Skuat MU, 5 Pemain yang Seharusnya Tidak Lagi Bermain untuk Setan Merah

Masih ada pemain di skuat MU yang gagal meski mendapatkan banyak peluang untuk mengubah nasib mereka.

Diterbitkan 16 September 2021, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Manchester - Setelah membawa pulang Cristiano Ronaldo musim panas ini, Manchester United atau MU membuat pasukan Ole Gunnar Solskjaer sebagai penantang gelar terkuat di Inggris. Dengan mendatangkan pemain lainnya, Man Utd juga telah membangun skuat yang baik.

Solskjaer telah bekerja dengan baik memperbaiki skuat MU meski masih merasa pekerjaan tersebut baru setelah selesai. Tetapi, dengan melepas pemain seperti Marco Rojo dan Daniel James menjadi awal yang baik.

Masih ada pemain di skuat MU yang gagal meski mendapatkan banyak peluang untuk mengubah nasib mereka. Melepas mereka tidak hanya akan menyaring kualitas, tapi juga membantu untuk mengurangi tagihan gaji.

Dari perspektif masa depan, itu juga akan membantu MU untuk mendatangkan pemain lain. Berikut 5 pemain yang seharusnya tidak pernah bermain untuk Setan Merah lagi seperti dikutip Sportskeeda.

 

5. Lee Grant

Keputusan merekrut Lee Grant musim panas 2018 adalah kejutan bagi banyak fans Manchester United atau MU di seluruh dunia. Karena dengan memiliki David De Gea dan Sergio Romero, sementara Dean Henderson dipinjamkan ke Sheffield United, perekrutan Grant saat itu tidak masuk akal.

Meski begitu, keputusan itu sedikit dibenarkan lantaran Romero cedera selama latihan bersama timnas Argentina. Ini berarti Grant satu-satunya cadangan untuk De Gea dalam waktu yang singkat.

Tetapi, Grant hampir tidak berada di lapangan untuk waktu yang lama. Dia juga belum bermain untuk Setan Merah di Liga Inggris

Grant hanya membuat dua penampilan untuk juara Liga Inggris 20 kali itu sejauh ini. Kehadiran Tom Heaton menjadi kiper pilihan ketiga United, Grant bahkan tidak memiliki peluang tipis untuk tampil.

Tanpa membuang waktu lagi, masuk akal bagi MU untuk menjual pemain Inggris itu atau mengakhiri kontrak dan membantu mengurangi gaji mereka.

 

4. Juan Mata

Juan Mata telah menjadi pelayan yang sangat baik untuk Manchester United atau MU. Dengan kemampuan mengatur permainan, passing yang cerdas, dan kontro bola mumpumi, Mata adalah pemain yang menyenangkan untuk ditonton di masa jayanya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tapi, Mata tidak lagi menjadi pemain seperti dulu. Kurangnya kecepatan dan kekuatan pemain asal Spanyol itu lebih terasa sekarang daripada sebelumnya sehingga waktu bermainnya berkurang. Kedatangan Bruno Fernandes pada Januari 2020 sedikit banyak menghilangkan peluang terbatas yang dimiliki Mata untuk sering menjadi starter. Dengan skuat United semakin kuat dalam serangan musim panas ini, kita tidak mungkin melihat Mata sering bermain. Perpanjangan kontrak Mata baru-baru ini adalah momen yang membuat para penggemar kesal. Jelas lebih masuk akal untuk membiarkan mantan pemain Chelsea itu pergi dan membantu tagihan upah dengan menghemat 160.000 pound per minggu. Kemungkinan juga Mata akan memasuki peran staf pelatih cepat atau lambat. Sebab, mantan pemain Valencia itu sudah mulai mengambil kursus kepelatihan.

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan