mengurangi jumlah bunga.
- Jangan berlebihan memupuk nitrogen. Kelebihan nitrogen mendorong pertumbuhan daun yang rimbun tetapi mengurangi produksi bunga, sehingga pupuk sebaiknya seimbang dan tidak dominan nitrogen.
- Tanam di dekat area aktivitas pagi. Letakkan di teras, dekat jendela, atau jalur setapak agar keindahannya sempat dinikmati sebelum menutup, misalnya lewat konsep taman bunga mini di teras rumah atau pilihan bunga teras yang tidak mudah layu.
Dengan perawatan sederhana tersebut, halaman rumah bisa menyambut hari dengan warna-warni kuntum yang segar setiap pagi. Kombinasikan pula dengan tanaman hias yang wanginya tahan lama agar suasana pagi terasa semakin menenangkan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bunga yang Mekar di Pagi Hari
Apa saja bunga yang mekar di pagi hari?
Beberapa contoh yang paling populer adalah morning glory, bunga pukul sembilan atau portulaca, teratai tropis, gazania, kembang sepatu, oxalis, dandelion, dan bunga lili harian (daylily). Sebagian besar membuka kelopaknya saat cahaya pagi datang dan menutup kembali menjelang siang atau sore.
Mengapa ada bunga yang hanya mekar di pagi hari?
Bunga membuka pada pagi hari karena adanya ritme sirkadian atau jam biologis internal yang dipicu oleh cahaya dan suhu. Waktu mekar ini disesuaikan dengan aktivitas penyerbuk siang seperti lebah dan kupu-kupu, sekaligus membantu tanaman menghemat energi dan melindungi serbuk sari dari embun malam.
Jam berapa bunga morning glory mekar?
Morning glory umumnya membuka kelopaknya sejak fajar atau saat matahari mulai menyinari tanaman, lalu mulai menguncup pada pertengahan hingga sore hari. Jika ditanam di lokasi yang teduh, bunganya bisa membuka lebih lambat atau tidak membuka sempurna karena kurang mendapat cahaya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313962/original/012980500_1785727335-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T102000.247.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346802/original/063133700_1757650216-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__68_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5362936/original/004760500_1758877364-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311055/original/096510900_1785387059-3BPvuLmS5yGm5PsqQ0Pw0gtlwoepvB36rxVTevHx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313897/original/072259300_1785722471-67ef76ad-49d3-4eb2-a611-750a5d6a4157.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309361/original/033992900_1785225635-P8pTsLCJd1brxhYlOgueflkvKA2D7S8CQSDFed4e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304588/original/099620000_1784722235-oYUKSZqEpKuBQiOVYUaObsDncz8pn6sWPlKnSCDy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4916776/original/068984900_1723534956-young-adults-having-fun-open-mic.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313617/original/037610500_1785660148-ChatGPT_Image_2_Agu_2026__15.41.58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309138/original/066688900_1785219051-hd690sOiwHlHago9JZ83xu2mfXjUJkCWFcRxZIeb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310088/original/056159800_1785305144-pexels-tubadinn-28857679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310146/original/034374600_1785307786-1cb59eb3-7875-489d-93eb-70d93f720ec0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304593/original/014151900_1784722242-HmveyNF2WNsFCTfK7mMPx6e1EoopRkNvLQeJTAEJ.jpg)