Pesan Menyejukkan Pratama Arhan: Rivalitas Cukup 90 Menit, Selebihnya Bersahabat

Pratama Arhan menyampaikan pesan damai usai Persija kalah dari Persib di semifinal Piala Presiden 2026

Diterbitkan 04 Agustus 2026, 20:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persib Bandung memastikan tiket ke final Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada babak semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (4/8) petang WIB. Kemenangan tersebut memperpanjang laju sempurna Maung Bandung sepanjang turnamen.

Dua gol Persib dicetak Uilliam Barros dan Balsa Sekulic pada babak pertama. Persija sempat memperkecil ketertinggalan melalui Kwon Chang-Hoon pada menit-menit akhir, tetapi gagal membalikkan keadaan.

Di balik panasnya duel dua rival besar sepak bola Indonesia itu, muncul pesan yang menyejukkan dari bek Persija, Pratama Arhan. Pemain Timnas Indonesia tersebut mengingatkan bahwa rivalitas seharusnya hanya terjadi selama pertandingan berlangsung.

Arhan berharap semangat sportivitas yang ditunjukkan para pemain juga dapat diikuti oleh para suporter. Menurutnya, sepak bola seharusnya menjadi ajang kompetisi yang tetap menjunjung persaudaraan.

Rivalitas Hanya Berlaku Selama 90 Menit

Pratama Arhan menegaskan bahwa atmosfer persaingan antara Persija dan Persib hanya berlaku saat pertandingan berlangsung. Setelah peluit panjang berbunyi, para pemain tetap menjaga hubungan baik satu sama lain.

"Saya berharap rivalitas hanya berlangsung selama 90 menit di atas lapangan," buka Pratama Arhan pada sesi jumpa pers usai laga.

Arhan mengatakan hubungan antarpemain dari kedua tim tetap harmonis di luar lapangan. Menurutnya, profesionalisme membuat mereka tetap saling menghormati meski membela klub yang berbeda.

"Di luar, kami sebagai pemain tetap saling teman, saling sapa. Kita seperti sahabat antara pemain satu sama lain," sambung pemain yang pernah membela PSIS Semarang itu.

Berharap Suporter Menunjukkan Semangat yang Sama

Arhan berharap pesan tersebut juga dapat diterapkan oleh para pendukung kedua tim. Dia ingin rivalitas tetap menjadi bagian dari pertandingan, bukan berlanjut di luar lapangan.

Menurutnya, hubungan yang sehat antara suporter akan memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Rivalitas yang sportif justru akan membuat atmosfer pertandingan semakin menarik tanpa diwarnai konflik.

"Saya juga berharap para suporter bisa memiliki semangat yang sama. Biarlah rivalitas hanya 90 menit di lapangan, kedepannya semoga juga bisa sama dengan pemain, layaknya sahabat," kata eks pemain Tokyo Verdy.

Pesan Arhan menjadi pengingat bahwa sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah. Sportivitas, rasa saling menghormati, dan persaudaraan tetap menjadi nilai penting yang harus dijaga oleh pemain maupun suporter.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pratama Arhan Ucapkan Selamat pada Persib yang Melaju ke Final Piala Presiden 2026

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan