Erling Haaland Diklaim Selevel dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Manajer Manchester City Pep Guardiola yakin catatan gol Erling Haaland setara dengan level Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ia yakin striker itu mampu lebih baik dalam beberapa tahun ke depan.

Diterbitkan 19 Agustus 2024, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Manchester City Pep Guardiola yakin catatan gol Erling Haaland setara dengan level Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ia yakin striker itu mampu lebih baik dalam beberapa tahun ke depan.

Haaland, 24 tahun, mencetak gol pembuka Man City ke gawang Chelsea pada menit ke-18. Ditambah gol Mateo Kovacic pada menit ke-84, Man City menang 2-0 dalam upaya untuk meraih gelar Liga Inggris kelima secara beruntun.

Striker internasional asal Norwegia itu kini mencetak 91 gol dalam 100 penampilan di Liga Inggris. Guardiola melihat anak asuhnya dalam kondisi maksimal di awal musim karena bisa benar-benar berlibur pada jeda musim panas, menyusul gagalnya Norwegia lolos ke Euro 2024.

"Ia memiliki statistik yang setara dengan Messi dan Cristiano Ronaldo. Seperti yang kita ketahui, mereka menguasai rekor gol beberapa dekade 15 tahun terakhir. Benar-benar luar biasa,” kata Guardiola.

"Dari segi statistik, Haaland berada di level itu. Jadi, saya tidak tahu bagaimana ia melakukannya, tapi dalam 100 pertandingan mencetak 91 gol adalah sesuatu yang luar biasa di Liga Inggris.”

"Saya merasa dia lebih baik dari musim lalu pada tahap ini. Kontribusinya dalam banyak hal dan gol yang diciptakannya luar biasa. Ia memiliki dua atau tiga peluang dan saya selalu merasa ada celah untuk dirinya bisa berkembang sebagai pemain sepak bola," sambung Guardiola.

Musim Panjang Manchester City

Man City berpotensi melakoni 75 pertandingan musim ini, termasuk Piala Dunia Antarklub musim panas tahun depan. Guardiola mengaku tertarik mengikuti ide yang diutarakan pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti dengan memberi pemain waktu istirahat individu.

"Jika Carlo mengatakannya, saya harus mempertimbangkan dan saya bisa mengikutinya. Mungkin pemain bisa istirahat sepekan di rumah sebelum kembali melapor. Itulah alasan mengapa mereka perlu menyegarkan diri," kata Guardiola.

“Untuk berada di sini mereka harus punya keinginan untuk bermain sepak bola, menikmati sesi latihan, untuk berada di ruang ganti bersama. Ketika semua itu muncul, baru saya dapat menuntut besar.”

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Tanpa itu, mereka akan lelah karena musim demi musim, pertandingan demi pertandingan, Piala Dunia, Piala Eropa, semuanya, tubuh dan pola pikir mereka akan keletihan dan jenuh,” lanjut Guardiola.

Halaman
Show All
Salma Sophiatunnisa, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan