Nusrtdinov Zayan Harumkan Nama Indonesia di President Challenge Cup Malaysia

Dinov yang turun di kejuaraan level internasional tersebut berhasil membawa pulang 1 medali emas dan 2 medali perak.

OlehThomas
Diperbarui 30 Mei 2024, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kepadatan jadwal lomba yang mempertandingkan beberapa disiplin di cabang Equestrian juga menjadi kendala saat Dinov akan berlatih Parkour karena semua lapangan pertandingan terpakai, sehingga sebagai alternatifnya Dinov harus ikut kelas pertandingan nasional Malaysia untuk proses adaptasi dengan kuda-kuda di sana yang kebetulan juga sudah cukup lama absen mengikuti kejuaraan."

Tantangan di Malaysia

Venue pertandingan pun menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi oleh Dinov selama berkompetisi di Malaysia. Dengan lapangan pertandingan yang cukup sempit, sedangkan kelas-kelas pertandingan yang diikuti merupakan kelas-kelas dengan lompatan 100-125 Cm tentu menuntut perhitungan cermat bagi Dinov saat bermanuver dari satu rintangan ke rintangan lainnya.

“Dengan lapangan pertandingan dan disain Course yang sangat teknikal sementara kuda-kuda yang Dinov gunakan sangat besar posturnya dan kebetulan lama absen dari pertandingan, awalnya Kami tidak berharap banyak karena Dinov sedang sakit flu dan batuk yang berkepanjangan, namun Alhamdulillah hasilnya cukup baik di mana Dinov dapat satu medali emas di pertandingan kelas nasional Malaysia dan dua medali perak dari dua kelas pertandingan CSI1* yang merupakan pertandingan level Internasional dan hasilnya akan tercatat di website resmi FEI (Federation Equestre Internationale) atau federasi internasional untuk olahraga berkuda Equestrian.” Lanjut Riyanti Kutty Nurinda.

Keberhasilan Dinov tampil apik di President Challenge Cup Malaysia juga tak terlepas dari hasil kolaborasi dua Pelatih berkuda asal Indonesia dan Malaysia yakni Albert Pelealu dan Shaiful Azwan. Albert Pelealu yang sangat paham dengan kemampuan Dinov dan Shaiful Azwan yang lebih mengerti karakter kuda-kuda (Leased Horse) di Malaysia pun bahu membahu dalam menopang penampilan Dinov di arena pertandingan.

Bakat Berkuda yang Baik

“Menurut Saya, Dinov memiliki bakat berkuda yang sangat baik, mampu cepat beradaptasi dengan kuda-kuda di sini dan secara keseluruhan penampilan Dinov di kejuaraan ini cukup baik bahkan Kami di Malaysia cukup kagum akan performa Dinov saat pertandingan. Saya yakin, dengan lebih banyak pengalaman-pengalaman bertanding ke depannya Dinov akan menjadi atlet berkuda yang lebih berprestasi lagi.” ungkap Pria Malaysia yang akrab disapa Coach Shaiful tersebut.

Tak berbeda dengan Coach Shaiful, Albert Pelealu pun mengapresiasi usaha keras Dinov saat berkompetisi di Malaysia. Menurut Abe (sapaannya), meskipun kondisi Dinov saat di Malaysia tidak sepenuhnya fit, namun tidak mengurangi performanya saat mengikuti kejuaraan, terlebih Dinov hanya memiliki sedikit waktu untuk beradaptasi dengan kuda-kuda selama di Malaysia.

“Tidak mudah berpasangan dengan kuda sewaan (Leased Horse) untuk bertanding di kelas tinggi seperti CSI1* SJ 125 Cm, namun Dinov berhasil membuktikan kalau Dia mampu, bahkan sejak sesi pemanasan Saya bisa merasakan semangatnya untuk tampil baik saat pertandingan," imbuh Abe.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan