Sukses

Sudah 4 Kali Juara, Karim Benzema Ingin Jadi Pemain Tersukses di Era Liga Champions

Liputan6.com, Madrid - Bomber Real Madrid Karim Benzema tidak puas hanya mengoleksi empat gelar Liga Champions. Dia ingin menambah titel sehingga masuk buku sejarah. 

Pemain berkebangsaan asal Prancis tersebut berpeluang kembali mengangkat trofi asalkan memenangkan final Liga Champions 2021/2022 melawan Liverpool di Stade de France, Sabtu (29/5/2022) atau Minggu dini hari WIB.

Bersama Luka Modric, Dani Carvajal, Isco Alarcon, dan Marcelo Vieira, saat ini dia sudah mengangkat Si Kuping Besar sebanyak empat kali.

Mereka tertinggal satu angka di belakang penghuni urutan teratas pada era Liga Champions, yang tidak lain Cristiano Ronaldo. Sebelum berjaya di Real Madrid, Ronaldo mencatat prestasi di Manchester United pada 2007/2008.

Sementara pemain tersukses sepanjang sejarah kompetisi, sebelumnya bernama Piala Champions, adalah Francisco Gento. Dia menguasai turnamen enam kali, juga bersama Real Madrid

"Kita lihat apakah saya masuk sejarah ketika karier sudah berakhir. Apapun itu saya merasa seluruh pertandingan penting. Tentu impian saya adalah kembali menjuarai Liga Champions. Real Madrid sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengincar kemenangan di final," tegas Benzema dilansir situs resmi UEFA.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Rahasia Sukses Benzema

Benzema berada di bawah bayang-bayang Ronaldo ketika megabintang asal Portugal itu masih merumput bersama Los Blancos. Namun, kepergian Ronaldo ke Juventus membuka jalan baginya untuk ke panggung utama.

Kontribusinya semakin mengundang decak kagum karena Benzema kini berusia 34 tahun.

"Saya kira saya tidak sendiri. Banyak pemain yang semakin bersinar seiring bertambahnya umur. Saya bisa karena menjaga diri, lebih mempelajari permainan, istirahat sebanyak mungkin, dan tetap bekerja keras. Saya pikir pengalaman membantu, itulah alasan mengapa saya merasa luar biasa saat ini, baik secara fisik dan mental," ungkap Benzema.

Kinerja Benzema pun menuai banyak pujian. Eks nakhoda Real Madrid Zinedine Zidane jadi salah satu yang melontarkan sanjungan. Zidane menyebutnya sebagai striker terbaik saat ini.

"Buat saya, iya. Dia sudah tunjukkan itu. Dia sudah bersama Real Madrid untuk waktu yang lama," ujar Zidane.

"Dia sudah main lebih dari 500 laga dan dia cetak gol. Pada akhirnya rekor bicara sendiri. Dia terbaik, itu sudah jelas."

3 dari 4 halaman

Terbanyak dalam Semusim

Selain jumlah titel, Benzema juga mengincar rekor lain yakni pemain tersubur dalam semusim. Sejauh ini dia sudah merobek gawang lawan 15 kali sepanjang 2021/2022. Dia pasti menjadi top skor turnamen karena pesaing terdekat, Robert Lewandowski (13), sudah tersisih bersama Bayern Munchen.

Namun, eks penggawa Olympique Lyon itu masih tertinggal dua angka di belakang Ronaldo yang menjadi pemain paling produktif dalam satu kampanye. Ronaldo mencetak 17 gol pada 2013/2014 kala membawa Real Madrid menjadi juara.

"Rekor ada untuk dipecahkan. Tapi bagi saya yang terpenting adalah selalu memberikan segalanya di lapangan agar tim meraih kemenangan," kata Benzema.

"Jika bisa membuat assist atau gol, maka saya senang. Namun yang utama tetap memenangkan pertandingan," sambungnya.

Benzema menyebut tiga gol favorit yang dicetaknya pada Liga Champions musim ini. Dia menyebut torehan ke gawang Paris Saint-Germain (16 besar) dan Manchester City (semifinal).

"Tapi tandukan melawan Chelsea (perempat final) juga bagus karena tercipta lewat permainan indah," jelasnya.

4 dari 4 halaman

Kolektor Gelar Liga Champions

6 Gelar

Francisco Gento: 1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966

5 Gelar

Cristiano Ronaldo: 2008, 2014, 2016, 2017, 2018

Alessandro Costacurta: 1989, 1990, 1994, 2003, 2007

Paolo Maldini: 1989, 1990, 1994, 2003, 2007

Alfredo Di Stefano: 1956, 1957, 1958, 1959, 1960

Rafael Lesmes: 1956, 1957, 1958, 1959, 1960

Marquitos: 1956, 1957, 1958, 1959, 1960

Hector Rial: 1956, 1957, 1958, 1959, 1960

Jose Maria Zarraga: 1956, 1957, 1958, 1959, 1960