Pertemuan Bersejarah, Indonesia Jadi Lawan ke-82 Argentina di Pentas Internasional

Argentina meladeni Indonesia pada FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (19/6/2023). Laga nanti tercatat sebagai pertemuan pertama sepanjang sejarah kedua negara.

Diterbitkan 19 Juni 2023, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ia menilai Argentina tampil apik di laga tersebut serta berhasil menunjukkan statusnya sebagai nomor satu dunia.

Shin Tae-yong pun menyadari bahwa laga kontra Albiceleste bakal menjadi tantangan berat buat Timnas Indonesia. Untuk itu, ia tak memasang target tinggi-tinggi bagi tim racikannya di FIFA Matchday.

Pelatih berusia 52 tahun hanya menargetkan Dimas Drajad dan kawan-kawan untuk mengambil pelajaran sebanyak mungkin kala menjamu sang juara dunia. Harapannya, laga ini bisa membantu Skuad Garuda memetakan kemampuan jelang tampil di Piala Asia 2023.

"Tim Argentina memang juara dunia tahun lalu, dan saat ini pun (mereka menduduki) FIFA ranking nomor 1. Jadi tidak ada yang bisa menilai tim Argentina seperti apa," tutur Shin Tae-yong dalam konferensi pers di SUGBK, Minggu (18/6/2023).

"Saya pun sudah nonton pertandingan Argentina lawan Australia di China kemarin, dan sangat kelihatan kondisi merek baik. (Argentina) menunjukkan bahwa mereka adalah tim juara dunia."

"Pertandingan ini pasti menjadi bantuan besar (bagi Timnas Indonesia) sebelum Piala Asia. Para pemain bisa banyak belajar dari Timnas Argentina, dan dengan pertandingan ini kita bisa tahu tim kita sekuat apa serta bisa menentukan arah ke depannya," sambung Shin Tae-yong kepada awak media.

Argentina ke Indonesia Tanpa Lionel Messi

Sekadar informasi, Timnas Argentina tak diperkuat Lionel Messi saat bertandang ke Indonesia. La Pulga bersama Angel Di Maria dan Nicolas Otamendi berpisah dari rombongan usai tampil di China. 

Pelatih Albiceleste Lionel Scaloni sebelumnya memberi konfirmasi terkait ketidakhadiran trio pemain bintang tersebut. Ia mengaku kpilihan untuk tidak memboyong La Pulga ke Tanah Air merupakan keputusannya. 

"Kami yakin ini keputusan tepat, ini keputusan saya, mereka tidak bertanya kepada saya. Adalah hal yang adil jika mereka ingin istirahat dan berjalan-jalan dengan keluarganya," kata Scaloni. 

"Logikanya, seluruh pemain ingin pulang ke rumah, tapi tidak ada pemain lain yang bilang ke saya. Jadi itu artinya mereka baik-baik saja di sini, itu bagus," tambah sang pelatih.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan