Sukses

Korban KDRT, Alasan Mantan Istri Protes Kemenangan Gary Oldman di Oscar 2018

Liputan6.com, Jakarta - Gary Oldman berhasil menyandang predikat sebagai Aktor Terbaik di Piala Oscar 2018 yang digelar di Dolby Theater, Los Angeles, pada Minggu (4/3/2018) lalu.

Hal ini tentu menjadi kebanggaan bagi aktor berusia 59 tahun itu. Apalagi ini adalah Piala Oscar pertamanya selama berakting di Hollywood. Sayang, kemenangan Gary Oldman ini nyatanya menuai kontroversi. Hal ini lantaran mantan istri pemeran Winston Churcill di film Darkest Hour itu memprotes keras kemenangannya di panggung Oscar.

Donya Fiorentino seakan memprotes kemenangan mantan suaminya itu sebagai Aktor Terbaik. Tak hanya itu, dia bahkan melempar sindiran untuk penyelenggara Piala Oscar, Academy of Motion Picture Arts and Sciences.

Donya melakukan hal ini karena Gary pernah melakukan tindak kekerasan padanya. Hal ini terjadi ketika keduanya masih terikat dalam pernikahan pada 2001 lalu. Meski begitu, perwakilan Gary Oldman berhasil membersihkan namanya mengenai tindak kekerasan kepada Donya.

 

1 dari 2 halaman

Sindiran Sinis

"Selamat Gary dan selamat pada The Academy karena tak hanya memberi penghargaan Oscar pada satu tapi dua pelaku kekerasan. Kukira kita sudah mulai berubah. Apa kabar dengan gerakan #MeToo?" begitu sindiran sinis Donya.

Gary dan Donya menikah pada 1997, tapi bercerai empat tahun kemudian. Ia, merupakan istri ketiga Gary Oldman. Pada 2001 Donya menuding bahwa Gary Oldman telah melakukan kekerasan tak hanya secara fisik, tapi juga emosional kepadanya selama terikat dalam pernikahan.

Sumber: Bintang.com 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Karena Rihanna, Leonardo DiCaprio dan Drake Saling Menghindar di Oscar 2018
Artikel Selanjutnya
Gagal Hadir di Piala Oscar 2018, Begini Penjelasan Priyanka Chopra