Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda menerima panggilan atau pesan dari nomor berawalan +211 dan bertanya-tanya, +211 negara mana sebenarnya? Kode +211 adalah kode panggilan internasional yang secara resmi dimiliki oleh Republik Sudan Selatan, negara termuda di dunia yang terletak di Afrika Timur.
Sudan Selatan menggunakan kode dua digit untuk seluler dan tujuh digit untuk nomor telepon, sementara untuk panggilan internasional negara ini menggunakan kode +211 yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU). Mengetahui +211 negara mana menjadi penting, terutama di era digital ketika panggilan dari kode telepon internasional asing semakin sering masuk ke ponsel kita.
Kode ini memiliki resonansi khusus bagi warga Sudan Selatan karena merepresentasikan tahun kemerdekaan negara tersebut (2011), tanggal referendumnya yang berlangsung pada hari pertama bulan pertama tahun 2011, serta dianggap sebagai simbol keberuntungan.Â
Advertisement
Pengertian Kode +211 dan Negara Mana yang Menggunakannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8675509/original/093246200_1782718337-brandon-cKQ92Wy9z1s-unsplash.jpg)
Kode telepon +211 merupakan kode panggilan internasional atau country calling code yang secara resmi dimiliki oleh Sudan Selatan. Dalam sistem telekomunikasi global, setiap negara memiliki kode unik yang berfungsi sebagai identitas saat melakukan atau menerima panggilan telepon lintas negara. Jadi, jika Anda bertanya +211 negara mana, jawabannya adalah Sudan Selatan.
Kode panggilan internasional spesifik untuk Sudan Selatan, yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) berdasarkan standar E.164, adalah +211. Mengacu pada dokumen resmi ITU, kode tiga digit milik Sudan Selatan ini menempatkannya di Zona ITU 2 dalam rencana penomoran global E.164. Zona 2 merupakan zona yang dialokasikan khusus untuk benua Afrika.
Berikut adalah informasi dasar mengenai kode +211:
- Pemilik kode: Republik Sudan Selatan (Republic of South Sudan)
- Zona ITU: Zona 2 (Afrika)
- Standar internasional: ITU-T Recommendation E.164
- Ibu kota: Juba
- Zona waktu: Central Africa Time (CAT)
- Format nomor internasional: +211 TP XXX XXXX (total 12 digit termasuk kode negara)
- Kode sebelumnya: +249 (kode Sudan, digunakan sebelum kemerdekaan)
Nomor nasional Sudan Selatan terdiri dari 9 digit, dengan format internasional +211 TP XXXXXXX, di mana T menunjukkan jenis layanan (1 untuk telepon tetap, 9 untuk seluler), P adalah pengidentifikasi penyedia layanan, dan XXXXXXX adalah 7 digit nomor pelanggan. Pemahaman tentang struktur ini penting bagi siapa pun yang ingin menghubungi Sudan Selatan dari luar negeri.
Advertisement
Sejarah Penetapan Kode +211 oleh ITU
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8675511/original/018038700_1782718338-mario-caruso-0C9VmZUqcT8-unsplash.jpg)
Kode +211 memiliki sejarah yang tidak bisa dipisahkan dari perjuangan kemerdekaan Sudan Selatan. Sebelum pemisahan diri pada tahun 2011, wilayah yang kemudian dikenal sebagai Sudan Selatan menggunakan kode panggilan tingkat negara milik Sudan, yaitu +249. Perubahan besar terjadi ketika rakyat Sudan Selatan memilih merdeka melalui referendum yang dimenangkan dengan suara hampir 99 persen pada Januari 2011.
ITU mengumumkan bahwa negara terbaru di dunia, Republik Sudan Selatan, resmi mendapatkan kode panggilan internasional 211 pada 14 Juli 2011, menyusul pengakuan resmi sebagai Negara Anggota PBB. Proses ini ternyata sudah dipersiapkan jauh sebelumnya. Pejabat ITU telah berhubungan dengan pejabat Sudan Selatan sejak Januari 2011 untuk menjelaskan prosedur terkait kemerdekaan, sehingga kode negara dapat dialokasikan lebih awal dan ditetapkan segera setelah Majelis Umum PBB memberikan pengakuan.
Setelah kemerdekaan pada 9 Juli 2011, Sudan Selatan masih menggunakan kode Sudan +249 hingga 1 Oktober 2011, saat kode +211 akhirnya aktif secara penuh. Transisi ini membutuhkan koordinasi teknis yang rumit, termasuk pemisahan jaringan telekomunikasi. Berdasarkan informasi dari Wikipedia, pemisahan ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah industri telekomunikasi dunia, di mana sebuah jaringan harus memecah operasinya menjadi dua jaringan independen.
Profil Singkat Sudan Selatan, Negara Pemilik Kode +211
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8675512/original/035122800_1782718338-227.jpg)
Sudan Selatan, dengan nama resmi Republik Sudan Selatan, merupakan negara yang terletak di Afrika Timur dengan ibu kota di Juba. Negara ini resmi merdeka pada 9 Juli 2011 dan menjadi negara termuda di dunia. Kode +211 yang dimilikinya bukan sekadar deretan angka, melainkan simbol dari sebuah bangsa yang baru lahir setelah perjuangan panjang meraih kemerdekaan.
Sudan Selatan yang kaya minyak memisahkan diri dari Sudan pada tahun 2011 melalui referendum, dan setelah tidak mendapatkan investasi selama puluhan tahun, negara ini mewarisi salah satu pasar telekomunikasi yang paling terbelakang di dunia. Situasi ini sangat kontras dengan kekayaan sumber daya alam yang dimilikinya.
Berikut fakta-fakta penting tentang Sudan Selatan sebagai pemilik kode telepon +211:
- Luas wilayah: Sekitar 619.745 km², menjadikannya salah satu negara terbesar di Afrika
- Populasi: Sekitar 11 juta jiwa dengan lebih dari 60 kelompok etnis
- Bahasa resmi: Bahasa Inggris
- Mata uang: Pound Sudan Selatan (SSP)
- Negara tetangga: Berbatasan dengan Ethiopia di timur, Kenya, Uganda, dan Republik Demokratik Kongo di selatan, Republik Afrika Tengah di barat, serta Sudan di utara
- Keanggotaan internasional: Anggota ke-193 PBB (sejak 14 Juli 2011) dan anggota ke-54 Uni Afrika
- Sumber daya utama: Minyak bumi, yang menyumbang lebih dari 98 persen anggaran pemerintah
Meski memiliki cadangan minyak terbesar ketiga di Afrika Sub-Sahara, Sudan Selatan masih berjuang dengan kemiskinan dan konflik internal. Negara ini sempat terjebak dalam perang saudara yang pecah pada Desember 2013 dan berlangsung hingga perjanjian damai 2018, menewaskan sekitar 400.000 orang dan membuat jutaan warga mengungsi.
Advertisement
Cara Menelepon ke Sudan Selatan Menggunakan Kode +211
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8675513/original/043042200_1782718338-pexels-cottonbro-6034783.jpg)
Bagi Anda yang perlu menghubungi seseorang di Sudan Selatan, memahami cara penggunaan kode +211 adalah langkah pertama yang krusial. Proses ini pada dasarnya sama seperti melakukan panggilan internasional ke negara mana pun, dengan tanda plus (+) di awal nomor sebagai penanda format internasional.
Panggilan masuk ke Sudan Selatan memiliki format +211 mm nnn nnnn, di mana mm merupakan kode seluler dan nnn nnnn merupakan nomor lokal, sedangkan tanda + mewakili awalan panggilan internasional yang digunakan negara asal penelepon.
Berikut langkah-langkah menelepon ke Sudan Selatan dari Indonesia:
- Tekan kode akses internasional: Dari ponsel, cukup tekan tanda + (tahan tombol 0). Dari telepon rumah, tekan 001, 007, atau 008
- Masukkan kode negara: Tekan 211 setelah kode akses internasional
- Masukkan kode operator/wilayah: Tekan 2 digit kode operator (misal 91 untuk Zain, 92 untuk MTN)
- Masukkan nomor pelanggan: Tekan 7 digit nomor tujuan
- Contoh format lengkap: +211 91 XXX XXXX
Pastikan Anda menghilangkan angka nol di awal nomor lokal Sudan Selatan, karena angka nol tersebut hanya untuk panggilan domestik dan tidak diperlukan saat menelepon secara internasional dengan kode +211. Selain panggilan konvensional, Anda juga bisa memanfaatkan layanan VoIP seperti WhatsApp, Skype, atau Viber untuk biaya yang lebih terjangkau.
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah perbedaan zona waktu. Sudan Selatan menggunakan Central Africa Time (CAT), yang berarti waktu di Juba empat jam lebih lambat dari WIB (Waktu Indonesia Barat). Sehingga, jika di Jakarta pukul 14.00 WIB, di Juba baru pukul 10.00 CAT. Waktu terbaik untuk menelepon adalah antara pukul 10.00 hingga 16.00 waktu Juba agar panggilan lebih mungkin dijawab, terutama untuk keperluan bisnis.
Penting juga untuk tetap waspada terhadap panggilan tidak dikenal dari kode +211 maupun kode internasional lainnya. Berhati-hatilah terhadap panggilan yang tidak diminta dan meminta informasi pribadi, terutama jika panggilan tersebut tampaknya berasal dari awalan +211 Sudan Selatan. Selalu verifikasi identitas penelepon sebelum memberikan data sensitif.
Operator dan Kondisi Telekomunikasi di Sudan Selatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8675514/original/068083100_1782718338-julian-hochgesang-Dkn8-zPIbwo-unsplash.jpg)
Infrastruktur telekomunikasi di Sudan Selatan masih dalam tahap perkembangan yang sangat awal jika dibandingkan dengan negara-negara lain di Afrika. Mengacu pada laporan BuddeComm, Sudan Selatan memiliki salah satu tingkat penetrasi seluler terendah di Afrika, dengan pertumbuhan sektor bergantung pada resolusi krisis politik dan pemulihan ekonomi, sementara pasar internet dan broadband yang hampir belum tersentuh masih memiliki sekitar 85 persen populasi yang belum terhubung.
Pada tahun 2012, Undang-Undang Komunikasi Nasional membentuk National Communication Authority (NCA) sebagai regulator telekomunikasi independen Sudan Selatan, yang bertanggung jawab atas pengelolaan spektrum, pemberian lisensi, dan alokasi nomor telepon. Lembaga ini menjadi tulang punggung tata kelola sistem penomoran telepon di negara tersebut.
Berikut daftar operator telekomunikasi yang beroperasi di Sudan Selatan dengan kode +211:
| Operator | Kode Pengenal | Jenis Layanan | Status |
|---|---|---|---|
| Zain South Sudan | 91 | Seluler (GSM) | Aktif |
| MTN South Sudan | 92 | Seluler (GSM) | Aktif |
| Digitel | 98 | Seluler (GSM) | Aktif |
| Sudani (CDMA) | 12 | Telepon Tetap | Aktif |
| Sudani (Landline) | 18 | Telepon Tetap | Aktif |
| Vivacel (NOW) | 95 | Seluler (GSM) | Tidak Aktif |
| Gemtel (Green Network) | 97 | Seluler (GSM) | Tidak Aktif |
MTN South Sudan merupakan pemimpin pasar dengan menguasai lebih dari 60 persen pelanggan seluler pada akhir 2024 dan mencapai tonggak 4 juta pelanggan pada Oktober 2025. Sementara itu, insinyur Sudan Selatan beserta staf lainnya telah dilatih untuk mengelola jaringan Zain South Sudan, yang merupakan jaringan independen pertama di negara itu dan dibangun dengan teknologi 3G paling canggih saat itu.
Sudan Selatan baru mendapatkan koneksi serat optik pertamanya ke kawasan regional dan dunia pada tahun 2019, ketika tiga perusahaan serat optik membuka kantor di Juba. Perkembangan ini menandai kemajuan signifikan, meski konektivitas internet di luar kawasan perkotaan masih sangat terbatas.
Solusi infrastruktur canggih diperlukan untuk menjangkau 80 persen populasi yang tinggal di luar pusat-pusat perkotaan utama, sementara dengan tingkat kepemilikan rekening bank yang sangat rendah, solusi pembayaran dan perbankan seluler memiliki potensi besar begitu infrastruktur seluler yang andal terbangun. Pemerintah Sudan Selatan menyadari dampak positif akses terhadap teknologi informasi bagi pembangunan dan telah menyediakan berbagai insentif investasi.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Kode +211
Kode +211 milik negara mana dan mengapa angka 211 dipilih?
Kode +211 adalah kode panggilan internasional milik Republik Sudan Selatan yang ditetapkan oleh ITU pada 14 Juli 2011. Angka 211 dipilih secara khusus oleh pemerintah Sudan Selatan karena merepresentasikan tahun kemerdekaan (2011), tanggal referendum yang jatuh pada 1 Januari 2011, serta dianggap sebagai simbol keberuntungan bagi bangsa tersebut.
Bagaimana cara menelepon ke Sudan Selatan dari Indonesia menggunakan kode +211?
Dari ponsel, tekan tanda + kemudian 211, lalu masukkan kode operator (misalnya 91 untuk Zain atau 92 untuk MTN) diikuti 7 digit nomor pelanggan. Format lengkapnya adalah +211 XX XXX XXXX. Pastikan untuk menghilangkan angka nol di awal nomor lokal dan memperhatikan perbedaan zona waktu, karena Juba empat jam lebih lambat dari WIB.
Apakah panggilan dari nomor berawalan +211 bisa jadi penipuan?
Panggilan dari nomor internasional yang tidak dikenal, termasuk berawalan +211, memang perlu diwaspadai. Meskipun +211 adalah kode resmi Sudan Selatan, pelaku penipuan bisa menggunakan nomor dari negara mana pun untuk melancarkan aksinya. Jangan pernah memberikan data pribadi atau menekan tautan mencurigakan dari penelepon yang tidak Anda kenal, dan selalu verifikasi identitas sebelum merespons.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051558/original/010374300_1767785564-Pas_Foto_-_Bimo_Bagas_Basworo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672465/original/098808100_1782712010-Lwp0YKZReTzgmJJg8xokHqPHF6NrPpqEbplHYGig.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672477/original/038156600_1782712029-Dx5hlbmZwKV0ql9CYaGKb9XmdVir02wmGuSsHJah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672461/original/046327600_1782712006-PLVfeReszKRfSfBFSXBbqd4S7eIyIVjw1ftvXXxR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672445/original/039185800_1782711985-jPhfGkYNXyXjSGrENIMhoWVemIha2OiuEF4YjqR0.jpg)