SEA V League 2024: 2 Penyebab Kekalahan Timnas Voli Putra Indonesia dari Thailand

Timnas voli putra Indonesia dikalahkan Thailand 1-3 pada laga terakhir SEA V League 2024 putaran kedua di Yogyakarta. Jeleknya receave dan kelelahan menjadi faktor penyebab kekalahan itu.

Diperbarui 26 Agustus 2024, 13:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selain itu, dia juga mengatakan faktor lain mengapa timnas voli putra Indonesia gagal merebut set kedua meski sudah unggul 24-21 dari Thailand. "Sepertinya mereka kelelahan, sehingga kita sudah unggul bisa dikejar," tuturnya.

Sadat mengaku timnas voli putra Indonesia sudah harus dievaluasi untuk menghadapi pertandingan ke depan jika ingin ada perbaikan.

Penghargaan Individu

Sebagai juara SEA V League 2024 putaran kedua, Thailand mendapatkan piala dan medali, serta hadiah uang pembinaan sebesar USD16 ribu. Sedangkan timnas voli putra Indonesia mendapat USD 13 ribu sebagai runner up.

Filipina yang menempati peringkat ketiga, Filipina menerima USD 11 ribu. Sedangkan tim peringkat keempat Vietnam mendapat USD 10 ribu.

Timnas voli putra Indonesia juga mendapat dua gelar terbaik, yakni Dio Zulfikri sebagai best setter dan best outset hitter yang ditempati Farhan Halim bersama Michaelo Buddin dari Filipina. Pemain terbaik atau MVP diraih Napadeth Binijdee dari Thailand.

 

Daftar Peraih Penghargaan Individu di SEA V League 2024

Best Outside Hitter: Michaelo Buddin (Filipina) Best Outside Hitter: Farhan Halim (Indonesia)

Best Middle Blocker: Duy Tuyen Tran (Vietnam)

Best Middle Blocker: Kissada Nilsawai (Thailand)

Best Opposite Spiker: Napadet Bhinijdee (Thailand)

Best Setter: Dio Zulfikri (Indonesia)

Best Libero: Tanapat Charoensuk (Thailand)

Most Valuable Player: Napadet Bhinijdee (Thailand)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan