Skuad MU Tetap Gelar Barbeque Bareng Meski Mental Hancur

Meski harapan untuk meraih gelar Liga Europa pupus di Bilbao, Manchester United tetap memilih untuk melanjutkan tradisi internal mereka: barbeque klub tahunan.

Diperbarui 23 Mei 2025, 10:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Meski harapan untuk meraih gelar Liga Europa pupus di Bilbao, Manchester United tetap memilih untuk melanjutkan tradisi internal mereka: barbeque klub tahunan.

Klub berjuluk Setan Merah itu telah menjadwalkan acara kebersamaan di kompleks latihan Carrington pada Kamis malam, sebuah momen santai yang melibatkan pemain, staf, serta keluarga mereka.

Meskipun kekalahan menyakitkan dari Tottenham sempat memunculkan dugaan bahwa acara ini akan dibatalkan, manajemen klub memilih untuk tetap menjalankannya.

Jadwal Padat MU

Sejatinya, United tidak memiliki rencana untuk melakukan parade kemenangan, bahkan jika berhasil menjuarai Liga Europa. Pasalnya, mereka akan langsung bertolak ke Asia Timur untuk menjalani tur pramusim komersial ke Kuala Lumpur dan Hong Kong pada 28 dan 30 Mei mendatang, hanya beberapa hari setelah pertandingan terakhir Premier League musim ini melawan Aston Villa.

Namun, suasana di klub sedang jauh dari kata optimistis. Kekalahan tipis 0-1 dari Spurs di semifinal Liga Europa bukan hanya memupuskan harapan trofi, tetapi juga semakin menegaskan musim penuh gejolak yang mereka alami. Posisi terbaik yang bisa diraih di klasemen Premier League hanyalah peringkat ke-14—jauh dari ekspektasi publik dan suporter.

Bahkan lebih buruk, jika kalah dari Aston Villa dan Tottenham berhasil menang atas Brighton, skuad Ruben Amorim berpotensi finis di urutan ke-17—hanya satu tingkat di atas zona degradasi.

Mental MU Hancur

Pelatih kepala Ruben Amorim pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dalam konferensi pers usai pertandingan melawan Spurs, ia mengaku timnya hancur secara mental.

“Kami sangat terpukul dengan kekalahan ini,” ujar Amorim. “Kami hanya kalah satu kali sepanjang kompetisi ini, dan itu di pertandingan paling penting. Jika dilihat secara keseluruhan, kami tampil lebih baik. Tapi jika tak mencetak gol, Anda tak akan menang.”

Gol tunggal Brennan Johnson di menit ke-42 menjadi penentu laga dan memperpanjang puasa gelar United di kompetisi Eropa.

Di tengah musim yang mengecewakan, acara barbeque klub tampaknya menjadi satu-satunya kesempatan terakhir bagi skuad United untuk menutup musim dengan sedikit senyum—meski samar. Di Carrington, setidaknya, mereka masih bisa berkumpul, mencoba memulihkan semangat, dan menatap tantangan baru di belahan dunia lain.

Sumber: The Sun

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Persib Tantang FC Seoul di AFC Champions League 2, Igor Tolic Bertekad Torehkan Sejarah

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan