Liputan6.com, Jakarta - Jenis ikan yang bisa dibesarkan di ember bekas dan laku di pasar tradisional semakin banyak dicari oleh masyarakat yang ingin memanfaatkan lahan terbatas untuk menghasilkan sumber pangan sekaligus tambahan pendapatan. Metode budidaya ikan dalam ember atau budikdamber menjadi solusi praktis karena tidak membutuhkan kolam besar maupun modal yang tinggi.
Budikdamber merupakan inovasi budidaya yang memungkinkan masyarakat memelihara ikan dalam ember berkapasitas 80–100 liter. Sistem ini bahkan dapat dikombinasikan dengan penanaman sayuran seperti kangkung, sawi, atau pakcoy sehingga memberikan manfaat ganda dalam satu wadah.
Selain mudah diterapkan di pekarangan rumah, budidaya ikan dalam ember juga memiliki peluang ekonomi yang menjanjikan. Beberapa jenis ikan memiliki permintaan stabil di pasar tradisional sehingga hasil panen dapat dijual dengan relatif mudah. Berikut beberapa pilihan ikan yang cocok dibesarkan dalam ember bekas dan memiliki nilai jual yang baik. Berikut ulasan Liputan6.com, Kamis (18/6/2026).
Advertisement
1. Ikan Lele
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557969/original/008670000_1776400485-Ide_Budidaya_Ikan_Vertikal_di_Lahan_Sempit_yang_Mudah_Dijalankan_untuk_Pensiunan_Model_Lele.jpg)
Ikan lele menjadi pilihan utama dalam budidaya ikan dalam ember. Lele dikenal memiliki daya tahan tinggi terhadap kondisi lingkungan yang kurang ideal, termasuk kadar oksigen yang rendah. Karakteristik ini membuat lele sangat cocok dipelihara dalam ember bekas.
Dalam ember berkapasitas 80 liter, peternak biasanya dapat menebar sekitar 60–100 benih dengan pengelolaan pakan yang baik. Pertumbuhan lele juga tergolong cepat. Jika benih berkualitas dan pakan tercukupi, lele dapat dipanen dalam waktu sekitar dua hingga tiga bulan.
Permintaan lele di pasar tradisional hampir selalu stabil karena menjadi bahan baku berbagai kuliner seperti pecel lele, mangut, hingga olahan rumahan. Karena itulah lele menjadi salah satu jenis ikan yang bisa dibesarkan di ember bekas dan laku di pasar tradisional paling menguntungkan.
2. Ikan Nila
Nila merupakan ikan air tawar yang banyak dibudidayakan karena mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan. Daya tahan tubuh yang kuat membuat nila relatif mudah dipelihara oleh pemula.
Meskipun bisa dipelihara dalam ember, kepadatan tebar nila perlu diperhatikan agar pertumbuhannya optimal. Jika terlalu padat, pertumbuhan ikan bisa melambat dan kualitas air cepat menurun.
Nila memiliki pasar yang luas karena dagingnya disukai banyak konsumen. Rumah makan, pedagang pasar, hingga konsumen rumah tangga sering mencari ikan nila sebagai bahan masakan sehari-hari.
3. Ikan Mujair
Mujair masih satu keluarga dengan nila dan terkenal sebagai ikan yang mudah dipelihara. Ikan ini mampu hidup di berbagai kondisi air dan memiliki kemampuan berkembang biak yang baik.
Bagi pemula yang baru mencoba budikdamber, mujair dapat menjadi pilihan menarik karena perawatannya tidak terlalu rumit. Pakan yang diberikan pun relatif mudah ditemukan dan harganya terjangkau.
Di pasar tradisional, mujair sering dijual dalam kondisi segar untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga maupun usaha kuliner. Permintaan yang cukup stabil menjadikannya pilihan yang layak untuk dibudidayakan.
Advertisement
4. Ikan Patin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484671/original/084647400_1769481120-unnamed__2_.jpg)
Patin dikenal memiliki pertumbuhan yang cepat dan daging yang lembut. Ikan ini cukup diminati masyarakat karena dapat diolah menjadi berbagai menu seperti sup, gulai, maupun ikan bakar.
Untuk budidaya dalam ember, patin membutuhkan wadah yang lebih besar dibandingkan beberapa jenis ikan lainnya. Oleh karena itu, penggunaan ember berkapasitas besar sangat disarankan agar pertumbuhan ikan tidak terganggu.
Walaupun membutuhkan ruang lebih luas, harga jual patin cukup menarik sehingga banyak peternak menjadikannya alternatif selain lele.
5. Ikan Mas
Ikan mas merupakan salah satu ikan konsumsi yang memiliki pasar luas di Indonesia. Banyak masyarakat memilih ikan mas untuk berbagai hidangan tradisional sehingga permintaannya cukup stabil sepanjang tahun.
Budidaya ikan mas dalam ember memungkinkan dilakukan dengan kepadatan yang lebih rendah dibanding lele. Kualitas air harus dijaga dengan baik karena ikan mas cenderung lebih sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan.
Jika dirawat secara optimal, ikan mas dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil panen yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
6. Ikan Gurame
Gurame terkenal sebagai ikan premium dengan harga jual yang relatif tinggi. Banyak restoran dan rumah makan menjadikan gurame sebagai menu unggulan karena tekstur dagingnya yang tebal dan rasanya yang lezat.
Meskipun waktu panennya lebih lama dibandingkan lele atau nila, budidaya gurame tetap menarik karena potensi keuntungan yang diperoleh cukup besar. Dalam sistem budikdamber, gurame lebih cocok untuk fase pembesaran awal sebelum dipindahkan ke wadah yang lebih besar.
Bagi peternak yang sabar menunggu masa panen, gurame bisa menjadi investasi yang menguntungkan.
7. Ikan Gabus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487224/original/008118500_1769660228-unnamed__20_.jpg)
Ikan gabus merupakan ikan air tawar yang memiliki kemampuan bertahan hidup di lingkungan dengan kadar oksigen rendah. Karakteristik ini membuatnya cukup cocok untuk dibudidayakan dalam ember bekas.
Harga jual ikan gabus cenderung lebih tinggi dibanding beberapa ikan konsumsi lainnya karena banyak dicari untuk kebutuhan kuliner dan kesehatan. Kandungan protein serta albumin yang tinggi membuat permintaan gabus terus meningkat.
Dengan manajemen pakan dan kualitas air yang baik, gabus dapat menjadi salah satu jenis ikan yang bisa dibesarkan di ember bekas dan laku di pasar tradisional yang layak dipertimbangkan.
8. Ikan Betok
Betok atau ikan puyu merupakan ikan yang terkenal sangat tangguh. Ikan ini mampu bertahan dalam kondisi air yang minim oksigen sehingga cocok dipelihara pada sistem budikdamber.
Di beberapa daerah, ikan betok memiliki nilai jual yang cukup tinggi karena cita rasanya yang khas. Banyak konsumen mencari ikan ini untuk dijadikan lauk maupun olahan tradisional.
Keunggulan lain dari betok adalah tingkat kelangsungan hidupnya yang tinggi sehingga risiko kegagalan budidaya relatif lebih kecil.
9. Ikan Sepat
Ikan sepat juga termasuk jenis ikan yang dapat beradaptasi dengan baik pada wadah sederhana seperti ember. Ukurannya memang tidak sebesar lele atau patin, tetapi memiliki pasar tersendiri di beberapa daerah.
Ikan ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan masakan tradisional maupun produk ikan kering. Karena kebutuhan pasar lokal masih cukup baik, budidaya sepat dapat menjadi alternatif menarik bagi pelaku budikdamber.
Advertisement
Tips Sukses Budidaya Ikan dalam Ember Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460394/original/001974700_1767248776-Lakukan_Perawatan_Rutin___Pantau_Perilaku_Ikan.jpg)
Agar hasil budidaya maksimal, beberapa hal berikut perlu diperhatikan:
- Gunakan ember bekas yang masih layak pakai, bersih, dan tidak bocor.
- Pilih ember berkapasitas minimal 80 liter agar ruang gerak ikan lebih optimal.
- Isi air sekitar 70–80 persen dari kapasitas ember.
- Jangan menebar benih terlalu padat untuk mengurangi risiko kematian.
- Berikan pakan sesuai kebutuhan dan hindari pemberian berlebihan.
- Ganti sekitar 30 persen air setiap minggu untuk menjaga kualitas air.
- Gunakan aerator jika memungkinkan untuk meningkatkan kadar oksigen.
- Tambahkan tanaman seperti kangkung, sawi, atau pakcoy di bagian atas ember untuk membantu menyerap limbah dan menciptakan sistem akuaponik sederhana.
- Sediakan saluran pembuangan agar proses penggantian air lebih mudah.
- Lakukan pemantauan kesehatan ikan secara rutin agar penyakit dapat dicegah sejak dini.
Budikdamber membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk menghasilkan pangan sendiri. Dengan memilih jenis ikan yang bisa dibesarkan di ember bekas dan laku di pasar tradisional, masyarakat dapat memperoleh sumber protein sekaligus peluang usaha yang menjanjikan dari pekarangan rumah.
Pertanyaan Seputar Budidaya Ikan di Dalam Ember
1. Berapa ukuran ember yang ideal untuk budikdamber?
Ember berkapasitas 80–100 liter merupakan ukuran yang paling umum digunakan karena cukup untuk menampung ikan sekaligus tanaman sayuran.
2. Apakah budikdamber harus menggunakan aerator?
Tidak selalu. Namun penggunaan aerator sangat membantu meningkatkan kadar oksigen sehingga pertumbuhan ikan menjadi lebih optimal.
3. Ikan apa yang paling mudah dibudidayakan dalam ember?
Lele merupakan pilihan paling mudah karena tahan terhadap perubahan lingkungan, cepat tumbuh, dan memiliki tingkat keberhasilan tinggi.
4. Seberapa sering air ember harus diganti?
Sebagian air, sekitar 20–30 persen, sebaiknya diganti setiap minggu agar kualitas air tetap baik dan ikan tetap sehat.
5. Apakah budikdamber bisa menghasilkan keuntungan?
Tentu bisa. Jika dikelola dengan baik, hasil panen ikan konsumsi seperti lele, nila, atau patin dapat dijual di pasar tradisional dan menjadi sumber penghasilan tambahan.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321099/original/046540500_1755663228-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__75_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314286/original/024914700_1785742099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T142618.819.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314177/original/064272800_1785736202-mahfud_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5462214/original/037188900_1767516011-Keuntungan_dan_Prospek_Bisnis_Budidaya_Ikan_Nila_di_Ember.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473583/original/010189000_1687242103-Emi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8460074/original/088908600_1782359300-15021055947514109969.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8396914/original/067259300_1782278056-obe.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262161/original/019844500_1781773154-11244512687103417298.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8270081/original/065529300_1782120556-13086905657809859094.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269617/original/097207700_1782120022-v.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8268288/original/079498100_1782117805-koridor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516724/original/086331000_1772341976-turkish-chig-kofte-with-meat-herbs.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265643/original/085179000_1782113461-11425184806389624689.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265451/original/068960400_1782112485-hl2.jpg)