Burnley vs Man Utd: Pergantian Pelatih Belum Ubah Nasib Buruk Setan Merah

Laga Burnley vs Man Utd berakhir imbang 2-2 di Stadion Turf Moor.

Diterbitkan 08 Januari 2026, 13:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Duel Burnley vs Man Utd berakhir imbang 2-2. Tim Setan Merah masih belum keluar dari lingkaran hasil mengecewakan. Dalam laga pertama setelah pemecatan Ruben Amorim, mereka juga belum mampu menang saat main di kandang Burnley di Turf Moor, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.

Benjamin Sesko sempat tampil sebagai pahlawan dengan dua gol cepat di babak kedua, membalikkan keadaan usai Manchester United tertinggal akibat gol bunuh diri Ayden Heaven.

Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Pertahanan yang rapuh kembali menghantui, hingga Jaidon Anthony mencetak gol penyeimbang.

Hasil ini menandai tiga hasil imbang beruntun Man Utd melawan tim papan bawah, sebuah sinyal bahwa masalah mereka jauh lebih dalam dari sekadar pergantian pelatih. Pelatih interim, Darren Fletcher, tak banyak mengubah susunan tim, hanya mengembalikan Bruno Fernandes ke starting XI.

Eksperimen yang Tak Berbuah Manis

Setan Merah bermain dengan empat bek, sementara Fernandes diplot lebih ofensif. Sayangnya, pendekatan ini tak memberi dampak instan. Man United kesulitan menekan sejak awal, lini tengah tampak datar, dan Burnley justru tampil lebih berani.

Gol pembuka Burnley lahir dari kurangnya intensitas bertahan, ketika Casemiro kehilangan penjagaan dan bola berakhir masuk ke gawang sendiri. Fletcher berharap perubahan sistem memberi stabilitas, tetapi di lapangan justru terlihat Man United masih mencari bentuk dan identitas permainan.

Sesko Bangkit, Pertahanan Kembali Mengkhianati

Babak kedua menjadi panggung kebangkitan Benjamin Sesko. Striker Slovenia itu mencetak dua gol beruntun, memanfaatkan umpan cerdas Bruno Fernandes dan crossing Patrick Dorgu. Man United sempat tampak mengendalikan laga, namun masalah lama kembali muncul.

Lisandro Martinez gagal membaca situasi, memberi ruang bagi Jaidon Anthony untuk mencetak gol balasan. Setelah Fernandes ditarik keluar, kreativitas Setan Merah menurun drastis. Shea Lacey hampir menjadi penyelamat lewat tembakan yang membentur mistar, tetapi Dewi Fortuna belum berpihak. Dua gol Sesko pun terasa sia-sia karena kesalahan kolektif di lini belakang.

Masalah Lama Muncul Jadi Tanda Tanya

Hasil imbang ini mempertegas inkonsistensi Manchester United. Pergantian pelatih belum menyentuh akar masalah seperti konsentrasi bertahan, stabilitas lini tengah, dan ketergantungan pada momen individual. Fletcher mengakui timnya masih rapuh, terutama saat unggul.

Dengan jadwal padat dan tekanan yang terus meningkat, Man United membutuhkan lebih dari sekadar solusi sementara. Jika kesalahan elementer terus berulang, musim ini berpotensi berjalan tanpa arah jelas. Seperti yang sering terjadi belakangan ini, Setan Merah kembali meninggalkan lapangan dengan rasa frustrasi dan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Persib vs Persija Duel di Semifinal Piala Presiden 2026, Intip Rekor Pertemuan

Dimas Satria Nugroho, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan