4 Pemain dari NBA 75th Anniversary yang Masih Berlaga di Play-Off 2022

Ada pemain pemain 75 tahun NBA yang masih berjuang di babak play-off musim 2021/2022.

OlehThomas
Diterbitkan 11 Mei 2022, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Steph merupakan pemain pertama yang berhasil memperoleh 300 three-pointers, dan pada 15 Desember 2021, ia berhasil melewati rekor Reggie Miller dan Ray Allen sebagai pencetak tembakan tiga angka terbanyak dalam sejarah dengan 2.977 kali. Steph juga terpilih menjadi pemain NBA All-Star sebanyak delapan kali berturut-turut (2014 - 2022), pemenang dari NBA 3-Point Contest (2015, 2021), pemenang NBA Skills Challenge (2011), NBA All-Star Game MVP (2022), semua berhasil dicapai olehnya di usia 34 tahun.

James Harden

James Harden dinobatkan sebagai Pac-10 Player of the Year (2009) di Arizona State, membuatnya terpilih sebagai urutan ketiga secara keseluruhan dalam NBA Draft 2009. Pada musim keempatnya di NBA, James Harden memperoleh rata-rata 25 poin atau lebih di setiap pertandingan, dan telah mengumpulkan tiga gelar pemain dengan akumulasi skor terbanyak (2018 - 2020), NBA MVP (2018), dan telah menjadi bagian dari beberapa babak playoffs di berbagai musim.

Setelah berpindah ke Houston Rockets pada tahun 2012, ia menunjukkan peningkatan dalam permainannya dengan rata-rata 25,9 poin, 4,9 rebound, dan 5,8 assist per- pertandingan. James Harden berhasil memenangkan medali emas pada Olimpiade 2012 dan Piala Dunia FIBA 2014 bersama Tim Basket Pria Nasional Amerika Serikat. Pada 2018, ia menjadi pemain pertama yang mencetak 60 poin sekaligus mencatatkan triple-double dalam sejarah NBA. James Harden memimpin dalam total poin dan steals pada tahun 2018, 2019, 2022, serta menjadi pemain NBA ke-4 sejak merger NBA & ABA yang berhasil memperoleh pencapaian ini setelah George Gervin, Michael Jordan, dan Kevin Durant.

Chris Paul

Setelah debutnya di tahun 2005, Chris Paul tetap memperkuat karirnya menjadi floor general di NBA. Dia juga mengantongi gelar sebagai pemain dengan assist terbanyak sebanyak lima kali (2008, 2009, 2014, 2015, 2022), dan memperoleh rata-rata delapan atau lebih assist per-pertandingan. Chris Paul memenangkan penghargaan Rookie of the Year setelah membantu New Orleans Hornets melipat gandakan kemenangan mereka di bandingkan dengan musim sebelumnya (dari 18 menjadi 38 kemenangan). New Orleans Hornets mencapai puncak kejayaannya dengan Chris Paul yang memenangkan pertandingan 56 dan memecahkan rekor baru di NBA pada musim 2007 - 2008. Chris Paul menempati posisi kedua dalam pemungutan suara dalam pemilihan NBA MVP tahun tersebut.

Chris yang dijuluki sebagai ‘Point God’ ini, telah berhasil mengumpulkan total 10.275 assist dalam karirnya dan membawanya menjadi salah satu dari lima pemain dengan assist terbaik sepanjang sejarah NBA. Chris Paul sudah bermain di babak playoffs setiap tahunnya sejak tahun 2011, dan menjadi pemain ketiga yang berhasil mencetak 40 poin tanpa melakukan turnover tunggal di babak playoffs. Memasuki musim 2021 - 2022, Chris Paul menempati peringkat pertama di antara semua pemain aktif dan peringkat kelima sepanjang masa dalam assist (10.275) dan steal (2.332).

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan