Gara-gara Anggap Olimpiade Lebih Hebat, India Batal Tampil di Piala Dunia 1950 Brasil

Banyak yang beranggapan batal tampilnya India di Piala Dunia 1950 karena persoalan pemainnya banyak yang nyeker.

Diterbitkan 14 Agustus 2022, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Jika ada pertanyaan, mana yang lebih penting tampil Olimpiade atau Piala Dunia? Jawabannya pasti Piala Dunia.

Melansir dari World Atlas, 2021, sepak bola menjadi cabang olahraga paling populer di dunia dengan jumlah penggemar mencapai 4 miliar orang. Pasalnya, sepak bola tak membutuhkan peralatan yang mahal, sehingga siapa pun dapat menikmatinya.

Kriket berada di posisi kedua dengan jumlah penggemar sebanyak 2,5 miliar orang. Olahraga ini populer di negara-negara persemakmuran Inggris, seperti Inggris, India, Pakistan, dan Australia.

Selanjutnya, hoki memiliki penggemar sebanyak 2 miliar orang. Olahraga ini umumnya terdiri dari dua jenis, yakni hoki lapangan dan hoki es. Hoki lapangan populer di Eropa, Afrika, Asia, dan Australia, sementara hoki es digemari di Kanada, Amerika Serikat, dan Eropa Utara.

Piala Dunia 2018 di Rusia ditonton oleh 4 miliar orang. Kini Piala Dunia 2022 Qatar oleh FIFA diklaim akan ditonton oleh 5 miliar orang, setara dengan setengah dari populasi dunia.

Sedangkan Olimpiade Musim Dingin 2018 mampu menyedot 1,92 miliar penonton.

Namun angka penonton itu, dan keunggulan Piala Dunia yang diselenggarakan FIFA itu terjadi di era modern sekarang. Bagaimana di tahun 1950?

Saat itu tim nasional sepakbola India telah mengejutkan dunia dengan penampilannya yang meyakinkan. Di Olimpiade Musim Panas London 1948 berhadapan dengan Prancis di babak pertama.

Laga itu merupakan penampilan pertama India di dunia internasional setelah menerima kemerdekaan dari Inggris Raya. Meski begitu India berhasil mengimbangi Prancis hingga menit ke-70.

Penampilan Pertama

Meski pada akhirnya kalah dari Prancis dengan skor 1-2, India tetap menampilkan permainan yang sangat indah. Riuh penonton membanjiri tindakan sportif India selama pertandingan, Bahkan ada yang menyesal setelah tahu bahwa India gagal menjadi juara..

Para pemain tim nasional sepak bola India bermain tanpa alas kaki alias nyeker (beberapa pemain bermain dengan kaus kaki, sementara sebagian besar bermain tanpa alas kaki)

Dua tahun kemudian berlangsung Piala Dunia 1950 di Brazil yang diikuti oleh 16 negara. Saat itu ada ketentuan dari FIFA kalua dua finalis Brasil dan Italia dipastikan langsung lolos. Hal itu membuat tinggal ada 14 slot tersisa. Slot terbagi tujuh jatah buat Eropa, enam dari Amerika dan satu dari Asia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Lalu muncul masalah, dari 4 tim yang diundang, tiga diantaranya mengundurkan diri sebelum babak kualifikasi dimulai. Ketiganya adalah Indonesia, Filipina dan Burma. Maka India menjadi satu-satunya yang tersisa dan otomatis berhak berangkat ke Brasil. India ditempatkan di Pool III bersama dengan Swedia, Italia & Paraguay sesuai undian Piala Dunia FIFA 1950. Kala itu, FIFA belum memiliki aturan tim yang boleh mengikuti Piala Dunia hanyalah tim yang telah memainkan pertandingan kualifikasi. Ternyata India juga menarik diri dari Piala Dunia 1950 itu. Banyak yang percaya bahwa penarikan diri india itu karena FIFA tidak mengijinkan mereka untuk nyeker alias tidak memakai sepatu saat bertanding. Karena itu dianggap India menyalahi aturan yang ada.  

Halaman
Show All
Yo Kavya, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan