Prediksi Argentina vs Mesir: Duel Ketiga Lionel Messi dan Mohamed Salah

Argentina bersua Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 06 Juli 2026, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sejarah Baru Mesir dan Tantangan Pertahanan

Skuad Mesir tahun 2026 telah membawa tim berjuluk Firaun ini ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 92 tahun, dan merupakan pencapaian pertama mereka yang didasari oleh merit sejati. Sebelumnya, pada Piala Dunia 1934, Mesir langsung masuk ke babak gugur karena hanya ada 16 tim yang berpartisipasi.

Di babak 32 besar, Mesir berhasil menyingkirkan Australia melalui adu penalti. Mohamed Salah menunjukkan keberaniannya dengan mencetak gol Panenka, sementara dua pemain Australia, Harry Souttar dan Lucas Herrington, gagal mengeksekusi penalti. Mesir saat ini menempati peringkat ke-29 FIFA dan telah berpartisipasi dalam tiga edisi Piala Dunia, dengan hasil terbaik sebelumnya di babak grup.

Meskipun berhasil melaju, Mesir memiliki kekhawatiran terkait lini serang mereka yang sangat bergantung pada kecemerlangan individu Salah atau situasi bola mati. Apabila momen-momen tersebut tidak tercipta, struktur pertahanan mereka yang solid terkadang membuat mereka sulit mencetak gol. Selain itu, Mesir telah kebobolan setidaknya satu gol dalam enam pertandingan terakhir secara beruntun, setelah sebelumnya mencatatkan tiga clean sheet. 

Kondisi Pemain Kunci dari Kedua Tim

Argentina menghadapi beberapa isu kebugaran setelah laga melelahkan melawan Tanjung Verde. Nahuel Molina, Enzo Fernandez, dan Facundo Medina tidak dapat mengikuti sesi pemulihan penuh setelah pertandingan. Masalah Medina, yang harus ditarik keluar karena cedera di babak 32 besar, dianggap hanya kram, dengan Nicolas Tagliafico siap menggantikan posisinya di bek kiri jika diperlukan. Sementara itu, winger Nico Gonzalez diragukan tampil karena cedera pergelangan kaki.

Di kubu Mesir, bek kiri Karim Hafez ditarik keluar pada menit ke-80 saat melawan Australia, dengan laporan yang berbeda menyebutkan kelelahan atau cedera hamstring ringan. Jika Hafez absen, ini akan menjadi pukulan besar, mengingat bek kiri lainnya, Ahmed Fatouh, juga diragukan tampil karena cedera paha.

Bek tengah Mohamed Abdelmonem juga diragukan tampil karena cedera pergelangan kaki yang diderita saat menghadapi Iran di babak grup. Namun, ada kabar baik dengan kembalinya gelandang berpengalaman Mohanad Lasheen yang telah menyelesaikan skorsing kartu kuningnya.

Lionel Messi sendiri terus mencetak rekor. Di babak 32 besar, ia menjadi pemain pertama yang mencetak tujuh gol di dua edisi Piala Dunia terpisah. Ia juga mencetak rekor baru dengan keterlibatan gol terbanyak di babak gugur (12), sebelum rekornya disamai oleh Kylian Mbappe beberapa jam kemudian.

Perkiraan Pemain

Argentina: E. Martinez; Molina, Romero, L. Martinez, Medina; De Paul, Fernandez, Mac Allister; Messi, Martinez, Almada.

Mesir: Shobeir; Hany, Fathy, Ibrahim, Rabia; Ashour, Lasheen, Ateya, Ziko; Salah, Marmoush.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan