Liga Italia: Gabbia Ungkap Suasana Ruang Ganti Milan Usai Ditahan Juventus

Matteo Gabbia buka-bukaan soal suasana ruang ganti AC Milan setelah ditahan imbang Juventus di Allianz Stadium.

Diterbitkan 06 Oktober 2025, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta AC Milan harus puas berbagi angka dengan Juventus dalam laga pekan keenam Serie A 2025/2026 di Allianz Stadium, Senin (6/10/2025) dini hari WIB. Duel dua raksasa Italia itu berakhir tanpa gol, meski kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk meraih kemenangan.

Hasil imbang ini menghentikan catatan lima kemenangan beruntun Milan di semua ajang. Pasukan Massimiliano Allegri datang ke Turin dengan percaya diri tinggi, namun gagal menembus rapatnya pertahanan Bianconeri.

Meski tak kebobolan, Rossoneri juga menyia-nyiakan sejumlah peluang emas. Penalti Christian Pulisic yang gagal dieksekusi dengan baik menjadi salah satu momen krusial yang membuat Milan kehilangan poin penuh.

Setelah laga berakhir, bek tengah Matteo Gabbia mengakui bahwa ruang ganti Milan tidak dalam suasana bahagia. Ia menegaskan bahwa tim datang ke Turin dengan target menang, bukan sekadar mencuri satu poin.

Milan Tidak Senang dengan Hasil Kontra Juventus

Matteo Gabbia tak menutupi kekecewaan skuad AC Milan usai ditahan Juventus tanpa gol. Menurutnya, hasil tersebut jauh dari apa yang diinginkan tim yang tengah berada dalam tren positif.

“Agak mengecewakan; kami ingin menang. Tapi saya orang yang positif dan selalu berusaha mengambil yang terbaik,” ujar Gabbia, dikutip dari SempreMilan. Ia menegaskan bahwa Milan datang ke Turin dengan semangat tinggi setelah serangkaian hasil bagus, namun kenyataan di lapangan tak sejalan dengan harapan.

Gabbia menambahkan bahwa meski kecewa, timnya tetap melihat sisi positif dari laga tersebut. “Memang ada beberapa hal positif, tapi kami akan menganalisis yang negatif,” lanjutnya.

Gabbia Bela Milan

Meski gagal menang, Gabbia menilai Milan sudah tampil dengan determinasi tinggi. Ia menegaskan bahwa para pemain sudah mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk membawa pulang hasil terbaik.

Menurut Gabbia, pertandingan di Allianz Stadium menjadi ujian penting dalam perjalanan Milan musim ini. Juventus yang tampil solid di lini belakang membuat Rossoneri harus berjuang keras hingga menit akhir untuk menciptakan peluang bersih.

Bek berusia 25 tahun itu menegaskan bahwa hasil imbang bukanlah akhir dari dunia bagi Milan. Sebaliknya, ia melihat laga ini sebagai bagian dari proses untuk memperbaiki kekurangan jelang pertandingan berikutnya.

“Pertandingan ini adalah bagian dari perjalanan yang kami lalui musim ini. Hasil imbang bukanlah kemenangan, tapi kami sudah memberikan segalanya di lapangan,” tegas Gabbia.

(SempreMilan)

Klasemen Serie A

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Dihadiri Penonton? Ini Jawaban Panitia

Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Liga Italia
  • Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Juventus adalah klub sepakbola asal Italia
    Juventus Football Club S.p.A atau yang biasa dikenal dengan Juventus atau Juve adalah klub sepak bola profesional asal Italia.
    Juventus
  • Matteo Gabbia