Gianluca Prestianni Terancam Sanksi 10 Laga, Buntut Kasus Rasisme di Laga Benfica vs Real Madrid

UEFA resmi membuka investigasi menyeluruh terhadap Gianluca Prestianni, terkait dugaan tindakan rasis terhadap Vinicius Junior.

Diterbitkan 19 Februari 2026, 11:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kasus tersebut sempat diwarnai banding sebelum akhirnya sanksi tetap berlaku. Preseden ini memperlihatkan bahwa UEFA tak segan menjatuhkan hukuman maksimal bila bukti dinilai cukup kuat.

Reaksi Vinicius dan Bantahan Prestianni

Vinicius meluapkan kekecewaannya melalui media sosial. Ia menyebut tindakan rasis sebagai bentuk pengecut dan menyoroti lemahnya penerapan protokol di lapangan.

“Rasis adalah pengecut. Mereka perlu menutup mulut dengan jersey untuk menunjukkan betapa lemahnya mereka. Apa yang terjadi hari ini bukan hal baru dalam hidup saya atau tim saya,” tulisnya.

Ia juga mempertanyakan kartu kuning yang diterimanya usai selebrasi gol, serta menyebut prosedur penanganan insiden berjalan tidak efektif.

Di sisi lain, Prestianni membantah keras tuduhan tersebut. Dalam unggahannya, ia menegaskan tidak pernah mengucapkan kata-kata bernada rasial kepada Vinicius.

“Saya ingin menegaskan bahwa tidak pernah mengarahkan hinaan rasial kepada Vini Jr, yang mungkin salah memahami apa yang ia dengar,” tulisnya.

Mourinho Absen di Pinggir Lapangan

Sementara itu, pelatih Benfica, José Mourinho, juga terseret dalam kontroversi laga tersebut. Mourinho diusir wasit dan dipastikan tak bisa mendampingi tim dari tepi lapangan pada leg kedua.

Meski demikian, ia tetap diizinkan hadir di stadion, namun tanpa akses ke area teknis selama pertandingan berlangsung.

Sumber: Mirror

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan