6 Hoaks Sepekan, dari Buka Blokir Rekening sampai Hapus Utang

Cek Fakta Liputan6.com kembali mengungkap 6 hoaks yang beredar sepekan, simak selengkapnya agar tidak terjebak.

Diperbarui 20 Agustus 2025, 14:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta-  Cek Fakta Liputan6.com telah mengungkap beragam informasi palsu yang marak beredar di masyarakat lewat media sosial dan aplikasi percakapan. Dalam seminggu terakhir, teridentifikasi enam jenis hoaks yang berhasil mereka klarifikasi.

Informasi menyesatkan ini hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari penipuan yang menyamar sebagai bantuan hingga klaim kontroversial yang sering memanfaatkan situasi tertentu. Penemuan enam hoaks dalam sepekan terakhir oleh Cek Fakta Liputan6.com ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada.

Klaim-klaim palsu ini sering kali menargetkan masyarakat dengan janji keuntungan atau informasi yang dapat memicu kepanikan. Oleh karena itu, memverifikasi informasi adalah langkah penting sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Hoaks-hoaks ini menyebar melalui berbagai platform digital, termasuk media sosial dan aplikasi pesan instan, yang memungkinkan penyebarannya dengan cepat.Agar tidak terpengaruh hoaks yang beredar di media sosial, simak kumpulannya hasip penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

1. Pembukaan Blokir Rekening oleh PPATK Dikenai Biaya Rp100.000

Beredar di media sosial postingan informasi pembukaan blokir rekening oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dikenai biaya Rp100.000.

Postingan itu beredar di Facebook sejak Rabu 13 Agustus 2025.

Berikut isi unggahannya:

Astaga, 100rb dibeliin ini bisa dapat 4 dus🥹https://s.shopee.co.id/9AEOwoiKPe

https://s.shopee.co.id/9AEOwoiKPe

Dalam postingan tersebut terdapat gambar Ketua PPATK Ivan Yustiavandana dan uang pecahan Rp100.000

PPATK Sudah Blokir Lebih dari 120 Juta Rekening Nganggur, Ternyata Jika Blokirannya ingin Dibuka Harus Bayar Rp100.000

Benarkah klaim pembukaan blokir rekening oleh PPATK dikenai biaya Rp100.000? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

 

2. Link Kupon untuk Terima Hadiah Gebyar BCA

 Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link kupon untuk menerima hadiah Gebyar BCA, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 15 Agustus 2025.

Klaim link kupon untuk menerima hadiah Gebyar BCA berupa poster digital yang menampilkan tulisan "The New Gebyar Hadiah BCA"

Poster tersebut juga menampilkan gambar sejumlah kendaraan yang diklaim sebagai hadiah.

Poster tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Ambil Sekarang Kupon Mu Untuk Menerima Hadiah Yang Sudah Disiapkan Pastikan Kamu Sudah Terdaftar Di Mobile Banking

Silakan Klik (Ambil Promo)"

Dalam unggahan juga menyediakan menu pendaftaran untuk mengambil kupon, dengan link sebagai berikut.

"https://darkgoldenrod-wren-940212.hostingersite.com/?fbclid=IwY2xjawML3vxleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFRTkRFVDFUUWhWc1ZjUzd4AR6YltF1mJ-UaMkMclRiErhXFF4W0IZWsBfp2O98Bp5PHA7tKO6XplOpp9EPIA_aem_QOTYugosAs4XUx9LkuHWTg"

Jika link tersebut diklik mengarah pada halaman situ yang menampilkan formulir digital.

Benarkah klaim link kupon untuk menerima hadiah Gebyar BCA? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

 

3. Pendaftaran Petugas Haji 2026 dari Kemenag

Beredar di media sosial postingan tautan pendaftaran untuk menjadi petugas haji tahun 2026 dari Kementerian Agama (Kemenag). Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 27 Juli 2025.

Berikut isi postingannya:

"Dibuka Pendaftaran Petugas Haji Tahun 2026 1447 M Pendaftaran Ini Terbuka Untuk Umum Di Seluruh Wilayah Indonesia Informasi Lebih Lanjut

Silahkan DAFTAR SEKARANG Untuk Pilih Provinsi/Kabupaten/Kota Anda"

Postingan itu juga disertai poster dengan narasi beberapa syarat untuk menjadi petugas haji dan link yang mengarah ke website tertentu.

Lalu benarkah postingan tautan pendaftaran untuk menjadi petugas haji tahun 2026 dari Kementerian Agama (Kemenag)? Simak hasil penelusurannya dalam halaman berikut ini.......

Hoaks Berikutnya

4. Link Pendaftaran Bantuan SIM Online Gratis

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan SIM online gratis, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 4 Agustus 2025.

Klaim link pendaftaran bantuan SIM online gratis berupa tulisan sebagai berikut.

"Bantuan Layanan gratis untuk masyarakat indonesiaKorlantas polri membagikan SIM gratis online kepada seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan kesadaran masyarakat mengenai kelengkapan dalam berkendar.

Daftarkan diri anda segera mungkin untuk mendapatkan SIM secara gratis maupun memperpanjang sim yang sudah mati dengan secara online

Berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia"

Klaim tersebut menyertakan menu daftar, jika menu tersebut diklik muncul link berikut.

"https://forumregister.verifistatus.web.id/?fbclid=IwY2xjawMI_ytleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFDYjdxcGlMemlUaE41eWxXAR6AmO70ui9BOXbpMTJfGXmwO82Phm6qMYxS8FmMHxOudinGU8g_lUs6g6VWHg_aem_CEfnQQ0B5TnYAmPlWOrVZA"

Link tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah data provinsi dan nomor Telegram.

Benarkah klaim link pendaftaran bantuan SIM online gratis? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

 

5. Wartawan Meninggal Saat Liput Aksi Demo di Pati

Beredar di media sosial unggahan ada wartawan yang meninggal dunia saat meliput demo warga di Pati, Jawa Tengah pada Rabu 13 Agustus 2025. Demo ini menuntut Bupati Pati Sudewo mundur karena kebijakannya yang dianggap arogan dan tidak berpihak pada rakyat.

Postingan itu beredar di Facebook pada 13 Agustus 2025.

Berikut isi unggahannya:

Innalillahi wa inna lillahi rojiun Tlah meninggal dunia wartawan yg meliput aksi demo di pati . Mas husein juga pingsan semoga baik2 saja . demo pati hilang nyawa aksi polri tni

Korban ada 3

1 wartawan

2 anak2

#fotoviral#demopati#jangkauanluas#fyp #jangkauan #semuaorang

Unggahan tersebut juga menyertakan kartu pers dari media Tuturpedia.

Benarkah postingan ada wartawan meninggal saat meliput demo di Pati? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

 

 

6. OJK Hapus Utang Masyarakat ke Bank Secara Sistem

Beredar di media postingan yang mengklaim OJK menghapus utang masyarakat ke bank secara sistem. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 7 Agustus 2025.

Dalam postingannya terdapat tautan yang mengarah pada unggahan artikel dengan narasi sebagai berikut:

"Pada saat terjadinya perubahan Sistem dari FIAT ke QFS, maka semua utang Bank ke Bank Sentral, Bank Sentral ke Pemilik dihapuskan secara sistem. Dengan demikian seluruh utang Debitur ke Bank juga dihapuskan sejak tanggal 18 Mei 2025 dengan persetujuan Pemilik Sistem, Pemilik Dana dan Pemilik Aset Global."

Lalu benarkah postingan yang mengklaim OJK menghapus utang masyarakat ke bank secara sistem? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.