Qatar vs Swiss: FIFA Buka Suara Usai Gangguan VAR

FIFA sebut gangguan teknis jadi penyebab hilangnya grafis 3D VAR saat Swiss ditahan imbang Qatar. Gary Neville kritik keras dan sebut mirip diktator.

Diterbitkan 15 Juni 2026, 11:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Amukan Gary Neville dan Tudingan Diktator

Minimnya keterbukaan informasi secara real-time di layar kaca memantik amarah dari eks pemain belakang Manchester United, Gary Neville. Ketika memandu jalannya laga sebagai pandit di ITV, dirinya mendakwa FIFA sengaja tidak memperlihatkan bukti otentik yang dapat menerangkan keputusan itu kepada khalayak.

Neville berpendapat bahwa kejadian ini berisiko mencederai tingkat kepercayaan para pendukung, baik yang hadir langsung di arena pertandingan maupun yang menyaksikan lewat layar televisi. Ia menegaskan, vonis penalti tersebut tetap sukar dijustifikasi tanpa adanya kejelasan tayangan visual.

"Kita semua yang duduk di sini berpikir begitu, dan semua orang di rumah juga. Gol itu offside. FIFA adalah penyelenggara, mereka punya bukti dari sistem otomatis itu. Jadi mengapa tidak ditunjukkan kepada kita?" ujar Neville.

"Ini seperti tindakan seorang diktator. Mereka menyimpan bukti itu dan tidak menunjukkannya kepada para penggemar. Ini konyol. Tunjukkan kepada kami apakah itu offside atau tidak. Di mana transparansinya?" tambahnya.

Saat ini fokus publik mulai teralihkan pada rangkaian pertandingan selanjutnya. FIFA kini menghadapi tantangan besar untuk membuktikan bahwa perangkat teknologi yang mereka gunakan benar-benar kredibel, serta memastikan insiden serupa tidak terulang kembali demi menjaga integritas kompetisi.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan