Sukses

Jantung Berdebar Sangat Kencang? Waspada Gejala Kanker Paru-Paru

 

Liputan6.com, Jakarta - Ada lebih dari 200 jenis kanker dan kanker dengan reputasi paling mematikan adalah kanker paru-paru. Penyakit ini jarang menimbulkan tanda-tanda peringatan pada tahap awal, sehingga lebih sulit untuk mendeteksinya ketika masih bisa ditangani.

Pada saat gejala yang lebih mengganggu muncul, seperti pneumonia berulang atau bronkitis, kanker kemungkinan telah menyebar.

Namun, ada tanda dan gejala tertentu yang bisa menunjukkan fakta bahwa tumor sedang membangun tekanan pada jantungmu.

Menurut para ahli, tanda yang kurang diketahui dari penyakit yang berpotensi mematikan ini adalah jantung berdebar kencang.

Palpitasi didefinisikan sebagai denyut jantung yang cepat atau detak jantung yang cepat atau tidak teratur secara normal. Pengidapnya sering menggambarkan palpitasi sebagai debaran cepat di dadanya.

Melansir dari Times of India, Kamis (23/6/2022), menurut European Cardiology Review (ERC), palpitasi adalah kejadian umum pada pengidap kanker. Ini akan terjadi dari paru-paru yang memberi tekanan pada jantung. Namun, palpitasi tidak terlalu menyiratkan bahwa Anda mengalami kanker paru-paru.

Stres, olahraga, obat-obatan dan beberapa faktor sementara lainnya juga bisa menyebabkan perasaan memiliki jantung yang berdetak cepat atau berdebar-debar.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Tanda lain dari kanker paru-paru

Karena palpitasi adalah tanda peringatan yang langka, dokter menyarankan untuk waspada agar mencari tanda peringatan lain dari penyakit ini.

Ini bisa termasuk infeksi dada yang berlanjut, batuk darah, atau sakit saat bernafas dan batuk. Kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan tanpa alasan yang diketahui, kelelahan dan kesulitan menelan juga menjadi gejala kanker paru-paru.

Clubbing pada jari juga terjadi pada 35 persen individu dengan kanker paru-paru non-sel kecil. Dalam hal ini, ujung jari membengkak secara bertahap. Pertama, pangkal kuku menjadi lembut dan kulit di sekitar dasar kuku menjadi berkilau.

Selanjutnya, kuku mulai melengkung dari biasanya. Akhirnya, ujung jari membengkak, yang disebabkan oleh pengumpulan cairan di jaringan lunak jari.

3 dari 4 halaman

Gejala kanker paru-paru yang sering diabaikan

Berdasarkan Cancer Research UK, gejala berikut bisa dikaitkan dengan kanker paru-paru.

  • Pin dan jarum atau mati rasa di jari tangan atau kaki
  • Kelemahan otot
  • Mengantuk, lemah, pusing dan kebingungan
  • Pembengkakan payudara pada pria
  • Pembekuan darah

Menurut layanan kesehatan nasional Inggris, beberapa gejala kanker paru-paru lainnya meliputi:

  • Batuk terus menerus
  • Batuk berdarah
  • Sesak napas terus menerus
  • Kelelahanan penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan
  • Sakit atau nyeri saat bernapas atau batuk
4 dari 4 halaman

Apa saja faktor risikonya

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), merokok adalah faktor risiko nomor satu untuk kanker paru-paru.

American Cancer Society (ACS) juga percaya bahwa perokok pasif juga bisa menyebabkan kerusakan yang cukup besar.

“Jika Anda tidak merokok, menghirup asap orang lain (disebut perokok pasif atau asap tembakau lingkungan) bisa meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru,” kata organisasi tersebut.

“Perokok pasif diperkirakan menyebabkan lebih dari 7.000 kematian akibat kanker paru-paru setiap tahun,” tambahnya.

Anda juga akan rentan terhadap kanker paru-paru jika Anda memiliki riwayat keluarga kanker.

Adapun paparan asbes—diketahui menyebabkan mesothelioma dan umum digunakan dalam bahan bangunan dan isolasi juga bisa meningkatkan risiko kanker.

Selain itu, paparan lingkungan terhadap bahan kimia atau zat lain (radon) juga menjadi faktor risiko kanker paru.